UNUHAUNUHA
JUPIN (Jurnal Pendidikan Islam Nusantara)JUPIN (Jurnal Pendidikan Islam Nusantara)Teknologi merupakan salah satu bentu kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang harus di implementasikan pada kurikulum Merdeka. Penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar menjadikan proses pembelajaran lebih menarik dan menyenangkan sehingga hasil belajar peserta didik akan lebih meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mengetahui integrasi teknologi pada pembelajaran PAI di SMK PGRI 1 Belitang, Mengetahui Upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengintegrasikan teknologi pada pembelajaran PAI di SMK PGRI 1 Belitang, Untuk faktor pendukung dan penghambat Upaya guru dalam mengetahui mengintegrasikan teknologi pada pembelajaran PAI di SMK PGRI 1 Belitang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah (1) SMK PGRI 1 Belitang sudah mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran di kelas, hal ini juga di tunjang dengan adanya sarana prasarana yang dapat di gunakan untuk memanfaatkan dan menggunakan teknologi dalam proses belajar mengajar di dalam kelas. (2) Upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan agama islam dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran adalah dengan cara Senantiasa memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran di dalam kelas, memperbanyak Jumlah kegiatan pembelajaran yang menggunakan teknologi, memperbanyak Jumlah penyajian informasi sekolah dengan menggunakan teknologi dan memperbanyak Jumlah sarana dan prasarana pendukung pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. (3) Terdapat beberapa factor pendukung pengintegrasian teknologi dalam proses belajar mengajar yakni dengan adanya gebrakan dari pemerintah untuk melakukan pembiasaan dengan cara mengadakan kegiatan literasi di sekolah, Sedangkan faktor penghambatnya adalah factor yang ada dalam diri peserta didik, factor tersebut adalah peserta didik kurang memperhatikan intruksi yang di berikan oleh guru dan juga peserta didik masih malas dalam hal pembiasaan literasi.
Berdasrkan hasil penelitian yang telah di bahas maka dapat diketahui bahwa di SMK PGRI 1 Belitang sudah mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran di kelas, hal ini juga di tunjang dengan adanya sarana prasarana yang dapat di gunakan untuk memanfaatkan dan menggunakan teknologi dalam proses belajar mengajar di dalam kelas.Upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan agama islam dalam mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran adalah dengan cara Senantiasa memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran di dalam kelas, memperbanyak Jumlah kegiatan pembelajaran yang menggunakan teknologi, memperbanyak Jumlah penyajian informasi sekolah dengan menggunakan teknologi dan memperbanyak Jumlah sarana dan prasarana pendukung pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran.Terdapat beberapa factor pendukung pengintegrasian teknologi dalam proses belajar mengajar yakni dengan adanya gebrakan dari pemerintah untuk melakukan pembiasaan dengan cara mengadakan kegiatan literasi di sekolah, adanya dukungan dari pihak komite sekolah dan orang tua, serta sarana dan prasarana pendukung yang memadai untuk dilakukannya pengintegrasian teknologi dalam proses belajar mengajar.Sedangkan factor penghambatnya adalah factor yang ada dalam diri peserta didik, factor tersebut adalah peserta didik kurang memperhatikan intruksi yang di berikan oleh guru dan juga peserta didik masih malas dalam hal pembiasaan literasi.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman mengenai integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI. Pertama, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur secara objektif dampak integrasi teknologi terhadap hasil belajar siswa PAI, dengan menggunakan instrumen yang terstandarisasi dan analisis statistik yang komprehensif. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai efektivitas berbagai pendekatan teknologi dalam meningkatkan prestasi akademik siswa. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk mengeksplorasi persepsi dan pengalaman guru PAI dalam mengintegrasikan teknologi, termasuk tantangan yang dihadapi dan strategi yang digunakan untuk mengatasinya. Pendekatan ini dapat memberikan wawasan yang berharga mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi teknologi di kelas. Ketiga, penelitian tindakan kelas (PTK) dapat dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran PAI yang terintegrasi teknologi secara sistematis dan berkelanjutan, dengan melibatkan guru sebagai agen perubahan. Melalui PTK, dapat diidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam penggunaan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa PAI. Ketiga saran ini saling melengkapi dan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran PAI yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital.
