USMUSM

SolusiSolusi

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemahaman ekonomi Islam terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan pariwisata halal di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier, yang melibatkan 108 responden yang terdiri dari penyedia dan pengguna layanan pariwisata halal. Penelitian ini mengajukan tiga hipotesis: (H1) pemahaman ekonomi Islam diprediksi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan pariwisata halal; (H2) kualitas pelayanan diasumsikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan pariwisata halal; dan (H3) penelitian ini menguji apakah pemahaman ekonomi Islam secara langsung memberikan kontribusi positif dan signifikan terhadap keberlanjutan pariwisata halal dalam jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman ekonomi Islam memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan pariwisata halal. Analisis regresi menunjukkan bahwa variabel independen berkontribusi secara signifikan terhadap model, dengan koefisien sebesar 0,488 (t = 5,813, p < 0,001) untuk kualitas layanan dan 0,427 (t = 6,132, p < 0,001) untuk keberlanjutan. Model ini menjelaskan 24,2% varians dalam kualitas layanan dan 26,2% dalam keberlanjutan pariwisata halal, yang menunjukkan daya penjelas yang moderat. Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman ekonomi Islam yang lebih tinggi di kalangan pemangku kepentingan pariwisata berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan dan memperkuat keberlanjutan destinasi pariwisata halal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan untuk meningkatkan literasi ekonomi Islam serta melaksanakan program pelatihan terstruktur bagi para pelaku industri guna memastikan penerapan prinsip-prinsip syariah secara konsisten dalam praktik layanan dan pengelolaan destinasi.

Berdasarkan hasil analisis kuantitatif, penelitian ini mengonfirmasi bahwa pemahaman ekonomi Islam memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan pariwisata halal di Provinsi Nusa Tenggara Barat.Bukti empiris tercermin dalam peningkatan nilai R dan R² serta penurunan RMSE setelah variabel X dimasukkan ke dalam model regresi.Hasil ini didukung lebih lanjut oleh uji ANOVA dan koefisien, yang menunjukkan bahwa pemahaman ekonomi Islam merupakan prediktor yang signifikan untuk kedua variabel dependen.Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman ekonomi Islam yang lebih tinggi di kalangan pemangku kepentingan industri pariwisata mengarah pada peningkatan kualitas layanan dan upaya yang lebih kuat untuk mencapai pariwisata halal yang berkelanjutan.Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya meningkatkan pendidikan ekonomi Islam dan program pengembangan kapasitas bagi pemangku kepentingan pariwisata untuk memperkuat etika layanan, profesionalisme, dan penerapan nilai-nilai Islam secara konsisten dalam operasi layanan.Selain itu, pemerintah daerah dan pembuat kebijakan didorong untuk mengintegrasikan temuan ini ke dalam pengembangan strategi pariwisata halal yang lebih fokus, kompetitif, dan berkelanjutan yang selaras dengan prinsip-prinsip syariah.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan agar studi masa depan memperluas cakupan variabel independen dengan memasukkan variabel moderasi atau mediasi seperti literasi ekonomi Islam, komitmen organisasi, atau motivasi kepatuhan Islam, untuk memahami mekanisme di balik hubungan yang diteliti. Selain itu, disarankan agar penelitian masa depan menggunakan pendekatan survei kuantitatif dengan ukuran sampel yang lebih besar dan beragam untuk meningkatkan generalisasi dan robustnes temuan. Meluas ke provinsi lain dengan sektor pariwisata halal yang berkembang akan memungkinkan perbandingan yang lebih luas dan validitas eksternal yang lebih kuat. Akhirnya, studi longitudinal direkomendasikan untuk menguji perubahan dinamis dalam pemahaman ekonomi Islam dan dampaknya yang jangka panjang terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan pariwisata halal.

  1. Kontribusi Ekonomi Syariah Terhadap Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia: Perspektif 2023-2024 | JOURNAL... journal.uaindonesia.ac.id/index.php/JSE/article/view/945Kontribusi Ekonomi Syariah Terhadap Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia Perspektif 2023 2024 JOURNAL journal uaindonesia ac index php JSE article view 945
  2. MUSLIM TOURIST SATISFACTION OF HALAL TOURISM IN LOMBOK | Jurnal Syarikah : Jurnal Ekonomi Islam. muslim... doi.org/10.30997/jsei.v4i2.1501MUSLIM TOURIST SATISFACTION OF HALAL TOURISM IN LOMBOK Jurnal Syarikah Jurnal Ekonomi Islam muslim doi 10 30997 jsei v4i2 1501
  3. Integrasi Nilai-Nilai Syariah Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Konteks Ekonomi Islam | QOSIM : Jurnal... doi.org/10.61104/jq.v3i3.1973Integrasi Nilai Nilai Syariah Dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Konteks Ekonomi Islam QOSIM Jurnal doi 10 61104 jq v3i3 1973
Read online
File size527.49 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test