AINARAPRESSAINARAPRESS

Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan DasarJurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan Dasar

Penelitian ini merupakan studi kualitatif yang bertujuan mendeskripsikan kecerdasan sosial siswa dalam pembelajaran IPS di kelas V SDN 15 Woja, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 Pasal 5 Ayat 4, warga negara dengan potensi kecerdasan istimewa berhak memperoleh pendidikan khusus, termasuk kecerdasan sosial, emosional, intelektual, dan spiritual. Menurut Daniel Goleman (2016), hanya 20% kesuksesan hidup seseorang ditentukan oleh kecerdasan intelektual, sementara 80% sisanya dipengaruhi oleh kesadaran emosional, kecerdasan sosial, dan spiritual. Suyono (2017) menjelaskan bahwa kecerdasan sosial melibatkan kemampuan memahami dinamika sosial, berinteraksi, dan menilai secara objektif hubungan dengan orang lain. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi dengan teknik analisis berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V SDN 15 Woja mampu menjadi pendengar yang baik, memiliki empati, percaya diri, serta berani menyampaikan gagasan di depan teman-temannya dalam proses pembelajaran IPS.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa kelas V SDN 15 Woja memiliki kecerdasan sosial yang baik, ditunjukkan dengan kemampuan menjadi pendengar yang baik, memiliki rasa empati, dan mampu berpartisipasi aktif dalam pembelajaran IPS.Siswa mampu menempatkan diri sebagai seorang siswa yang berada di sekolah dan berani menyampaikan gagasan di depan teman-temannya.Secara keseluruhan, indikator kecerdasan sosial seperti kesadaran situasional, kemampuan membawa diri, autentisitas, kejelasan, dan empati telah dimiliki oleh siswa kelas V SDN 15 Woja.

Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan pengembangan lebih lanjut mengenai kecerdasan sosial siswa melalui integrasi kegiatan pembelajaran yang lebih variatif dan kontekstual, seperti simulasi peran, diskusi kelompok dengan studi kasus nyata, dan proyek kolaboratif yang melibatkan interaksi sosial yang intensif. Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kecerdasan sosial siswa, termasuk peran keluarga, lingkungan sekolah, dan pengaruh media sosial, untuk merancang intervensi yang lebih efektif. Selain itu, penting untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan kecerdasan sosial siswa, seperti pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis masalah, dan pembelajaran berbasis proyek, serta mengadaptasinya dengan karakteristik dan kebutuhan siswa di SDN 15 Woja dan sekolah dasar lainnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi muda yang cerdas secara emosional dan sosial, serta mampu beradaptasi dengan dinamika masyarakat yang semakin kompleks.

  1. Faktor Penghambat Pembelajaran Membaca Permulaan pada Siswa Sekolah Dasar | Jurnal Evaluasi dan Kajian... doi.org/10.54371/jekas.v1i1.322Faktor Penghambat Pembelajaran Membaca Permulaan pada Siswa Sekolah Dasar Jurnal Evaluasi dan Kajian doi 10 54371 jekas v1i1 322
  2. Peran Guru Sekolah Dasar dalam Pembentukan Karakter Siswa | Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan... journal.ainarapress.org/index.php/jekas/article/view/325Peran Guru Sekolah Dasar dalam Pembentukan Karakter Siswa Jurnal Evaluasi dan Kajian Strategis Pendidikan journal ainarapress index php jekas article view 325
Read online
File size218.25 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test