STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG

SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenSESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Sinkretisme bukan hanya fenomenologi di gereja tetapi menjadi masalah nyata dan serius. Sinkretisme adalah percampuran antara iman Kristen dengan budaya yang mengakibatkan jemaat kehilangan identitasnya sebagai orang percaya, kepercayaannya kabur dan tidak memiliki kebenaran absolut. Sinkretisme adalah masalah serius dalam kehidupan gereja karena memiliki dampak negatif pada pertumbuhan rohani. Gereja tidak dapat bertumbuh dalam pengenalan yang benar akan Yesus Kristus karena dualisme kepercayaan, sehingga Yesus Kristus bukanlah satu-satunya jalan kebenaran dan kehidupan. Metode yang dipakai dalam penulisan ini adalah kualitatif teologi. Kualitatif adalah metode penelitian yang menekankan pada suatu pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah dengan proses observasi dan wawancara. Melakukan kajian pustaka dan eksposisi ayat-ayat yang berkaitan dengan materi pembahasan. Penelitian ini bersifat deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah ditemukan adanya bahaya sinkretisme terhadap jemaat, yaitu: tidak adanya kebenaran mutlak di dalam Kristus karena adanya dualisme yang mempengaruhi pertumbuhan rohani jemaat.

Sinkretisme menjadi masalah serius bagi gereja karena dapat menyebabkan kaburnya kepercayaan, hilangnya kebenaran mutlak dalam Kristus, dan hambatan pertumbuhan rohani jemaat.Pembauran budaya dan Injil menghasilkan penyembahan politeisme.Kaburnya identitas iman jemaat terjadi akibat dualisme nilai budaya dan ajaran Kristen.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh praktik budaya spesifik (misalnya penggunaan simbol-simbol tradisional dalam ibadah) terhadap munculnya sinkretisme di gereja-gereja lokal. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi cara generasi muda Kristen menyikapi konflik antara nilai budaya dan ajaran Injil dalam konteks modern, termasuk penggunaan teknologi dalam pelayanan ibadah. Studi lebih lanjut juga perlu membandingkan metode pembinaan rohani yang efektif untuk mencegah sinkretisme, seperti program pemuridan berbasis alkitab versus pendekatan kontekstualisasi budaya.

  1. #kajian pustaka#kajian pustaka
  2. #gereja lokal#gereja lokal
Read online
File size581.09 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-17e
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test