UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Inovasi berperan dalam meningkatkan kinerja organisasi, namun implementasinya sering terdapat resistensi dalam sistem birokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, masa kerja, komunikasi organisasi dan budaya organisasi terhadap perilaku kerja inovatif pegawai di Pemda DIY. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan Metode Analisis Uji Chi Square. Penelitian melibatkan 80 responden dari dua OPD yaitu Dinas Sosial DIY dan Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY dengan teknik random sampling. Hasil menunjukkan bahwa usia (p = 0,165) dan masa kerja (p = 0,979) tidak memiliki hubungan signifikan dengan perilaku kerja inovatif. Sebaliknya, komunikasi organisasi (p < 0.001; V = 0.356) dan budaya organisasi (p = 0.007; V = 0.295) memiliki hubungan signifikan dengan perilaku kerja inovatif. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas komunikasi dan budaya organisasi yang positif berperan penting dalam mendorong perilaku kerja inovatif, sedangkan faktor usia dan masa kerja tidak menjadi penentu utama. Hasil penelitian ini sejalan dengan teori perilaku kerja inovatif , bahwa inovasi dalam pekerjaan dipengaruhi oleh faktor lingkungan organisasi yang mendukung eksplorasi ide dan partisipasi aktif. Implikasi, organisasi perlu memperkuat komunikasi internal yang terbuka dan budaya kerja yang adaptif untuk menciptakan perilaku inovatif di lingkungan birokrasi.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi organisasi dan budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku kerja inovatif pegawai di Pemda DIY, sementara usia dan masa kerja tidak menunjukkan hubungan yang signifikan.Komunikasi yang efektif menciptakan ruang bagi pertukaran ide dan kolaborasi, sementara budaya organisasi yang adaptif mendorong kreativitas dan inovasi.Penguatan komunikasi dan budaya organisasi menjadi kunci dalam meningkatkan perilaku inovatif di sektor publik.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan memperluas cakupan penelitian ke seluruh OPD di Pemda DIY untuk meningkatkan generalisasi hasil. Selain itu, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kerja inovatif dari perspektif pegawai. Lebih lanjut, penelitian dapat menginvestigasi peran kepemimpinan transformasional dalam memediasi hubungan antara komunikasi organisasi, budaya organisasi, dan perilaku kerja inovatif. Penelitian ini dapat membantu organisasi dalam merancang strategi yang lebih efektif untuk mendorong inovasi dan meningkatkan kinerja pelayanan publik. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta lingkungan kerja yang lebih adaptif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

  1. Relationship of Open Communication to Employee Motivation in a Government Agency in the Philippines |... doi.org/10.31098/hsc.v2i1.2747Relationship of Open Communication to Employee Motivation in a Government Agency in the Philippines doi 10 31098 hsc v2i1 2747
  2. The Role of Organizational Culture in Driving Innovation: A.... role culture driving innovation skip... reference-global.com/article/10.2478/aucts-2024-0007The Role of Organizational Culture in Driving Innovation A role culture driving innovation skip reference global article 10 2478 aucts 2024 0007
  3. The Relationship Between Complaints of Subjective Fatigue, Age and Working Period with Work Productivity... doi.org/10.33746/fhj.v7i02.106The Relationship Between Complaints of Subjective Fatigue Age and Working Period with Work Productivity doi 10 33746 fhj v7i02 106
  4. KENDALA PENGEMBANGAN INOVASI PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN CILACAP | Jurnal Inovasi Daerah. kendala... ejournal.cilacapkab.go.id/index.php/jid/article/view/137KENDALA PENGEMBANGAN INOVASI PADA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN CILACAP Jurnal Inovasi Daerah kendala ejournal cilacapkab go index php jid article view 137
Read online
File size487.68 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test