- ANALISIS DATA KUALITATIF | Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah. analisis data kualitatif alhadharah jurnal... jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/alhadharah/article/view/2374ANALISIS DATA KUALITATIF Alhadharah Jurnal Ilmu Dakwah analisis data kualitatif alhadharah jurnal jurnal uin antasari ac index php alhadharah article view 2374
- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Integrasi TIK dalam Proses Pembelajaran pada Pondok Pesantren di Lombok... doi.org/10.29408/edumatic.v5i2.4155Faktor Faktor yang Mempengaruhi Integrasi TIK dalam Proses Pembelajaran pada Pondok Pesantren di Lombok doi 10 29408 edumatic v5i2 4155
- Pengaruh Teknologi Dalam Dunia Pendidikan | Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan.... doi.org/10.46781/al-mutharahah.v18i2.303Pengaruh Teknologi Dalam Dunia Pendidikan Al Mutharahah Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan doi 10 46781 al mutharahah v18i2 303
| File size | 299.57 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Faktor pendukung meliputi tersedianya sarana prasarana dan sumber daya manusia yang berkualitas, sementara faktor penghambatnya adalah kurangnya semangatFaktor pendukung meliputi tersedianya sarana prasarana dan sumber daya manusia yang berkualitas, sementara faktor penghambatnya adalah kurangnya semangat
STAI TBHSTAI TBH Model TARBIYAH ini relevan untuk membina karakter religius mahasiswa generasi Z yang multitasking namun rentan disorientasi nilai. Penelitian ini menyimpulkanModel TARBIYAH ini relevan untuk membina karakter religius mahasiswa generasi Z yang multitasking namun rentan disorientasi nilai. Penelitian ini menyimpulkan
STAI TBHSTAI TBH Media wordwall digunakan untuk mendukung pembelajaran interaktif melalui berbagai fitur permainan yang menarik, seperti kuis dan kartu interaktif yangMedia wordwall digunakan untuk mendukung pembelajaran interaktif melalui berbagai fitur permainan yang menarik, seperti kuis dan kartu interaktif yang
STAI TBHSTAI TBH Guru berperan sebagai muallim, murabbi, dan mudarris yang tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas pesertaGuru berperan sebagai muallim, murabbi, dan mudarris yang tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga membentuk karakter dan spiritualitas peserta
STAI TBHSTAI TBH Kurikulum merdeka belajar adalah kurikulum yang dirancang untuk membebaskan dan memberikan banyak ruang untuk guru dan siswa dalam proses pembelajaranKurikulum merdeka belajar adalah kurikulum yang dirancang untuk membebaskan dan memberikan banyak ruang untuk guru dan siswa dalam proses pembelajaran
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Secara keseluruhan, kebijakan Seksi Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama Sidoarjo dalam pengembangan kurikulum madrasah menunjukkan komitmen kuatSecara keseluruhan, kebijakan Seksi Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Agama Sidoarjo dalam pengembangan kurikulum madrasah menunjukkan komitmen kuat
STAI TBHSTAI TBH Strategi yang dilaksanakan oleh Kepala madrasah dalam menanamkan nilai-nilai humanis religius kepada siswa telah membawa dampak atau hasil yang positif,Strategi yang dilaksanakan oleh Kepala madrasah dalam menanamkan nilai-nilai humanis religius kepada siswa telah membawa dampak atau hasil yang positif,
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Di sisi lain, ia juga dapat mendatangkan kelemahan yang dapat disebut sebagai tantangan. Para pakar pendidikan Islam harus mampu memperkirakan beragamDi sisi lain, ia juga dapat mendatangkan kelemahan yang dapat disebut sebagai tantangan. Para pakar pendidikan Islam harus mampu memperkirakan beragam
Useful /
UNUHAUNUHA (b) Moral Loving/Feeling yaitu Tokoh Agama menciptakan lingkungan sosial yang mendukung nilai-nilai Agama seperti mendukung praktik keagamaan. (c) Moral(b) Moral Loving/Feeling yaitu Tokoh Agama menciptakan lingkungan sosial yang mendukung nilai-nilai Agama seperti mendukung praktik keagamaan. (c) Moral
UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggali informasi mendalam melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitianPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggali informasi mendalam melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Ada dua macam sumber dalam penelitian ini yakni sumber primer berupa hasil penelitian. Kedua ialah sumber sekunder, dimana sumber berasal dari sumber-sumberAda dua macam sumber dalam penelitian ini yakni sumber primer berupa hasil penelitian. Kedua ialah sumber sekunder, dimana sumber berasal dari sumber-sumber
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Pada akhir permainan, akan ditemukan peserta yang memiliki kebaikan paling banyak. Permainan ini diharapkan dapat membantu peserta didik dalam memahamiPada akhir permainan, akan ditemukan peserta yang memiliki kebaikan paling banyak. Permainan ini diharapkan dapat membantu peserta didik dalam memahami