USMUSM

Indonesian Journal of Spatial PlanningIndonesian Journal of Spatial Planning

Pertambahan penduduk akan mempengaruhi adanya sebuah aktivitas sehingga memiliki dampak berupa peningkatan konsumsi yang akan menimbulkan peningkatan produksi sampah. Sampah merupakan permasalahan yang sangat rumit. Permasalahan ini disebabkan oleh banyaknya sampah. Kepadatan penduduk yang tinggi tentunya mempengaruhi banyaknya sampah yang dihasilkan dari aktivitas penduduk. Permasalahan yang terjadi pada bank sampah di Kelurahan Genuk Sari adalah tingkat partisipasi masyarakat yang kurang optimal yang disebabkan oleh berbagai faktor dari masyarakat itu sendiri atau faktor lainnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang paling mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah di Kelurahan Genuk Sari. Sasaran yang ingin dicapai dalam penelitian yaitu: pertama mengidentifikasi faktor eksternal dalam pengolahan sampah rumah tangga, kedua mengidentifikasi faktor internal dalam pengolahan sampah rumah tangga dan yang ketiga menentukan faktor yang paling mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah di kelurahan genuk sari. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner, dengan metode pendekatan kuantitatif (analisis statistik deskriptif dan analisis faktor). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah dikelurahan Genuksari ada dua faktor utama, yang pertama faktor internal dan yang kedua faktor eksternal. Faktor internal yaitu ketersedian waktu luang, pengetahuan daur ulang, pendidikan, usia, jenis kelamin. Dan yang kedua faktor eksternal yaitu Jarak rumah ke bank sampah dan Peran pemerintah.

Berdasarkan pada hasil analisis dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi masyarakat Kelurahan Genuksari dalam pengolahan sampah rumah tangga adalah faktor yang bersifat internal atau faktor yang berasal dari diri individu mereka sendiri.Faktor internal yang menentukan keterlibatan masyarakat dipengaruhi oleh aspek ketersedian waktu luang, pengetahuan daur ulang, pendidikan, usia, jenis kelamin.Pengetahuan daur ulang memberikan kontribusi tinggi dalam keterlibatan disebabkan karena diketahui berdasarkan analisis faktor, faktor ketersediaan waktu luang memberikan pengaruh yang tinggi dengan nilai 0,779.Ketersediaan waktu luang merupakan pengaruh yang cukup besar dalam partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah, sebab masyarakat di Kelurahan Genuksari cenderung sibuk bekerja sehingga tidak mempunyai waktu luang untuk berpartisipasi sebagai nasabah bank sampah.Faktor eksternal pun juga mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengolahan sampah rumah tangga.Faktor ini merupakan faktor yang berasal dari luar individu atau lingkungan sekitar yang berpengaruh besar dalam partisipasi.Faktor eksternal yang menentukan keterlibatan masyarakat dipengaruhi oleh aspek jarak rumah ke bank sampah berdasarkan hasil analisis factor, faktor jarak rumah ke bank sampah memiliki pengaruh yang cukup tinggi dengan nilai 0,781 dan faktor peran pemerintah sebesar 0,683.Jarak rumah dengan sampah mempengaruhi dikarenakan tingkat mobilitas yang apabila bank sampah terletak lumayan jauh akan mengakibatkan tingkat partisipasi masyarakat dalam menabung sampah tersebut.Serta sosialisasi pemerintah yang dimana sangat penting adanya aksi dari pemerintah yang ikut memberikan contoh kepada masyarakat secara langsung.Dari hasil analisis faktor yang dilakukan maka faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah di Kelurahan Genuksari yaitu.Jarak rumah ke bank sampah, Ketersedian waktu luang, Pengetahuan daur ulang, Pendidikan, Peran pemerintah, Jenis kelamin dan Usia.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah, seperti faktor sosial dan budaya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak dari partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ketiga, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi-strategi inovatif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan komunitas yang lebih efektif.

  1. Login. carawd88 journal civil engineering ejurnal.teknokrat.ac.id/index.php/jice/article/view/1084Login carawd88 journal civil engineering ejurnal teknokrat ac index php jice article view 1084
  2. Training on Utilization of Plastic Waste and Banana Bark Become an Economical Value Innovation Product... journal.unj.ac.id/unj/index.php/jpm/article/view/1788Training on Utilization of Plastic Waste and Banana Bark Become an Economical Value Innovation Product journal unj ac unj index php jpm article view 1788
  3. Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga (Sampah Anorganik) Sebagai Bentuk Implementasi dari Pendidikan Lingkungan... doi.org/10.30998/formatif.v4i2.146Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sampah Anorganik Sebagai Bentuk Implementasi dari Pendidikan Lingkungan doi 10 30998 formatif v4i2 146
  4. PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI BANK SAMPAH (STUDI KASUS BANK SAMPAH KOTA PRABUMULIH) | ADL ISLAMIC... doi.org/10.56644/adl.v2i1.22PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI BANK SAMPAH STUDI KASUS BANK SAMPAH KOTA PRABUMULIH ADL ISLAMIC doi 10 56644 adl v2i1 22
  5. SIGNIFIKANSI KEGIATAN BANK SAMPAH DITINJAU DARI ASPEK KEUANGAN DI KELURAHAN PONDOK PINANG JAKARTA | SCIENTIFIC... ojspustek.org/index.php/SJR/article/view/249SIGNIFIKANSI KEGIATAN BANK SAMPAH DITINJAU DARI ASPEK KEUANGAN DI KELURAHAN PONDOK PINANG JAKARTA SCIENTIFIC ojspustek index php SJR article view 249
Read online
File size547.7 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test