UINSUNAUINSUNA

Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial AgamaAl Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama

Tulisan ini bertujuan melakukan analisa terhadap tembang-tembang cinta yang diungkapkan Al-Hallaj dalam Qadisah dan Muqattaat. Dua judul itu adalah himpunan tembang-gembang cinta sufistik Al-Hallaj yang telah berhasil dikumpulkan dan diterbitkan oleh Louis Massignon, orientalis asal Prancis yang mendedikasikan sebagian besar kehidupannya untuk mengkaji naskah-naskah Al-Hallaj. Penulis menggunakan referensi-referensi relevan dalam menganalisa tembang-tembang Al-Hallaj. Hasil penelusuran menunjukkan, ajaran Al-Hallaj yang sangat jauh dari kesan rasional secara permukaan ternyata mengandung makna yang penuh hikmah. Al-Hallaj menunjukkan, hanya dengan pencarian hakikat ke dalam diri, maka Realitas Mutlak yang disebut Al-Haqq dapat ditemukan, disadari dan diyakini sebagai satu-satunya Realitas Sejati.

Ajaran Al-Hallaj yang tampak kontroversial ternyata memiliki kedalaman hikmah, terutama dalam menyadarkan manusia bahwa kediriannya menjadi penghalang untuk bersatu dengan Allah.Penyatuan dengan Haqq Taala hanya mungkin terjadi dengan menghilangkan ego dan menempuh jalan cinta, meskipun jalan ini rumit dan berat.Struktur agama yang kaku justru dapat menjadi hijab, sehingga pengalaman spiritual melalui introspeksi diri menjadi jalan utama mencapai kebenaran sejati.

Pertama, perlu diteliti bagaimana konsep penyatuan diri dalam tasawuf falsafi Al-Hallaj dapat dipahami oleh generasi muda di tengah arus informasi yang dominan secara rasional dan teknologis, dengan fokus pada strategi komunikasi spiritual yang relevan. Kedua, penting untuk mengkaji dampak pengalaman mistik seperti fana terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis seseorang, apakah kondisi ekstase itu bersifat terapeutik atau justru berpotensi membahayakan bagi individu yang tidak mendapatkan bimbingan spiritual yang memadai. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang bagaimana ajaran Al-Hallaj yang anti-sistem dapat direspon oleh masyarakat yang sangat bergantung pada struktur keagamaan institusional, serta bagaimana nilai-nilai tasawuf ekstrem ini dapat eksis atau ditoleransi dalam konteks sosial-keagamaan yang cenderung konservatif.

Read online
File size283.85 KB
Pages24
DMCAReport

Related /

ads-block-test