UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Bunayya : Jurnal Pendidikan AnakBunayya : Jurnal Pendidikan Anak

Kegiatan kolase dengan bahan alam daun kering adalah kegiatan yang mudah dilakukan. Hal ini memungkinkan jika anak-anak melatih otot tangan menempelkan daun kering pada pola. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperoleh hasil kegiatan kolase dengan bahan alam untuk menstimulasi kemampuan motorik halus anak usia dini. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan mengumpulkan data dan informasi dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek guru-guru di Pocenter tersebut. Dari hasil penelitian yang dilakukan di pocenter kemampuan motorik halus anak usia dini dengan kegiatan kolase dengan bahan alam berjalan dengan baik. Kegiatan ini menjadikan anak-anak aktif dan melakukan sesuai dengan kemampuan anak. Respon dari anak-anak yang ada di Pocenter juga sangat baik, anak-anak antusias saat pelajaran anak dimulai. Kegiatan ini tidak membuat anak-anak merasa bosan dan jenuh, jadi kegiatan bermain kolase dengan bahan alam pada anak usia dini di sekolah Pocenter berjalan dengan maksimal dan dapat menstimulasi kemampuan motorik halus.

Kegiatan bermain kolase dengan bahan alam seperti daun kering terbukti efektif dalam menstimulasi perkembangan motorik halus anak usia dini.Respon anak sangat positif, ditunjukkan dengan antusiasme dan kemandirian selama kegiatan berlangsung.Kegiatan ini berjalan optimal di Pocenter dan mampu meningkatkan koordinasi tangan-mata serta ketelitian anak.

Pertama, perlu dikaji lebih lanjut bagaimana variasi jenis bahan alam selain daun kering, seperti biji-bijian atau ranting kecil, memengaruhi tingkat perkembangan motorik halus anak usia 3-4 tahun. Kedua, penting untuk meneliti efektivitas pendekatan Chilatic satu guru satu anak dalam kegiatan kolase, apakah pendampingan personal ini lebih mendorong konsentrasi dan ketelitian dibanding metode kelompok. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang dampak jangka panjang kegiatan kolase bahan alam terhadap kesiapan belajar anak, seperti kemampuan menulis atau menggambar, untuk melihat apakah stimulasi motorik halus sejak dini berpengaruh pada keterampilan akademik dasar. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan gambaran lebih lengkap tentang potensi media alam dalam pembelajaran holistik, membantu sekolah merancang kegiatan yang lebih terstruktur dan berdampak jangka panjang, serta menguatkan integrasi pendekatan unggulan seperti Chilatic dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, stimulasi motorik halus tidak hanya menjadi aktivitas penting secara fisik, tetapi juga menjadi fondasi bagi perkembangan kognitif dan sosioemosional anak.

  1. Vol. 9 No. 2 (2023): Juli 2023 | Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak. vol bunayya jurnal pendidikan anak... doi.org/10.22373/bunayya.v9i2Vol 9 No 2 2023 Juli 2023 Bunayya Jurnal Pendidikan Anak vol bunayya jurnal pendidikan anak doi 10 22373 bunayya v9i2
  2. KEGIATAN BERMAIN KOLASE MENGGUNAKAN BAHAN ALAM (DAUN KERING) UNTUK MENSTIMULASI ASPEK PERKEMBANGAN MOTORIK... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/bunayya/article/view/20787KEGIATAN BERMAIN KOLASE MENGGUNAKAN BAHAN ALAM DAUN KERING UNTUK MENSTIMULASI ASPEK PERKEMBANGAN MOTORIK jurnal ar raniry ac index php bunayya article view 20787
Read online
File size311.44 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test