169169

AWILARASAWILARAS

Terebang Sejak merupakan kesenian tradisional yang masih dipertahankan oleh masyarakat adat Kampung Naga. Dalam permainannya, kesenian ini masih menggunakan alat tradisional dan menjadi salah satu sarana hiburan bagi masyarakat Kampung Naga yang ditampilkan pada acara hajat sasih, memperingati hari besar Islam, dan syukuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kearifan lokal kesenian Terebang Sejak sebagai pembentuk karakteristik masyarakat di Kampung Naga. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenian Terebang Sejak tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga mengandung nilai-nilai kearifan lokal yang berperan penting dalam membentuk karakteristik masyarakat Kampung Naga. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai seperti rasa syukur, kebersamaan, keteladanan, dan kelestarian alam diwariskan dan dipraktikkan secara berkelanjutan. Pelestarian kesenian Terebang Sejak menjadi langkah yang tepat dalam menjaga kearifan lokal serta mempertahankan identitas budaya khas masyarakat Kampung Naga.

Kesenian Terebang Sejak merupakan kesenian tradisional yang diwariskan secara turun-temurun di Kampung Naga dan mengandung nilai-nilai kearifan lokal seperti rasa syukur, kebersamaan, keteladanan, dan kelestarian alam.Nilai-nilai tersebut diwariskan dan dipraktikkan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat setempat.Pelestarian kesenian ini penting sebagai upaya menjaga kearifan lokal dan mempertahankan identitas budaya khas masyarakat Kampung Naga.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang efektivitas kesenian Terebang Sejak dalam pendidikan karakter di sekolah-sekolah dasar di sekitar Kampung Naga, untuk mengevaluasi bagaimana nilai-nilai lokal seperti rasa syukur dan kebersamaan dapat ditanamkan melalui aktivitas seni sejak usia dini. Kedua, sebaiknya dikaji secara mendalam pemanfaatan bahan alami dalam pembuatan alat musik Terebang dari perspektif keberlanjutan lingkungan, termasuk meneliti alternatif bahan ramah lingkungan yang tetap menjaga keaslian bunyi dan makna budayanya. Ketiga, perlu dikembangkan studi tentang transformasi fungsi Terebang Sejak dari media dakwah menjadi media hiburan dalam konteks modernisasi, serta dampaknya terhadap pemahaman generasi muda terhadap nilai religius dan tradisi leluhur, agar dapat dirancang strategi pelestarian yang relevan dengan dinamika zaman tanpa kehilangan esensi budayanya.

Read online
File size299.39 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test