NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE

Journal of Profession EducationJournal of Profession Education

Pembelajaran matematika sering dianggap sulit oleh siswa karena sifatnya yang abstrak serta membutuhkan keterampilan prosedural dalam menyelesaikan masalah. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mendukung proses pembelajaran adalah teori belajar behavioristik yang menekankan hubungan stimulus–respons serta pentingnya penguatan dalam membentuk perilaku belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori belajar behavioristik B. F. Skinner dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui penelusuran literatur secara sistematis dari artikel jurnal, prosiding, dan buku yang relevan dengan topik penelitian. Sebanyak 20 sumber literatur yang dipublikasikan pada rentang tahun 2013–2023 dipilih berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi konsep utama dan pola penerapan teori behavioristik dalam pembelajaran matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip behavioristik dapat diterapkan melalui metode drill and practice, pemberian reinforcement, pembelajaran yang terstruktur, serta pemberian umpan balik secara langsung kepada siswa. Strategi tersebut dapat membantu meningkatkan motivasi belajar, ketepatan dalam menyelesaikan soal, serta pemahaman konsep matematika siswa.

Teori behavioristik Skinner memiliki peran signifikan dalam pembelajaran matematika melalui metode drill and practice, reinforcement, pembelajaran terstruktur, dan umpan balik positif.Pendekatan ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, ketepatan menyelesaikan soal, dan keterampilan prosedural siswa.Namun, teori ini perlu dikombinasikan dengan pendekatan lain yang lebih menekankan pemahaman konseptual agar hasil pembelajaran lebih optimal.

Pertama, perlu diteliti efektivitas kombinasi metode drill and practice dengan pendekatan konstruktivis berbasis pemecahan masalah dalam meningkatkan pemahaman konseptual matematika siswa di sekolah dasar. Kedua, layak dikaji bagaimana penerapan reinforcement non-material (seperti pujian verbal atau sentuhan positif) memengaruhi motivasi belajar matematika siswa dari latar belakang sosial ekonomi berbeda. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi pengembangan model pembelajaran hybrid yang menggabungkan prinsip behavioristik Skinner dengan teknologi digital interaktif, untuk melihat sejauh mana hal ini dapat meningkatkan retensi konsep matematika pada siswa SMP. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih komprehensif tentang adaptasi teori lama dalam konteks pendidikan modern yang dinamis, serta membantu guru merancang strategi yang lebih seimbang antara keterampilan prosedural dan pemahaman mendalam. Dengan pendekatan yang terukur dan kontekstual, hasilnya dapat menjadi acuan dalam pelatihan guru dan pengembangan kurikulum matematika di tingkat sekolah.

  1. Application of Theory Operant Conditioning BF Skinner's in PAI Learning: Penerapan Teori Operant... journal.iaimnumetrolampung.ac.id/index.php/cie/article/view/1602Application of Theory Operant Conditioning BF Skinners in PAI Learning Penerapan Teori Operant journal iaimnumetrolampung ac index php cie article view 1602
  2. 0. pdf obj endobj font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs jfif 48g9... doi.org/10.29333/iji.2020.13427a0 pdf obj endobj font procset text imageb imagec imagei annots mediabox contents group tabs jfif 48g9 doi 10 29333 iji 2020 13427a
  3. PENERAPAN TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA | Bila | PHI: Jurnal Pendidikan Matematika.... doi.org/10.33087/phi.v7i1.252PENERAPAN TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Bila PHI Jurnal Pendidikan Matematika doi 10 33087 phi v7i1 252
Read online
File size251.06 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test