USMUSM

Sustainable Business JournalSustainable Business Journal

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance, kepuasan kerja, dan pengembangan karir terhadap turnover intention pada Generasi Z yang merupakan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Semarang yang telah bekerja. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu dengan jumlah responden sebanyak 96 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert 1-5. Analisis dalam penelitian ini menggunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis dengan bantuan IBM SPSS Statistic versi 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja dan pengembangan karir berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Sedangkan, work-life balance tidak berpengaruh terhadap turnover intention. Temuan ini memberikan implikasi bahwa organisasi perlu memperhatikan aspek kepuasan kerja dan pengembangan karir dalam upaya menekan tingkat turnover pada karyawan Generasi Z.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance tidak berpengaruh terhadap turnover intention.Sebaliknya, kepuasan kerja dan pengembangan karir memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention.Temuan ini menunjukkan bahwa faktor yang paling menentukan keputusan mereka untuk bertahan bukan pada work-life balance, melainkan pada pengalaman kerja yang memuaskan dan peluang karir jelas.Secara manajerial, perusahaan perlu memperkuat dukungan atasan, yang menciptakan kerja yang adil, serta menyediakan program pengembangan karir melalui pelatihan, pendidikan, dan jenjang karir yang jelas.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas populasi dan sampel penelitian agar hasilnya lebih representatif dan dapat digeneralisasi ke populasi yang lebih luas. Kedua, penelitian dapat menambahkan variabel lain yang mungkin memengaruhi turnover intention, seperti job insecurity, organizational commitment, atau gaya kepemimpinan. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam alasan-alasan yang mendasari keputusan Generasi Z dalam memilih untuk bertahan atau keluar dari pekerjaan. Dengan demikian, pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi turnover intention pada Generasi Z dapat semakin meningkat, sehingga perusahaan dapat merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik generasi muda.

  1. Understanding Turnover Intention of Generation Z in Indonesia: The Role of Work-Life Balance and Work... locus.rivierapublishing.id/index.php/jl/article/view/4241Understanding Turnover Intention of Generation Z in Indonesia The Role of Work Life Balance and Work locus rivierapublishing index php jl article view 4241
  2. PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN BURNOUT TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN TOKO ROTI BORNEO BAKERY KUPANG... Doi.Org/10.70581/Glory.V6i2.18313PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN BURNOUT TERHADAP TURNOVER INTENTION KARYAWAN TOKO ROTI BORNEO BAKERY KUPANG Doi Org 10 70581 Glory V6i2 18313
  3. Pengaruh Work Engagement, Job Satisfaction, Workaholism dan Burnout Terhadap Turnover Intention pada... Doi.Org/10.35870/Jemsi.V11i1.3487Pengaruh Work Engagement Job Satisfaction Workaholism dan Burnout Terhadap Turnover Intention pada Doi Org 10 35870 Jemsi V11i1 3487
Read online
File size294.98 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test