UAIUAI
JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAJURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORAInteraksi orang tua‑anak berperan penting dalam membentuk keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika interaksi orang tua–anak dan dampaknya terhadap pembentukan perilaku sosial anak usia 11–15 tahun. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan pada tiga keluarga di Karawang, Madura dan Boyolali, melibatkan sembilan partisipan (ayah, ibu, anak) yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi‑terstruktur dan observasi terbatas dengan validitas dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik dan member checking. Analisis tematik berdasarkan model Miles & Huberman menghasilkan lima tema utama: (1) hubungan emosional orang tua‑anak; (2) aktivitas harian dan kebersamaan; (3) pengambilan keputusan keluarga; (4) pola asuh dan nilai keluarga; serta (5) hubungan sosial anak. Pola asuh otoriter membentuk anak patuh namun tertutup, pola permisif memberi kebebasan tetapi melemahkan struktur, sedangkan pola menyeimbangkan ketegasan, kehangatan dan nilai spiritual mendorong anak lebih percaya diri, empatik dan adaptif. Interaksi demokratis dengan keterlibatan emosional terbukti paling mendukung perkembangan sosial anak.
Interaksi orang tua‑anak secara langsung memengaruhi pembentukan perilaku sosial anak usia 11‑15 tahun.Komunikasi terbuka dan partisipatif mendorong anak menjadi lebih percaya diri, empatik, dan adaptif, sedangkan pola asuh otoriter menghasilkan anak patuh namun tertutup, dan pola permisif lemah menambah kurang struktur.Keterlibatan emosional yang kuat memperkuat keterampilan sosial, sementara minimnya dukungan afektif melemahkan ekspresi diri dan hubungan sosial.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana interaksi digital antara orang tua dan anak memengaruhi perkembangan keterampilan sosial di usia 11‑15 tahun, mengembangkan model intervensi berbasis teknologi yang mendukung komunikasi terbuka dan partisipatif; meneliti efek jangka panjang pola asuh autoritatif yang terintegrasi dengan nilai keagamaan dalam konteks keluarga muslim di Indonesia, serta membandingkan dampak pola asuh otoriter dan permisif terhadap adaptasi sosial anak dalam situasi pandemi dan era digital.
| File size | 361.92 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Seiring dengan kemajuan teknologi informasi, tren di dunia bisnis juga semakin bervariasi. Dengan memiliki sedikit pengetahuan teknologi informasi, bisnisSeiring dengan kemajuan teknologi informasi, tren di dunia bisnis juga semakin bervariasi. Dengan memiliki sedikit pengetahuan teknologi informasi, bisnis
UNIVEDUNIVED Namun, narasi ini sering kali bersifat abstrak sehingga sulit dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Sebaliknya, narasi kecil yang melibatkanNamun, narasi ini sering kali bersifat abstrak sehingga sulit dihubungkan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Sebaliknya, narasi kecil yang melibatkan
UNIVEDUNIVED Definisi Kinerja Kinerja adalah hasil pekerjaan yang dicapai seseorang berdasarkan standar yang telah ditentukan.menurut berbagai ahli, kinerja dapat dipandangDefinisi Kinerja Kinerja adalah hasil pekerjaan yang dicapai seseorang berdasarkan standar yang telah ditentukan.menurut berbagai ahli, kinerja dapat dipandang
UNIVEDUNIVED Drama Korea The Glory menggambarkan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi dalam kehidupan seorang wanita yang ingin membalas dendam kepada para pelakuDrama Korea The Glory menggambarkan berbagai bentuk kekerasan yang terjadi dalam kehidupan seorang wanita yang ingin membalas dendam kepada para pelaku
UMUM Hasil penelitian membuktikan bahwa unwanted celibacy berperan dalam memprediksi sikap terhadap agresi seksual. Unwanted celibacy juga ditemukan lebih banyakHasil penelitian membuktikan bahwa unwanted celibacy berperan dalam memprediksi sikap terhadap agresi seksual. Unwanted celibacy juga ditemukan lebih banyak
UNMUHUNMUH Pembelajaran fonetik di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia selama ini masih dianggap sebagai materi yang sulit dimengerti dan butuh ketelitianPembelajaran fonetik di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia selama ini masih dianggap sebagai materi yang sulit dimengerti dan butuh ketelitian
UNMUHUNMUH Guna mengungkapkan dimensi kearifan lokal yang disosialisasikan oleh individu yang memiliki kuasa, peneliti menggunakan teori wacana kritis. Ketiga dimensiGuna mengungkapkan dimensi kearifan lokal yang disosialisasikan oleh individu yang memiliki kuasa, peneliti menggunakan teori wacana kritis. Ketiga dimensi
UNMUHUNMUH Teori ini memiliki kelebihan dalam menonjolkan bakat bawaan dan mendorong perkembangan diri, namun juga memiliki kekurangan berupa pandangan pesimistisTeori ini memiliki kelebihan dalam menonjolkan bakat bawaan dan mendorong perkembangan diri, namun juga memiliki kekurangan berupa pandangan pesimistis
Useful /
UAIUAI Namun, penerapan deep learning di SMP Kota Yogyakarta masih menghadapi beberapa permasalahan yang perlu diatasi agar dapat diterapkan secara optimal. BerdasarkanNamun, penerapan deep learning di SMP Kota Yogyakarta masih menghadapi beberapa permasalahan yang perlu diatasi agar dapat diterapkan secara optimal. Berdasarkan
UAIUAI Hal ini dapat dilihat dari kualitas produk yang dihasilkan menjadi lebih baik, produk yang dihasilkan relatif lebih seragam dari segi warna dan ukuran,Hal ini dapat dilihat dari kualitas produk yang dihasilkan menjadi lebih baik, produk yang dihasilkan relatif lebih seragam dari segi warna dan ukuran,
UPI YAIUPI YAI Saat itu pengembangannya menggunakan model prototyping, belum sampai fase implementasi. Ini dikarenakan keterbatasan waktu dari PKM sebelumnya. Oleh karenaSaat itu pengembangannya menggunakan model prototyping, belum sampai fase implementasi. Ini dikarenakan keterbatasan waktu dari PKM sebelumnya. Oleh karena
UAIUAI Implikasi, organisasi perlu memperkuat komunikasi internal yang terbuka dan budaya kerja yang adaptif untuk menciptakan perilaku inovatif di lingkunganImplikasi, organisasi perlu memperkuat komunikasi internal yang terbuka dan budaya kerja yang adaptif untuk menciptakan perilaku inovatif di lingkungan