UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Penelitian ini mengkaji representasi konflik keluarga dalam Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie) karya Uketsu. Berbeda dari kajian sebelumnya yang cenderung menekankan konflik psikologis, penelitian ini memfokuskan pada konflik sebagai relasi kuasa generasional yang dimaterialkan melalui konfigurasi ruang domestik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bagaimana relasi kuasa dalam hubungan orang tua–anak bekerja melalui integrasi pendekatan sosiologi sastra, teori simbol dan kajian ruang. Penelitian ini menggunakan Metode Analisis Tekstual Kualitatif terhadap deskripsi naratif, konfigurasi ruang, dan wacana genealogis dalam novel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik keluarga tidak terutama diekspresikan melalui pertentangan dialogis yang eksplisit, melainkan melalui mekanisme struktural seperti isolasi ruang, pengendalian visibilitas, eksklusi genealogis, serta tekanan suksesi. Denah rumah berfungsi sebagai perangkat ideologis yang mengatur mobilitas, menentukan visibilitas, dan mereproduksi hierarki generasional. Elemen seperti kamar tanpa jendela, ruang tersembunyi, serta desain arsitektur yang diwariskan memperlihatkan bagaimana ruang domestik beroperasi sebagai medium kontrol dan eksklusi. Kebaruan penelitian ini terletak pada konseptualisasi ruang domestik sebagai mekanisme naratif yang mematerialkan konflik struktural keluarga.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie) karya Uketsu, konflik keluarga tidak dikonstruksi melalui pertentangan dialogis yang eksplisit, melainkan melalui struktur relasi kuasa yang dilembagakan dalam institusi domestik.Konflik orang tua anak hadir sebagai ketegangan struktural yang dimaterialkan melalui isolasi ruang, pengendalian visibilitas, pencabutan legitimasi genealogis, serta tekanan suksesi yang menempatkan individu sebagai fungsi dalam kesinambungan garis keturunan.Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa denah rumah berfungsi sebagai simbol ideologis sekaligus mekanisme reproduksi kuasa.Keberadaan ruang tanpa jendela, kamar yang disamarkan, tata letak yang diwariskan, serta kewajiban membangun rumah sesuai desain keluarga menegaskan bahwa arsitektur tidak netral, melainkan menjadi medium konkret yang mengatur mobilitas, menentukan visibilitas, dan menegaskan hierarki generasional.Dengan demikian, konflik tidak hanya direpresentasikan secara naratif, tetapi dipetakan dan dilembagakan dalam struktur ruang itu sendiri.

Berdasarkan temuan penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat diusulkan adalah: (1) Menganalisis representasi arsitektur domestik sebagai perangkat ideologis dalam karya sastra Jepang kontemporer lainnya, untuk memahami lebih jauh relasi antara ruang, genealogis, dan reproduksi kuasa dalam narasi populer. (2) Menelaah bagaimana transformasi sosial dan ekonomi di Jepang sejak akhir abad ke-20 hingga awal abad ke-21 telah mengubah relasi kerja, pernikahan, dan kehidupan keluarga, sehingga menciptakan dinamika baru dalam hubungan antar generasi dalam keluarga. (3) Mengkaji bagaimana sistem ie, meskipun telah melemah secara legal, nilai kesinambungan keluarga tetap bertahan dalam praktik simbolik, termasuk dalam pengelolaan properti dan ruang domestik, serta bagaimana hal ini merefleksikan ketegangan antara modernitas dan tradisi dalam masyarakat Jepang kontemporer.

  1. The Routledge Handbook of Literature and Space | Robert Tally Jr. | Ta. routledge handbook literature... taylorfrancis.com/books/9781317596943The Routledge Handbook of Literature and Space Robert Tally Jr Ta routledge handbook literature taylorfrancis books 9781317596943
  2. House and home | Open Encyclopedia of Anthropology. house home open encyclopedia anthropology skip main... doi.org/10.29164/19homeHouse and home Open Encyclopedia of Anthropology house home open encyclopedia anthropology skip main doi 10 29164 19home
  3. Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka-teki Rumah Aneh (Henna Ie) | Hesarianti... jurnal.uai.ac.id/index.php/SH/article/view/5470Denah Rumah sebagai Simbol Konflik dan Relasi Kuasa dalam Novel Teka teki Rumah Aneh Henna Ie Hesarianti jurnal uai ac index php SH article view 5470
Read online
File size381.21 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test