UNIMUNIM

Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and ManagementBisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin dan motivasi kerja terhadap produktivitas karyawan di Kantor Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kepegawaian Kabupaten Maros. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 58 responden, yang mencakup semua karyawan di kantor, menggunakan teknik pengambilan sampel jenuh. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap produktivitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan, dengan nilai t hitung sebesar 6,848, yang lebih besar dari nilai t tabel sebesar 1,67 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Ini berarti semakin tinggi disiplin karyawan, semakin meningkat produktivitas kerja mereka. Motivasi kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan nilai t hitung sebesar 7.851 dan tingkat signifikansi 0.000, yang menunjukkan bahwa motivasi yang baik dapat mendorong peningkatan kinerja karyawan. Secara bersamaan, disiplin kerja dan motivasi memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas dengan nilai F terhitung sebesar 64,012 > nilai F tabel sebesar 2,40 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Berdasarkan nilai Beta, motivasi kerja (0,587) memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan dengan disiplin (0,512). Namun, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,103 menunjukkan bahwa hanya 10,3% variasi produktivitas kerja yang dapat dijelaskan oleh kedua variabel ini, sedangkan variasi sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti lingkungan kerja, kompetensi, dan dukungan manajemen. Dalam kondisi dunia nyata, meskipun karyawan memiliki disiplin dan motivasi yang baik, faktor eksternal juga memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas. Oleh karena itu, manajemen sumber daya manusia harus mempertimbangkan berbagai aspek untuk meningkatkan kinerja secara keseluruhan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kedisiplinan dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap produktivitas kerja pegawai pada Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Maros.Kedisiplinan, terutama kepatuhan terhadap aturan, dan motivasi, khususnya terkait sistem penghargaan, berperan penting dalam meningkatkan kinerja pegawai.Oleh karena itu, penguatan aturan disiplin, pengembangan sistem penghargaan yang inklusif, dan peningkatan kualitas lingkungan kerja menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas kerja secara menyeluruh.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain di luar disiplin dan motivasi yang secara signifikan mempengaruhi produktivitas kerja pegawai, seperti kompetensi, lingkungan kerja, atau kepemimpinan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang efektif untuk meningkatkan disiplin dan motivasi kerja pegawai, misalnya melalui pelatihan, pemberian insentif, atau perbaikan sistem penghargaan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan secara komparatif antara Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Maros dengan instansi pemerintah lain untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan sumber daya manusia yang dapat diadopsi untuk meningkatkan produktivitas kerja. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam upaya peningkatan kinerja dan efisiensi pelayanan publik di sektor pemerintahan.

Read online
File size235.17 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test