USMUSM

SolusiSolusi

Penelitian ini bertujuan secara sistematis menggali faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan konsumen terhadap teknologi kecerdasan buatan generatif, khususnya ChatGPT, dalam kerangka pemasaran digital berbasis merek. Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) menggunakan pendekatan PRISMA menganalisis 115 artikel peer‑review dari enam basis data (Scopus, Web of Science, Springer, ScienceDirect, Emerald, dan EBSCO) periode 2021–2025. Hasil menunjukkan bahwa model UTAUT2 adalah kerangka teoritis paling umum (70,25%) yang menyoroti variabel inti seperti ekspektasi kinerja, motivasi hedonik, dan pengaruh sosial. Variabel tambahan seperti kecemasan AI, kepercayaan, dan nilai emosional semakin diintegrasikan untuk memperkaya penjelasan model. Analisis juga menemukan ketegangan kritis antara niat perilaku dan perilaku penggunaan aktual, di mana hanya 16,47% penelitian memantau realisasi niat menjadi tindakan dunia nyata. Studi ini berkontribusi dengan memetakan kesenjangan tersebut dan mengusulkan integrasi elemen branding ke dalam kerangka kerja UTAUT2, guna mendukung strategi pemasaran yang lebih resonan secara emosional, etis, dan inklusif di era transformasi digital.

Studi ini menunjukkan bahwa adopsi ChatGPT dalam pemasaran digital masih berada pada tahap awal dan mayoritas penelitian menggunakan model UTAUT2 untuk menjelaskan niat penggunaan.Namun, terdapat kesenjangan signifikan antara niat perilaku dan perilaku aktual, hanya 16,47% penelitian yang menindaklanjuti perilaku nyata.Selain itu, variabel afektif seperti kecemasan AI, kepercayaan, dan nilai emosional semakin diadopsi untuk memperkaya kerangka kerja.Oleh karena itu, penelitian di masa depan perlu memfokuskan pada analisis perilaku pengguna aktual dan integrasi faktor afektif serta identitas merek dalam model UTAUT2.

Penelitian berkelanjutan harus meninjau keterbatasan antara niat dan perilaku nyata, dengan mengeksplorasi situasi real‑time di mana konsumen berinteraksi dengan ChatGPT melalui survei longitudinal dan analisis data perilaku digital; selanjutnya, kajian tentang integrasi elemen branding dan nilai emosional dalam kerangka UTAUT2 dapat dipecah menjadi studi persepsi merek secara kualitatif dan kuantitatif, serta menguji dampaknya terhadap loyalitas konsumen; terakhir, mengadopsi pendekatan mixed‑methods untuk mengevaluasi peran kepercayaan dan kecemasan AI di komunitas daring dapat menjembatani pemaknaan model teori dengan praktik pemasaran di era AI generatif.

  1. A bibliometric analysis: The R-tool for analysing the technology acceptance model (TAM) in scopus | Multidisciplinary... doi.org/10.31893/multirev.2025149A bibliometric analysis The R tool for analysing the technology acceptance model TAM in scopus Multidisciplinary doi 10 31893 multirev 2025149
  2. "Unified Theory of Acceptance and Use of Technology: A Synthesis and th" by Viswanath Venkatesh,... aisel.aisnet.org/jais/vol17/iss5/1Unified Theory of Acceptance and Use of Technology A Synthesis and th by Viswanath Venkatesh aisel aisnet jais vol17 iss5 1
  3. The Importance of Transparent Reporting of Systematic Reviews | Physiotherapy Canada. importance transparent... utppublishing.com/doi/10.3138/ptc.65.1.GEEThe Importance of Transparent Reporting of Systematic Reviews Physiotherapy Canada importance transparent utppublishing doi 10 3138 ptc 65 1 GEE
Read online
File size657.57 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test