UMBUMB

Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS)

Salah satu pupuk organik yang memiliki unsur hara N, P, dan K ketersediaan tinggi adalah pupuk kasgot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kasgot terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian ini dilakukan di green house FKIP Uhamka, Jakarta Timur pada bulan Februari sampai Mei 2023. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan 5 perlakuan dengan masing–masing 5 kali pengulangan dengan faktor yang diamati yaitu terdiri dari kontrol tanpa kasgot (P1), kasgot 25 gr dengan tanah 600 gr (P2), kasgot 50 gr dengan tanah 600 gr (P3), kasgot 75 gr dengan tanah 600 gr (P4), kasgot 100 gr dengan tanah 600 gr (P5). Tahapan penelitian terdiri dari 2 tahapan yaitu tahap 1 persemaian dan tahap 2 sebagai uji coba kasgot pada tanaman. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji one way ANOVA dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT), menunjukkan bahwa pemberian pupuk kasgot terhadap tanaman cabai capsicum frutescens memberikan pengaruh nyata terhadap panjang akar, tinggi tanaman, dan berat basah. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan hasil terbaik pada penelitian ini terdapat pada perlakuan P2 dengan penambahan pupuk kasgot sebanyak 25 gr dengan 600 gr tanah meningkatkan pertumbuhan panjang akar sebanyak 20,60 cm, tinggi tanaman 23,30 cm, berat basah 7,54 gr.

Pupuk organik kasgot memiliki kandungan N dan P yang tinggi sehingga dapat membantu peningkatan unsur hara pada tanaman cabai.Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pupuk kasgot pada pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens) yang menunjukkan bahwa terdapat signifikansi pada panjang akar, tinggi tanaman, berat basah, dan berat kering.Untuk hasil terbaik terdapat pada perlakuan P2 dengan penambahan pupuk kasgot sebanyak 25 gr dengan 600 gr tanah meningkatkan pertumbuhan panjang akar sebanyak 20,60 cm, tinggi tanaman 23,30 cm, berat basah 7,54 gr dan berat kering 1,46 gr.

Penelitian lanjutan dapat memeriksa efek durasi pemupukan kasgot pada kualitas buah cabai rawit, terutama kandungan capsaicin dan nilai gizi. Selanjutnya, studi tentang interaksi antara dosis kasgot dan metode penyemaian (misalnya, penggunaan starter media mikroba) dapat mengoptimalkan pertumbuhan vegetatif. Akhirnya, evaluasi dampak lingkungan dari penggunaan kasgot dalam skala terbuka, termasuk pengaruhnya terhadap mikroflora tanah dan emisi gas rumah kaca, akan menambah pemahaman tentang keberlanjutan penggunaan pupuk organik ini.

  1. PENGARUH PEMUPUKAN ANORGANIK DAN ORGANIK TERHADAP PRODUKSI TANAMAN JAGUNG SEBAGAI SUMBER PAKAN. | ZOOTEC.... ejournal.unsrat.ac.id/index.php/zootek/article/view/982PENGARUH PEMUPUKAN ANORGANIK DAN ORGANIK TERHADAP PRODUKSI TANAMAN JAGUNG SEBAGAI SUMBER PAKAN ZOOTEC ejournal unsrat ac index php zootek article view 982
  2. KECERNAAN PROTEIN DAN ENERGI RANSUM BROILER YANG MENGGUNAKAN TEPUNG MAGGOT (HERMETIA ILLUCENS) SEBAGAI... ejournal.unsrat.ac.id/index.php/zootek/article/view/9314KECERNAAN PROTEIN DAN ENERGI RANSUM BROILER YANG MENGGUNAKAN TEPUNG MAGGOT HERMETIA ILLUCENS SEBAGAI ejournal unsrat ac index php zootek article view 9314
Read online
File size526 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test