UAIUAI

Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI)Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI)

Pendidikan anak usia dini membutuhkan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna agar mampu menstimulasi perkembangan kognitif anak secara optimal. Salah satu pendekatan yang relevan adalah pemanfaatan barang bekas berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan barang bekas berbasis kearifan lokal Madura dalam menstimulasi kemampuan kognitif anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan barang bekas, seperti kerang, kardus, pasir pantai, tali kapal dan bahan lokal lainnya yang diintegrasikan dengan kearifan lokal Madura mampu menstimulasi kemampuan kognitif anak dalam aspek berpikir logis dan pemecahan masalah. Anak menunjukkan keterlibatan aktif, antusiasme tinggi, serta peningkatan kemandirian dalam menyelesaikan tugas berbasis proyek. Peningkatan kemampuan kognitif anak tampak pada aspek berpikir logis melalui kemampuan mengelompokkan, mengurutkan, dan menyusun pola secara sistematis, serta pada aspek pemecahan masalah melalui kemampuan anak dalam menemukan solusi alternatif dan menyelesaikan tugas berbasis proyek secara mandiri sesuai tahap perkembangannya. Implikasi penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis barang bekas dan kearifan lokal Madura dapat menjadi alternatif model pembelajaran PAUD yang ekonomis, kontekstual, dan sejalan dengan Kurikulum Merdeka melalui pendekatan Problem Based Learning (PBL), sekaligus menanamkan nilai budaya Madura seperti gotong royong dan peduli lingkungan sejak dini. Keterbatasan penelitian ini terletak pada cakupan satu lembaga PAUD dan periode pengamatan yang terbatas, sehingga penelitian lanjutan dengan sampel lebih luas dan jangka waktu lebih panjang diperlukan untuk generalisasi temuan.

Pemanfaatan barang bekas berbasis kearifan lokal Madura efektif menstimulasi perkembangan kognitif anak usia dini, khususnya dalam berpikir logis dan pemecahan masalah.Media pembelajaran tersebut menciptakan pengalaman belajar konkret dan kontekstual yang meningkatkan keterlibatan aktif, antusiasme, dan kemandirian anak.Namun, implementasi terbatas pada satu lembaga PAUD dan periode pengamatan singkat menunjukkan perlunya penelitian lanjutan dengan sampel dan waktu yang lebih luas untuk menggeneralisasi temuan.

Pertama, lakukan penelitian longitudinal yang melibatkan beberapa lembaga PAUD di berbagai wilayah Madura untuk mengevaluasi keberlanjutan dan efektivitas jangka panjang pemanfaatan barang bekas berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kognisi anak. Kedua, teliti kemungkinan integrasi media ini dengan teknologi digital sederhana seperti augmented reality atau aplikasi interaktif yang memanfaatkan bahan bekas, guna menambah dimensi visual dan penyajian konsep yang lebih menarik bagi anak usia dini. Ketiga, kembangkan program pelatihan bagi guru dan orang tua tentang cara kreatif mengidentifikasi, mengolah, dan memanfaatkan barang bekas lokal dengan mempertahankan nilai budaya, sehingga pembelajaran terhubung tidak hanya pada konteks sekolah tetapi juga pada lingkungan rumah dan masyarakat setempat.

  1. Pengelolaan Alat Permainan Edukatif Berbahan Limbah Dalam Meningkatkan Kecerdasan Kognitif Anak | Jurnal... doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.763Pengelolaan Alat Permainan Edukatif Berbahan Limbah Dalam Meningkatkan Kecerdasan Kognitif Anak Jurnal doi 10 31004 obsesi v5i2 763
  2. Meta Tags — Preview, Edit and Generate. persepsi orangtua pemanfaatan bekas alat permainan edukatif... doi.org/10.19105/kiddo.v2i2.5038Meta Tags Ai Preview Edit and Generate persepsi orangtua pemanfaatan bekas alat permainan edukatif doi 10 19105 kiddo v2i2 5038
Read online
File size593.94 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test