INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan AgamaQALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan AgamaMelemahnya nilai karakter peduli sosial ditunjukkan oleh semakin meluasnya sikap individualisme dan perilaku egois serta narsisis. Salah satu cara untuk mengajarkan nilai peduli sosial kepada masyarakat, khususnya anak-anak, adalah melalui film animasi. Film animasi Upin dan Ipin merupakan tayangan yang mengandung nilai pendidikan dan dikemas sebagai media menarik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab dua rumusan masalah: (1) nilai pendidikan apa saja yang terkandung dalam film animasi Upin dan Ipin Musim 9 Tajuk Kedai Makan Upin dan Ipin, dan (2) bagaimana nilai pendidikan karakter peduli sosial dalam film tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini mengandung empat nilai pendidikan, yaitu nilai pendidikan religius, moral, sosial, dan budaya. Karakter peduli sosial muncul sangat dominan sepanjang film, baik dalam bentuk dialog maupun adegan-adegan yang ditampilkan.
Film animasi Upin dan Ipin Musim 9 Tajuk Kedai Makan Upin dan Ipin mengandung empat nilai pendidikan utama, yaitu religius, moral, sosial, dan budaya.Nilai karakter peduli sosial muncul secara dominan melalui berbagai bentuk perilaku sosial seperti tolong menolong, setia kawan, dan gotong royong.Film ini sangat potensial sebagai media pendidikan karakter peduli sosial bagi anak-anak dan masyarakat luas.
Pertama, perlu diteliti bagaimana dampak tontonan film animasi Upin dan Ipin terhadap perilaku peduli sosial anak usia 6-12 tahun dalam kehidupan sehari-hari, apakah nilai-nilai yang ditampilkan benar-benar diinternalisasi menjadi sikap nyata. Kedua, perlu dikaji perbandingan nilai pendidikan karakter peduli sosial dalam serial Upin dan Ipin dengan serial animasi lokal atau internasional lainnya untuk melihat keunikan dan efektivitasnya sebagai media pendidikan. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi nilai-nilai dalam film ini ke dalam kurikulum pendidikan karakter di sekolah dasar, termasuk strategi pembelajaran yang efektif berbasis tayangan animasi tersebut.
| File size | 243.12 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
IAFORISIAFORIS Upaya yang dipelopori oleh Mudzakkir dan komunitas tani Aspekpro memperlihatkan bahwa praktik pertanian tidak harus bergantung pada pupuk kimia. ProduksiUpaya yang dipelopori oleh Mudzakkir dan komunitas tani Aspekpro memperlihatkan bahwa praktik pertanian tidak harus bergantung pada pupuk kimia. Produksi
IAIN SUIAIN SU Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Data yang didapatkan dari penelitian ini melalui wawancara dan observasi kepadaPenelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan studi kasus. Data yang didapatkan dari penelitian ini melalui wawancara dan observasi kepada
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Pemanfaatan hasil hutan non-kayu (Non-Timber Forest Products/NTFPs) masih belum optimal, meskipun memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutanPemanfaatan hasil hutan non-kayu (Non-Timber Forest Products/NTFPs) masih belum optimal, meskipun memiliki potensi besar dalam mendukung keberlanjutan
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan peserta, penyusunan modul ajar, pemberian materi, praktik individu dan kelompok, serta sesi umpan balik.Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan peserta, penyusunan modul ajar, pemberian materi, praktik individu dan kelompok, serta sesi umpan balik.
LP3KAMANDANULP3KAMANDANU Hal ini mendorong guru untuk terus berinovasi dalam pemanfaatan teknologi, termasuk dalam penggunaan media pembelajaran. Media yang tepat dapat meningkatkanHal ini mendorong guru untuk terus berinovasi dalam pemanfaatan teknologi, termasuk dalam penggunaan media pembelajaran. Media yang tepat dapat meningkatkan
UNESAUNESA Pengembangan multimedia kebencanaan dilakukan menggunakan model pengembangan 4D, yaitu (Define, Design, Develop dan Disseminate). Hasil uji kelayakan multimediaPengembangan multimedia kebencanaan dilakukan menggunakan model pengembangan 4D, yaitu (Define, Design, Develop dan Disseminate). Hasil uji kelayakan multimedia
UNESAUNESA Tes tersebut berupa soal uraian. Teknik analisis data menggunakan Uji-T Sampel berpasangan dan Uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil ujiTes tersebut berupa soal uraian. Teknik analisis data menggunakan Uji-T Sampel berpasangan dan Uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji
UNESAUNESA Hasil penelitian menunjukkan adanya potensi geohistoris Gresik yang relevan dengan materi pembelajaran IPS, khususnya potensi kewilayahan meliputi wilayahHasil penelitian menunjukkan adanya potensi geohistoris Gresik yang relevan dengan materi pembelajaran IPS, khususnya potensi kewilayahan meliputi wilayah
Useful /
UMSUMS Model berbasis U‑Net, penjelasan nilai, dan Conv1D menunjukkan kinerja terbaik, namun ketepatan masih dipengaruhi oleh variabilitas jenis tanaman, kondisiModel berbasis U‑Net, penjelasan nilai, dan Conv1D menunjukkan kinerja terbaik, namun ketepatan masih dipengaruhi oleh variabilitas jenis tanaman, kondisi
UINSUNAUINSUNA 0663/Pdt. G/2014/PA. Bm. jo. putusan Pengadilan Tinggi Agama Mataram No. 0093/Pdt. G/2014/PTA. Mtr. Tulisan ini melihat kedua putusan tersebut secara yuridis.0663/Pdt. G/2014/PA. Bm. jo. putusan Pengadilan Tinggi Agama Mataram No. 0093/Pdt. G/2014/PTA. Mtr. Tulisan ini melihat kedua putusan tersebut secara yuridis.
UINSUNAUINSUNA Pendidikan merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Untuk memperoleh ilmu pengetahuan tersebut terdapat proses yang disebutPendidikan merupakan sebuah upaya yang dilakukan untuk memperoleh ilmu pengetahuan. Untuk memperoleh ilmu pengetahuan tersebut terdapat proses yang disebut
IAIN SUIAIN SU Tingkat akurasi model Springate 14% dan error type 86%. Dapat disimpulkan model Springate tidak dapat memprediksi potensi financial distress dengan baik,Tingkat akurasi model Springate 14% dan error type 86%. Dapat disimpulkan model Springate tidak dapat memprediksi potensi financial distress dengan baik,