UKSWUKSW

AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan AnakAUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anak dalam menceritakan kembali isi cerita dengan menggunakan media boneka tangan. Kemampuan anak dalam menceritakan kembali dapat diukur dari seberapa baik mereka dapat mengungkapkan dan menyusun alur cerita yang telah disampaikan oleh guru melalui pengajaran yang didapatkan, serta kemampuan anak ketika menjawab pertanyaan dari guru mengenai apa, siapa, mengapa, dan di mana terkait isi cerita tersebut. Metode penelitian tindakan kelas yang bersifat kolaboratif, jumlah 17 anak dari kelompok B1 yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 9 anak perempuan di TK Negeri Pembina Kecamatan Adipala. Pengumpulan data melalui teknik observasi dan dokumentasi, analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil peningkatan persentase keterampilan berbicara: dari 52,8% pada tahap awal (kategori kurang baik), menjadi 65,6% (kategori cukup), dan meningkat lagi menjadi 88,1% (kategori baik). Langkah-langkah yang diambil untuk meningkatkan keterampilan berbicara meliputi: guru melalukan kegiatan bercerita kepada anak, lalu bertanya jawab tentang cerita, anak melakukan pengulangan cerita, dan diakhiri pemberian motivasi oleh guru agar anak aktif berpartisipasi terkait isi cerita. Melalui penggunaan media boneka tangan ini, guru memberikan pembelajaran yang menyenangkan sehingga anak lebih mudah menangkap informasi dan pengetahuan baru yang diajarkan.

Simpulan dari hasil penelitian, boneka tangan efektif dalam meningkatkan keterampilan bercerita pada anak-anak kelompok B1 di TK Negeri Pembina Kecamatan Adipala.Hal ini terlihat dari peningkatan kemampuan bercerita yang semula berada pada tingkat 52,8% (kategori kurang baik) menjadi 65,6% (kategori cukup), kemudian meningkat lagi 88,1% (kategori baik).Anak-anak semakin aktif berpartisipasi dalam kegiatan bercerita dan dapat memberi jawaban dari guru.Penggunaan media boneka tangan dalam pembelajaran membantu menciptakan proses belajar yang tidak hanya terpusat pada guru, serta memberikan kesempatan berbicara yang lebih luas kepada setiap anak, sehingga mereka menjadi lebih terampil dalam bercerita.Saran berdasarkan hasil penelitian ini adalah sebaiknya boneka tangan yang memikat, dengan memberikan setiap anak satu boneka agar mereka lebih terlibat dan aktif dalam menceritakan kembali isi cerita serta guru dapat memperbaharui metode untuk meningkatkan keterampilan bercerita dengan memanfaatkan media boneka tangan yang karakter-karakternya dapat diubah atau diganti dengan objek nyata.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengembangkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik dengan menggunakan media boneka tangan yang memiliki karakter-karakter yang dapat diubah atau diganti dengan objek nyata. Hal ini dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi anak dalam bercerita. (2) Meneliti efektivitas penggunaan media boneka tangan dalam meningkatkan kemampuan bercerita anak dengan berbagai tema dan subtema yang berbeda. Penelitian ini dapat dilakukan dengan membandingkan hasil antara penggunaan media boneka tangan dengan media lainnya. (3) Menganalisis dampak penggunaan media boneka tangan terhadap perkembangan aspek bahasa anak secara keseluruhan, termasuk kemampuan mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran media boneka tangan dalam pengembangan keterampilan berbahasa anak.

Read online
File size322.17 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test