LAMINTANGLAMINTANG

International Journal of Clinical Inventions and Medical Sciences (IJCIMS)International Journal of Clinical Inventions and Medical Sciences (IJCIMS)

Penelitian ini berfokus pada formulasi dan evaluasi nano hydrogel yang mengandung ekstrak daun Chromolaena odorata, menggunakan Carbopol 980 sebagai agen penggel. Chromolaena odorata, yang dikenal karena sifat antimikroba dan anti-inflamasi, secara tradisional digunakan di Asia Tenggara untuk penyembuhan luka. Tujuan utama adalah untuk menentukan konsentrasi optimal Carbopol 980 untuk formulasi nano hydrogel dengan sifat fisik dan kimia yang diinginkan, cocok untuk perawatan luka, terutama di iklim tropis seperti Thailand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 0,5% Carbopol 980 menghasilkan sifat yang paling menguntungkan, dengan ukuran partikel sekitar 412,9 nm, viskositas optimal, dan daya sebar yang tinggi, sehingga cocok untuk aplikasi perban luka. Nano hydrogel menawarkan beberapa keunggulan, seperti pelepasan zat aktif yang terkontrol dan peningkatan pengiriman obat, yang sangat penting untuk penyembuhan luka di daerah tropis. Studi ini menyoroti potensi Chromolaena odorata sebagai bahan yang terjangkau dan efektif dalam produk perawatan luka, memanfaatkan sumber daya lokal dan pengetahuan pengobatan tradisional di Thailand.

Studi ini berhasil memformulasikan dan mengevaluasi nano hydrogel yang mengandung ekstrak daun Chromolaena odorata menggunakan konsentrasi Carbopol 980 yang bervariasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi Carbopol 980 secara signifikan memengaruhi sifat fisik dan kimia dari hydrogel.Konsentrasi 0,5% Carbopol 980 diidentifikasi sebagai konsentrasi optimal, menghasilkan sifat yang paling diinginkan untuk digunakan sebagai perban luka di iklim tropis seperti Thailand.Integrasi ekstrak Chromolaena odorata dalam hydrogel tidak hanya menyediakan solusi perawatan luka alami dan hemat biaya, tetapi juga memanfaatkan sifat antibakteri dan anti-inflamasi yang telah didokumentasikan dengan baik dari tanaman tersebut.Penelitian lebih lanjut harus fokus pada uji klinis untuk lebih memvalidasi efikasi formulasi nano hydrogel ini dalam mengobati berbagai jenis luka.

Berdasarkan temuan ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penting untuk menyelidiki mekanisme pasti bagaimana ekstrak Chromolaena odorata berinteraksi dengan matriks nano hydrogel untuk meningkatkan efektivitas penyembuhan luka. Penelitian ini dapat melibatkan studi in vitro untuk menganalisis pelepasan ekstrak dan pengaruhnya terhadap proliferasi sel dan migrasi sel. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi potensi kombinasi Chromolaena odorata dengan agen penyembuhan luka lain, seperti faktor pertumbuhan atau peptida antimikroba, untuk menciptakan formulasi sinergis yang meningkatkan hasil penyembuhan luka. Terakhir, studi klinis skala besar diperlukan untuk mengevaluasi efikasi dan keamanan nano hydrogel ini pada pasien dengan berbagai jenis luka, termasuk luka kronis seperti ulkus diabetik, untuk memastikan relevansi klinis dan potensi penerapannya dalam praktik perawatan luka sehari-hari. Dengan menggabungkan pendekatan ini, kita dapat lebih memahami potensi penuh nano hydrogel berbasis Chromolaena odorata sebagai solusi inovatif untuk perawatan luka di iklim tropis.

  1. Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care: Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for... doi.org/10.36079/lamintang.ijcims-0601.714Optimized Nano Hydrogels for Tropical Wound Care Integrating Chromolaena odorata and Carbopol 980 for doi 10 36079 lamintang ijcims 0601 714
Read online
File size591.84 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test