UAIUAI

JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA

Film Boy From Heaven merupakan salah satu film Swedia-Mesir karya Tarik Saleh yang mengangkat isu konflik sosial dalam masyarakat yaitu politik dan agama. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis representasi politik dan agama dalam perebutan kekuasaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiologi sastra Alan Swingewood yang berkaitan dengan permasalahan sosial yang terjadi dalam masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif, karena dapat menggambarkan peristiwa atau kejadian apa yang sedang diteliti. Sumber data yang digunakan yakni film Boy From Heaven karya Tarek Saleh. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa negara melakukan intervensi melalui pengawasan, manipulasi dan pengendalian terhadap ulama dalam konteks sosial-politik. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa film itu tidak hanya mencerminkan realitas sosial-politik di Mesir, melainkan juga mengkritik penyalahgunaan kekuasaan serta campur tangan politik terhadap otoritas keagamaan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa film Boy From Heaven (2022) berhasil merepresentasikan dan mengkritik hubungan kompleks antara kekuasaan politik dan otoritas keagamaan di dunia Islam kontemporer.Film ini berfungsi sebagai cerminan sosial yang memperlihatkan lembaga agama (Al-Azhar) telah diintervensi dan dijadikan arena perebutan kekuasaan.Selain mencerminkan realitas sosial-politik masyarakat Mesir, film ini juga memberikan kritik tajam terhadap penyalahgunaan kekuasaan oleh otoritas agama demi stabilitas dan agenda politik.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam dampak representasi politik dan agama dalam film Boy From Heaven terhadap persepsi penonton, khususnya di kalangan mahasiswa Al-Azhar dan masyarakat Mesir. Selain itu, studi komparatif dapat dilakukan dengan menganalisis film-film lain yang mengangkat tema serupa dari berbagai negara untuk mengidentifikasi pola dan perbedaan dalam representasi konflik politik dan agama. Lebih lanjut, penelitian dapat berfokus pada peran media sosial dalam membentuk opini publik terkait isu-isu yang diangkat dalam film, serta bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk memperkuat atau menantang narasi yang dominan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas hubungan antara politik, agama, dan media dalam masyarakat kontemporer, serta implikasinya terhadap stabilitas sosial dan politik.

  1. Public Opinion | Walter Lippmann | Taylor & Francis eBooks, Reference. public opinion walter lippmann... doi.org/10.4324/9781315127736Public Opinion Walter Lippmann Taylor Francis eBooks Reference public opinion walter lippmann doi 10 4324 9781315127736
  2. Representasi Politik dan Agama dalam Film Boy From Heaven Sosiologi Sastra Alan Swingewood | Batubara... jurnal.uai.ac.id/index.php/SH/article/view/5156Representasi Politik dan Agama dalam Film Boy From Heaven Sosiologi Sastra Alan Swingewood Batubara jurnal uai ac index php SH article view 5156
  3. Pengaruh Politik Identitas terhadap Demokrasi di Indonesia | Jurnal Lemhannas RI. pengaruh politik identitas... doi.org/10.55960/jlri.v9i4.419Pengaruh Politik Identitas terhadap Demokrasi di Indonesia Jurnal Lemhannas RI pengaruh politik identitas doi 10 55960 jlri v9i4 419
  4. Konflik Politik & Agama Dalam Film Cairo Conspiracy (Boy From Heaven) 2022 Karya Tarik Saleh | JURNAL... jurnal.itbsemarang.ac.id/index.php/JUPENDIS/article/view/1175Konflik Politik Agama Dalam Film Cairo Conspiracy Boy From Heaven 2022 Karya Tarik Saleh JURNAL jurnal itbsemarang ac index php JUPENDIS article view 1175
Read online
File size512 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test