UAIUAI

Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI)Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI)

Penelitian ini bertujuan menggambarkan (PjBL). Regulasi diri sebagai kemampuan fungsi eksekutif meliputi pengendalian emosi, fokus perhatian, kemampuan menunda keinginan, tanggung jawab, dan kerja sama sosial dalam konteks bermain-belajar. Penelitian memakai Systematic Literature Review (SLR) dengan panduan PRISMA. Penelusuran dilakukan pada Google Scholar melalui Publish or Perish menggunakan kata kunci “regulasi diri, “anak usia dini, “strategi guru dan “Project Based Learning. Identifikasi awal menemukan 380 publikasi. Setelah seleksi judul dan abstrak, 228 artikel dieliminasi karena tidak relevan, tidak berfokus pada PAUD, atau duplikasi. Dari 152 artikel teks lengkap yang ditelaah, 91 artikel dikeluarkan karena tidak memenuhi kriteria inklusi, sehingga tersisa 20 studi empiris periode 2021–2025. Hasil menunjukkan bahwa strategi guru dalam menerapkan Project Based Learning memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan regulasi diri siswa dan meningkatkan kualitas proses pembelajaran di kelas. Proyek yang kolaboratif membuat anak belajar merencanakan kegiatan, menyelesaikan tugas hingga tuntas, mengelola emosi saat menghadapi tantangan, serta mematuhi aturan kelompok. Efektivitas PjBL diperkuat oleh strategi guru berupa bermain terstruktur, bercerita, bernyanyi, modeling positif, permainan peran, refleksi sederhana, penggunaan media loose parts dan STEAM, serta kolaborasi dengan orang tua. Kendala yang masih muncul meliputi terbatasnya pemahaman guru tentang tahapan proyek, waktu perencanaan yang minim, rasio guru–anak yang tinggi, keterbatasan media pembelajaran, dan dukungan orang tua yang belum merata. Temuan ini menegaskan PjBL relevan diterapkan dalam Kurikulum Merdeka dan P5. Secara keseluruhan, PjBL yang dirancang sesuai tahap perkembangan dan didampingi strategi guru yang tepat efektif menstimulasi regulasi diri anak usia dini dalam pembelajaran yang kontekstual, aktif, dan menyenangkan.

Berdasarkan Systematic Literature Review terhadap 20 artikel ilmiah periode 2021–2025, Project Based Learning (PjBL) terbukti efektif menumbuhkan regulasi diri anak usia dini.Melalui proyek yang bermakna, anak terlibat aktif dalam proses bermain-belajar sehingga mampu mengelola emosi, menjaga fokus perhatian, serta menunda keinginan dan menyelesaikan tugas secara mandiri maupun kolaboratif.Regulasi diri anak berkembang secara bertahap melalui tahapan PjBL, mulai dari perumusan pertanyaan pemantik dan perencanaan proyek yang terlatih fukus dan pemahaman tujuan, tahap pelaksanaan proyek yang mendorong peraturan perilaku, pengendalian emosi, kerja sama, dan disiplin, hingga tahap penyelesaian dan refleksi yang membantu anak mengevaluasi proses dan hasil belajar serta meningkatkan kesadaran diri.PjBL relevan dan sejalan dengan Kurikulum Merdeka serta penguatan Profil Pancasila dalam menumbuhkan regulasi diri, kemandirian, kreativitas, kepercayaan diri, kemampuan komunikasi, dan keterampilan sosial anak usia dini.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengkaji strategi PjBL secara lebih spesifik terhadap komponen regulasi diri tertentu, misalnya kemampuan mengelola emosi atau menunda keinginan. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana PjBL dapat dioptimalkan untuk mengembangkan aspek-aspek spesifik dari regulasi diri. Kedua, penelitian dapat membandingkan variasi model proyek dengan pendekatan kuantitatif dan eksperimen di berbagai konteks PAUD. Perbandingan ini akan memberikan bukti empiris yang lebih kuat mengenai efektivitas PjBL dan memungkinkan generalisasi temuan ke berbagai setting pendidikan anak usia dini. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran orang tua dalam mendukung PjBL di rumah, termasuk strategi komunikasi dan kolaborasi antara guru dan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang konsisten dan mendukung perkembangan regulasi diri anak. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemahaman dan implementasi PjBL yang efektif dalam menumbuhkan regulasi diri anak usia dini, sehingga mendukung kesiapan belajar dan perkembangan sosial-emosional mereka secara holistik.

  1. Meningkatkan Kemandirian Anak Menggunakan Metode Pembelajaran STEAM Berbasis Loose Parts | Hadi Pradana... jurnal.uai.ac.id/index.php/AUDHI/article/view/4324Meningkatkan Kemandirian Anak Menggunakan Metode Pembelajaran STEAM Berbasis Loose Parts Hadi Pradana jurnal uai ac index php AUDHI article view 4324
  2. Pengembangan Kemampuan Kerjasama Anak Melalui Project-Based Learning dan Role Playing Berbasis Media... journal.ycn.or.id/index.php/inobel/article/view/48Pengembangan Kemampuan Kerjasama Anak Melalui Project Based Learning dan Role Playing Berbasis Media journal ycn index php inobel article view 48
  3. Studi Kualitatif Kemandirian Anak Usia Dini Melalui Regulasi Diri | Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi.... doi.org/10.47233/jpst.v3i4.2144Studi Kualitatif Kemandirian Anak Usia Dini Melalui Regulasi Diri Jurnal Pendidikan Sains Dan Teknologi doi 10 47233 jpst v3i4 2144
  4. Implementasi Metode Project Based Learning untuk Kreativitas pada Anak Usia Dini | Jurnal Obsesi : Jurnal... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/4999Implementasi Metode Project Based Learning untuk Kreativitas pada Anak Usia Dini Jurnal Obsesi Jurnal obsesi index php obsesi article view 4999
  5. School Readiness and Self-Regulation: A Developmental Psychobiological Approach | Annual Reviews. school... doi.org/10.1146/annurev-psych-010814-015221School Readiness and Self Regulation A Developmental Psychobiological Approach Annual Reviews school doi 10 1146 annurev psych 010814 015221
Read online
File size405.5 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test