USMUSM

Sustainable Business JournalSustainable Business Journal

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan dengan motivasi sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap seluruh populasi 137 pegawai melalui kuesioner yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda dan analisis jalur dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap motivasi dan kinerja pegawai. Lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja, namun tidak signifikan terhadap motivasi. Motivasi tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja, tetapi mampu memediasi hubungan antara kepemimpinan dan kinerja pegawai. Kesimpulan penelitian menegaskan pentingnya kepemimpinan yang visioner dan lingkungan kerja yang kondusif dalam meningkatkan kinerja pegawai.

Berdasarkan hasil penelitian, kepemimpinan terbukti berpengaruh signifikan terhadap motivasi dan kinerja karyawan, sementara lingkungan kerja hanya memengaruhi kinerja secara signifikan tanpa dampak langsung pada motivasi, dan motivasi individu itu sendiri tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja.Ini menandakan bahwa pencapaian kinerja lebih bergantung pada dinamika kepemimpinan yang visioner serta dukungan infrastruktur kerja daripada sekadar dorongan intrinsik karyawan.Oleh karena itu, organisasi perangkat daerah diimbau untuk mengoptimalkan strategi manajerial melalui penguatan kepemimpinan partisipatif via pelatihan komunikasi dan arahan strategis, perbaikan lingkungan kerja fisik maupun nonfisik guna mendorong produktivitas langsung, serta penguatan sistem pengawasan, budaya organisasi, dan mekanisme penghargaan yang berkelanjutan sebagai apresiasi atas pekerjaan karyawan, sehingga kinerja karyawan dapat ditingkatkan secara holistik dan adaptif.

Untuk meningkatkan kinerja karyawan, organisasi perangkat daerah dapat mempertimbangkan beberapa strategi. Pertama, mengoptimalkan strategi manajerial melalui penguatan kepemimpinan partisipatif. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan komunikasi dan arahan strategis kepada pemimpin, sehingga mereka dapat memberikan visi yang jelas dan menginspirasi karyawan. Kedua, memperbaiki lingkungan kerja fisik dan nonfisik. Lingkungan kerja yang kondusif dapat meningkatkan produktivitas karyawan. Ketiga, memperkuat sistem pengawasan, budaya organisasi, dan mekanisme penghargaan yang berkelanjutan. Sistem pengawasan yang efektif dapat memastikan bahwa karyawan tetap fokus dan bertanggung jawab. Budaya organisasi yang positif dan mekanisme penghargaan yang adil dapat meningkatkan motivasi dan komitmen karyawan. Dengan menggabungkan ketiga strategi ini, organisasi dapat meningkatkan kinerja karyawan secara holistik dan adaptif, sehingga mencapai tujuan organisasi dengan lebih efektif.

Read online
File size249.58 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test