UINSUNAUINSUNA

Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial AgamaAl Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama

Guru kehadirannya untuk membina dan melahirkan generasi yang memiliki produktifitas dalam kehidupan di era globalisasi untuk menjawab tantangan dunia baik dalam segi agama ataupun lingkungan sosial. Kompetensi guru yang rendah tentu mempengaruhi kualitas peserta didik. Rendahnya kualitas peserta didik tentunya akan mempengaruhi Sumber Daya Manusia (SDM) yang rendah yang sangat membahayakan daya saing kita di dunia international. Salah satu kompetensi yang sangat penting dimiliki guru ialah kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik merupakan kompetensi yang sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang pada akhirnya berpengaruh terhadap tujuan sekolah atau lebih luasnya ialah tujuan pendidikan bangsa. Adapun untuk meningkatkan kompetensi pedagogik ialah mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi pedagogik guru yang meliputi tingkat pendidikan, pengalaman mengajar, pengalaman pelatihan, motivasi, sarana dan prasarana, dan supervisi kepala sekolah.

Peranan guru dalam dunia pendidikan sangatlah penting.Untuk itu guru sangat di harapkan memiliki kompetensi yang baik untuk menunjang tugas yang akan di embannya sebagai pendidik.Salah satu kompetensi yang terpenting ialah kompetensi pedagogik.Kompetensi pedagogik merupakan kemampuan seorang guru memahami karakteristik, lingkungan sosial peserta didik, pemahaman tentang teori belajar, gaya belajar, mengembangkan metode belajar, pengembangan kurikulum, memiliki inovasi kegiatan pembelajaran yang mendidik, pengembangan potensi peserta didik, piawai dalam komunikasi dengan peserta didik, dan mampu membuat penilaian dan evaluasi peserta didik.Kompetensi pedagogik memiliki kompleksitas kemampuan yang harus dimiliki guru, untuk itu perlunya pengembangan kompetensi pedagogik guru melalui pemahaman faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kompetensi tersebut.Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kompetensi pedagogik guru terdiri dari 7 ufaktor yaitu.tingkat pendidikan, pengalaman mengajar, pengalaman pelatihan, motivasi, sarana dan prasarana, dan supervisi kepala sekolah.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai pengaruh supervisi kepala sekolah terhadap motivasi guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, dengan fokus pada jenis-jenis supervisi yang paling efektif dalam memotivasi guru. Kedua, perlu adanya penelitian yang mengeksplorasi bagaimana karakteristik peserta didik (misalnya, gaya belajar, tingkat sosioekonomi) berinteraksi dengan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kompetensi pedagogik guru, sehingga dapat dirumuskan strategi pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur efektivitas program pelatihan guru yang berfokus pada pengembangan kompetensi pedagogik, dengan membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah guru mengikuti pelatihan tersebut. Dengan demikian, dapat diperoleh data empiris yang lebih kuat untuk mendukung pengembangan program pelatihan guru yang lebih relevan dan berdampak.

Read online
File size275 KB
Pages27
DMCAReport

Related /

ads-block-test