UMPOUMPO
Istawa : Jurnal Pendidikan IslamIstawa : Jurnal Pendidikan IslamSalah satu program terbaik yang ditawarkan oleh SMA ABBS Surakarta adalah Program Kelas Tahfidz (TCP). Melalui penerapan model pembelajaran ini, program tersebut berhasil menghasilkan para hafidz yang mampu menyelesaikan sepuluh juz dalam waktu tiga tahun atau lebih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi model pembelajaran Tahfidz Al-Quran di SMA ABBS Surakarta, serta tata cara pelaksanaan metode pembelajaran tersebut. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji pendekatan dan strategi yang digunakan dalam pembelajaran tahfidz, serta mengetahui kelebihan dan kekurangan model pembelajaran tahfidz di SMA ABBS Surakarta. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan informasi dari studi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Model pembelajaran yang digunakan adalah model pembelajaran langsung berdasarkan hasil penelitian. Siswa belajar secara bertahap melalui proses tersebut, dan penerapan model ini membuat mereka lebih mahir dalam menguasai materi. Pendekatan pembelajaran mencakup penentuan tingkatan kemampuan, program ziyadah (bil-gaib), dan program hafalan awal (bin-nadhr).
Model pembelajaran Tahfidz Al-Quran di SMA ABBS Surakarta menggunakan pendekatan pembelajaran langsung yang dilaksanakan secara bertahap, sehingga membantu siswa menjadi lebih terampil dalam menghafal Al-Quran setelah melewati tahap pelatihan membaca.Pembelajaran Tahsin Al-Quran diterapkan dengan model klasikal, di mana siswa diajak meniru secara langsung bacaan guru yang sesuai kaidah tajwid.Proses pembelajaran dilaksanakan dalam dua tahap utama, yaitu pra-hafalan (bi an-nadhr) dan tahap hafalan (bil ghaib), dengan target hafalan 10 juz selama tiga tahun, disertai metode ziyadah, murojaah, tadabbur ayat, dan dauroh Quran untuk memperkuat pemahaman dan retensi.Kelebihan model ini meliputi peningkatan keterampilan membaca, pengawasan langsung, dan pemahaman makna, namun kekurangannya adalah adanya tekanan pada siswa dengan kemampuan rendah serta keterbatasan ruang yang membuat suasana belajar kurang kondusif.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran tahfidz yang disesuaikan dengan kemampuan individu siswa, misalnya dengan merancang sistem hafalan bertahap berdasarkan profil kecepatan belajar masing-masing siswa untuk mengurangi tekanan pada peserta didik yang lambat menghafal. Kedua, perlu dikaji efektivitas pembelajaran tahfidz di luar ruangan atau dalam lingkungan alam terbuka untuk melihat pengaruhnya terhadap motivasi dan konsentrasi siswa, mengingat keterbatasan ruang dalam ruangan membuat suasana belajar menjadi jenuh. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang integrasi metode hafalan mandiri, di mana siswa diberi keleluasaan memilih teknik hafalan yang sesuai dengan gaya belajarnya, seperti menggunakan media digital, lagu, atau asosiasi visual, untuk mengetahui apakah pendekatan otonom dapat meningkatkan kemandirian dan retensi hafalan dibanding metode bimbingan penuh oleh guru.
