JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD

JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: minat peserta didik terhadap pembelajaran dengan modul berbasis inkuiri di masa pandemi, pengaruh modul fisika berbasis inkuiri terhadap hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang diperoleh dengan menggunakan pendekatan kombinasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Tinombo sebanyak 34 orang. Tes hasil belajar yang diperoleh menunjukan bahwa skor rata-rata posttest 16,95 lebih tinggi dari skor rata-rata pretest yaitu 6,71. Uji hipotesis (uji‑t) diperoleh nilai thitung > ttabel pada taraf nyata α = 0,05 Hal ini berarti nilai thitung berada di luar daerah penerimaan H0. Adapun data yang diperoleh dari uji N‑Gain yaitu nilai rata-rata persentase N‑Gain sebesar 0,5 termasuk dalam kriteria sedang karena memenuhi persentase N‑Gain > 0,3. Hasil analisis data kuesioner minat menunjukkan bahwa Presentase minat seluruh peserta didik sebesar 86,42% yang berada pada kategori sangat berminat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa minat peserta didik terhadap pembelajaran sangat baik serta terdapat pengaruh penggunaan modul berbasis inkuiri terhadap hasil belajar.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan modul fisika berbasis inkuiri di masa pandemi menghasilkan peningkatan signifikan pada skor posttest dibandingkan pretest, dengan nilai N‑Gain sebesar 0,5 yang menunjukkan peningkatan sedang.Peserta didik menunjukkan tingkat minat sangat tinggi terhadap pembelajaran menggunakan modul inkuiri, dengan persentase 86,42% berada di kategori sangat berminat.Kesimpulannya, modul fisika berbasis inkuiri secara efektif meningkatkan hasil belajar dan minat peserta didik di masa pandemi.

Mengingat adanya pengaruh positif modul fisika berbasis inkuiri terhadap hasil belajar, peneliti mengusulkan studi lanjutan untuk menilai efektivitas modul ini di kalangan siswa SMP dengan menggunakan pendekatan kuasi‑eksperimental guna mengonfirmasi generalisasi temuan. Selanjutnya, penelitian berikutnya dapat mengeksplorasi peran guru sebagai fasilitator dalam memaksimalkan proses inkuiri, dengan mengukur variabel seperti motivasi intrinsik dan kemandirian belajar, serta membandingkan antara pelaksanaan modul secara daring dan luring. Terakhir, disarankan pengembangan modul inkuiri yang terintegrasi dengan media digital interaktif dan simulasi fisika, diikuti oleh evaluasi secara longitudinal untuk menilai dampak jangka panjang terhadap pemahaman konsep dan keterampilan ilmiah siswa.

Read online
File size670.14 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test