USMUSM

Information Science and LibraryInformation Science and Library

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterbatasan fasilitas Records Center dalam mendukung proses pemindahan arsip inaktif di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Pengelolaan arsip inaktif menjadi bagian penting dari penyusutan arsip dinamis yang bertujuan menjaga ketertiban administrasi dan efisiensi ruang kerja. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan dua Records Center telah mendukung proses penyusutan arsip, namun keterbatasan kapasitas ruang pada Records Center yang berada di dalam lingkungan kantor menjadi tantangan utama dalam proses pemindahan arsip. Proses pemindahan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, menyesuaikan dengan kondisi fasilitas yang tersedia. Penyesuaian prosedur dan strategi pengelolaan berbasis kolaborasi antarunit kerja menjadi kunci untuk menjaga efektivitas pengelolaan arsip inaktif. Meskipun terdapat keterbatasan, pelaksanaan penyusutan arsip tetap berjalan sesuai kebijakan dan peraturan kearsipan yang berlaku.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa keterbatasan ruang penyimpanan tidak sepenuhnya menghambat pelaksanaan pemindahan arsip.Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah memiliki dua Records Center yang berfungsi secara terpisah, yaitu Records Center pertama yang berada di luar lingkungan kantor dan digunakan untuk menampung arsip yang akan dimusnahkan, serta Records Center kedua yang terletak di dalam lingkungan kantor dan difungsikan untuk menyimpan arsip permanen yang nantinya akan diserahkan ke Dinas Kearsipan dan Perpustakaan.Meskipun terdapat kendala pada kapasitas penyimpanan, proses pemindahan arsip inaktif tetap dapat dilaksanakan secara bertahap dan terkoordinasi dengan baik antarunit kerja.Hal ini mencerminkan adanya komitmen dan adaptasi strategis dari para pelaksana kearsipan untuk menjaga agar proses pemindahan arsip tetap berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip kearsipan.Prosedur yang diterapkan juga telah mengacu pada regulasi resmi seperti Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 64 Tahun 2020 tentang Penyusutan Arsip, yang menegaskan pentingnya akuntabilitas dan profesionalisme dalam pengelolaan arsip.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan evaluasi terhadap efektivitas strategi pemindahan arsip secara bertahap dan terkoordinasi. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan sistem informasi kearsipan yang terintegrasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan arsip inaktif. Terakhir, studi komparatif antara Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah dengan instansi lain dapat dilakukan untuk menganalisis perbedaan strategi dan tantangan dalam pengelolaan arsip inaktif, serta mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan secara luas.

Read online
File size492.34 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test