- Pengembangan Model Pembelajaran Saintifik Berbasis Kearifan Lokal untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia... doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.898Pengembangan Model Pembelajaran Saintifik Berbasis Kearifan Lokal untuk Perkembangan Kognitif Anak Usia doi 10 31004 obsesi v5i2 898
- Tahsin and Tahfidz Learning System at Integrated Islamic Elementary School (SDIT) Insan Madani During... alhayat.or.id/index.php/alhayat/article/view/154Tahsin and Tahfidz Learning System at Integrated Islamic Elementary School SDIT Insan Madani During alhayat index php alhayat article view 154
- PELAKSANAAN PROGRAM TAHFIDZ AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN DAARUL QUR’AN SRAGEN | Bin Auf... doi.org/10.23917/iseedu.v4i2.14345PELAKSANAAN PROGRAM TAHFIDZ AL QURAoAN DI PONDOK PESANTREN DAARUL QURAoAN SRAGEN Bin Auf doi 10 23917 iseedu v4i2 14345
- Pembelajaran PAI Berbasis Daring bagi Guru TK di Kecamatan Mranggen Demak | Anwar | Indonesian Journal... doi.org/10.30659/ijocs.3.2.145-152Pembelajaran PAI Berbasis Daring bagi Guru TK di Kecamatan Mranggen Demak Anwar Indonesian Journal doi 10 30659 ijocs 3 2 145 152
- Manajemen Kurikulum Program Tahfidz Al-Qur’an di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Al-Azhar... ojs.pps-ibrahimy.ac.id/index.php/jpii/article/view/91Manajemen Kurikulum Program Tahfidz Al QurAoan di Pondok Pesantren Salafiyah SyafiAoiyah Al Azhar ojs pps ibrahimy ac index php jpii article view 91
| File size | 198.85 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
IDID Pengabdian kepada masyarakat ini secara signifikan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap sejumlah topik materi edukasi/pelatihan yang diberikanPengabdian kepada masyarakat ini secara signifikan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap sejumlah topik materi edukasi/pelatihan yang diberikan
JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO Selain itu, ada cara yang kurang efektif untuk membangun aplikasi dengan waktu dan kehadiran digital, seperti pengenalan wajah dan GPS. Metode ini rentanSelain itu, ada cara yang kurang efektif untuk membangun aplikasi dengan waktu dan kehadiran digital, seperti pengenalan wajah dan GPS. Metode ini rentan
UMPOUMPO Upaya proaktif sekolah dalam mengatasi tantangan ini menunjukkan potensi untuk meningkatkan efektivitas implementasi kurikulum dan mempersiapkan siswaUpaya proaktif sekolah dalam mengatasi tantangan ini menunjukkan potensi untuk meningkatkan efektivitas implementasi kurikulum dan mempersiapkan siswa
UMPOUMPO Employing a qualitative library research approach, data were drawn from the Quran, classical and contemporary tafsir works, and scholarly literature onEmploying a qualitative library research approach, data were drawn from the Quran, classical and contemporary tafsir works, and scholarly literature on
UWMYUWMY Hasil data yang diperoleh kemudian dianalisis statistik dengan menggunakan Analisa of Varian (ANOVA), apabila terdapat beda nyata maka akan dilakukan ujiHasil data yang diperoleh kemudian dianalisis statistik dengan menggunakan Analisa of Varian (ANOVA), apabila terdapat beda nyata maka akan dilakukan uji
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakanJenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakan
UNISUNIS Artinya, terdapat peningkatan yang signifikan pada keterampilan menulis siswa dengan menggunakan lirik lagu sebagai media dalam keterampilan menulis. BerdasarkanArtinya, terdapat peningkatan yang signifikan pada keterampilan menulis siswa dengan menggunakan lirik lagu sebagai media dalam keterampilan menulis. Berdasarkan
JURNALBKJURNALBK Penelitian ini menggunakan sampel peserta yang diambil dari populasi sebanyak 31 peserta. Pengambilan sampel tidak dilakukan dengan random sampling tetapiPenelitian ini menggunakan sampel peserta yang diambil dari populasi sebanyak 31 peserta. Pengambilan sampel tidak dilakukan dengan random sampling tetapi
Useful /
UnbrahUnbrah Biopsi aspirasi jarum halus (FNAB) sering digunakan sebagai salah satu modalitas diagnosis tuberkulosis kelenjar getah bening untuk menentukan penangananBiopsi aspirasi jarum halus (FNAB) sering digunakan sebagai salah satu modalitas diagnosis tuberkulosis kelenjar getah bening untuk menentukan penanganan
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan (1) potensi pendapatan petani kopi yang bermitra dan tidak bermitra, dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhiTujuan penelitian ini adalah untuk menentukan (1) potensi pendapatan petani kopi yang bermitra dan tidak bermitra, dan (2) faktor-faktor yang mempengaruhi
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli sayuran di pasar modern Kota Palembang.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang memengaruhi keputusan konsumen dalam membeli sayuran di pasar modern Kota Palembang.
UNIKAUNIKA Perencanaan pondasi tiang pancang 30 cm dengan kedalaman 20 meter. Gaya gempa menghasilkan simpangan antar lantai maksimal 40,4 mm, dengan nilai tertinggiPerencanaan pondasi tiang pancang 30 cm dengan kedalaman 20 meter. Gaya gempa menghasilkan simpangan antar lantai maksimal 40,4 mm, dengan nilai tertinggi