USMUSM

Information Science and LibraryInformation Science and Library

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren riset dalam jurnal-jurnal Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang terindeks Scopus selama periode 2020-2024 menggunakan pendekatan bibliometrik. Analisis dilakukan dengan bantuan VOSviewer dan Biblioshiny untuk menelaah perkembangan kata kunci, kolaborasi penulis (co-authorship), sitasi bersama (co-citation), dan tema penelitian. Hasil menunjukkan bahwa kata kunci seperti Covid-19, Indonesia, dan scientific literacy mendominasi, sementara istilah teknis seperti gamma-ray irradiation menurun, dan topik baru seperti law reform dan technology mulai berkembang. Pola co-authorship masih terpusat dalam klaster kecil dengan kolaborasi lintas disiplin yang terbatas. Dalam co-citation, sejumlah referensi dan jurnal menjadi pusat rujukan dalam klaster intelektual yang kuat, meskipun masih terfragmentasi. Tema seperti scientific literacy dan critical thinking muncul sebagai motor themes, sedangkan tema lain seperti justice dan antioxidant berkembang terbatas atau menunjukkan tren penurunan. Temuan ini menunjukkan bahwa riset UNNES bersifat adaptif dan multidisipliner, namun masih memerlukan penguatan kolaborasi dan integrasi referensial untuk meningkatkan kualitas dan dampak ilmiah. Hasil analisis ini dapat dijadikan rujukan strategis dalam merumuskan kebijakan penelitian institusional yang berorientasi pada penguatan kolaborasi dan pengembangan keilmuan di UNNES.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa tren riset di jurnal UNNES terindeks Scopus menunjukkan adaptasi dan multidisiplin.Kata kunci seperti Covid-19, Indonesia, dan literasi ilmiah mendominasi, sementara topik baru seperti reformasi hukum dan teknologi mulai muncul.Peningkatan dampak ilmiah memerlukan penguatan kolaborasi interdisipliner dan integrasi referensi ilmiah yang lebih baik.

Berdasarkan hasil analisis, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada peningkatan kolaborasi interdisipliner antar fakultas di UNNES untuk menghasilkan penelitian yang lebih komprehensif dan inovatif. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai faktor-faktor yang menghambat kolaborasi lintas disiplin, seperti perbedaan budaya akademik atau kurangnya insentif yang memadai. Selanjutnya, penelitian dapat diarahkan untuk memperkuat integrasi referensi ilmiah dengan mendorong peneliti untuk lebih banyak mengutip karya-karya dari berbagai disiplin ilmu, termasuk karya-karya yang diterbitkan oleh peneliti UNNES sendiri, guna meningkatkan visibilitas dan dampak penelitian kelembagaan. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi, seperti kecerdasan buatan (AI), untuk mengidentifikasi tren penelitian yang sedang berkembang dan memprediksi topik-topik yang akan menjadi fokus utama di masa depan, sehingga UNNES dapat secara proaktif mengalokasikan sumber daya penelitian dan mengembangkan keahlian yang relevan.

  1. Scientific mapping in Scopus with Biblioshiny: A bibliometric analysis of organizational tensions | Contextus... doi.org/10.19094/contextus.2022.72151Scientific mapping in Scopus with Biblioshiny A bibliometric analysis of organizational tensions Contextus doi 10 19094 contextus 2022 72151
  2. AI-Enabled Supply Chain Management: A Bibliometric Analysis Using VOSviewer and RStudio Bibliometrix... mdpi.com/2071-1050/17/5/2092AI Enabled Supply Chain Management A Bibliometric Analysis Using VOSviewer and RStudio Bibliometrix mdpi 2071 1050 17 5 2092
Read online
File size805.44 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test