YALAMQAYALAMQA
PESOLAH: Jurnal Pendidikan, Sosial dan HumanioraPESOLAH: Jurnal Pendidikan, Sosial dan HumanioraPenguasaan kosakata merupakan komponen fundamental dalam kemahiran berbahasa Inggris dan berperan penting dalam pengembangan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, dan menulis siswa. Namun, pengajaran kosakata dalam konteks EFL di daerah perdesaan menghadirkan tantangan tersendiri, khususnya di wilayah dengan sumber daya pendidikan yang terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan yang dihadapi guru bahasa Inggris dalam mengajarkan kosakata kepada siswa sekolah menengah pertama di daerah pedesaan Bali Utara, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen yang melibatkan guru bahasa Inggris dari SMP di daerah pedesaan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai tantangan yang saling berkaitan, antara lain keterbatasan sumber daya pembelajaran, rendahnya paparan siswa terhadap bahasa Inggris, kurang memadainya strategi pembelajaran kosakata, serta kendala kontekstual yang terkait dengan lingkungan pendidikan perdesaan. Tantangan-tantangan tersebut secara signifikan memengaruhi efektivitas pengajaran kosakata. Penelitian ini berkontribusi pada pedagogi EFL dengan memberikan wawasan kontekstual yang spesifik serta implikasi pedagogis untuk meningkatkan pengajaran kosakata di pendidikan menengah daerah perdesaan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru bahasa Inggris di sekolah menengah pertama pedesaan di Bali Utara menghadapi berbagai tantangan dalam pengajaran kosakata, termasuk keterbatasan sumber daya, paparan bahasa Inggris yang rendah pada siswa, strategi pembelajaran yang kurang memadai, dan kendala kontekstual.Tantangan-tantangan ini secara signifikan memengaruhi efektivitas pengajaran kosakata.Oleh karena itu, guru didorong untuk mengadopsi strategi pengajaran berbasis konteks, dan pembuat kebijakan harus memberikan dukungan yang lebih besar kepada sekolah-sekolah pedesaan melalui alokasi sumber daya dan program pengembangan profesional guru.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi yang lebih mendalam untuk memahami bagaimana siswa pedesaan memproses dan mengingat kosakata baru, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti gaya belajar dan latar belakang budaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan dan evaluasi model pengajaran kosakata yang inovatif dan sesuai dengan konteks pedesaan, misalnya dengan memanfaatkan teknologi sederhana atau sumber daya lokal. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana dukungan profesional yang berkelanjutan dapat meningkatkan kompetensi guru EFL dalam mengajar kosakata di daerah pedesaan, termasuk pelatihan tentang strategi pembelajaran yang efektif dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia.
| File size | 366.52 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UBUB Proses augmentasi diterapkan untuk meningkatkan jumlah data, sehingga menghasilkan total 3. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kombinasi parameter pelatihanProses augmentasi diterapkan untuk meningkatkan jumlah data, sehingga menghasilkan total 3. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kombinasi parameter pelatihan
IAI TABAHIAI TABAH Van Dijk. Masalah yang dikaji berangkat dari maraknya representasi penyimpangan nilai agama dalam media digital yang sering kali memengaruhi cara masyarakatVan Dijk. Masalah yang dikaji berangkat dari maraknya representasi penyimpangan nilai agama dalam media digital yang sering kali memengaruhi cara masyarakat
UIGMUIGM The research findings showed that lecturers tended to adapt various teaching strategies that integrate communicative approaches, task-based learning, andThe research findings showed that lecturers tended to adapt various teaching strategies that integrate communicative approaches, task-based learning, and
IJCISIJCIS Dengan melakukan proses analisis data menggunakan Exploratory Data Analysis (EDA) dan juga melakukan pembersihan data sehingga proses pemodelan data berjalanDengan melakukan proses analisis data menggunakan Exploratory Data Analysis (EDA) dan juga melakukan pembersihan data sehingga proses pemodelan data berjalan
UNMUNM Peneliti berhasil mengembangkan panduan konseling realitas yang efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa. ValiditasPeneliti berhasil mengembangkan panduan konseling realitas yang efektif dan layak digunakan untuk meningkatkan tanggung jawab belajar siswa. Validitas
UNNUUNNU The result of this activity is that after receiving intervention in the form of health education, students understanding increases as a result of thisThe result of this activity is that after receiving intervention in the form of health education, students understanding increases as a result of this
UMUM Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh blended learning dan gaya belajar visual, auditory, kinestetik (VAK) terhadap keterampilanTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh blended learning dan gaya belajar visual, auditory, kinestetik (VAK) terhadap keterampilan
NEOLECTURANEOLECTURA Penelitian ini akan membahas mengenai tindak pidana Pemerasan dan Pengancaman Melalui Penyebaran Data Pribadi (Analisis Putusan Nomor 438/Pid. Utr). MetodePenelitian ini akan membahas mengenai tindak pidana Pemerasan dan Pengancaman Melalui Penyebaran Data Pribadi (Analisis Putusan Nomor 438/Pid. Utr). Metode
Useful /
STIKBARSTIKBAR Hasil: Analisis menunjukkan bahwa 71% pasien yang mencari perawatan perempuan, dengan penyakit paling sering meliputi diare (32%), demam, pilek, dan batukHasil: Analisis menunjukkan bahwa 71% pasien yang mencari perawatan perempuan, dengan penyakit paling sering meliputi diare (32%), demam, pilek, dan batuk
POLTEKKESDEPKES SBYPOLTEKKESDEPKES SBY Persentase tertinggi implementasi agenda keberlanjutan di kawasan Asia Tenggara adalah limbah (72,3%), energi (63,49%), dan kepemimpinan (52,48%). PersentasePersentase tertinggi implementasi agenda keberlanjutan di kawasan Asia Tenggara adalah limbah (72,3%), energi (63,49%), dan kepemimpinan (52,48%). Persentase
IPBIPB Petani tambak, sebagai aktor kunci dalam implementasi dan pemeliharaan integrasi mangrove, masih meremehkan manfaat mangrove. Banyak dari mereka belumPetani tambak, sebagai aktor kunci dalam implementasi dan pemeliharaan integrasi mangrove, masih meremehkan manfaat mangrove. Banyak dari mereka belum
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Hasil uji t menunjukkan perubahan positif yang terukur, sehingga media tersebut terbukti efektif. Selain pengenalan warna, media ini juga mendukung perkembanganHasil uji t menunjukkan perubahan positif yang terukur, sehingga media tersebut terbukti efektif. Selain pengenalan warna, media ini juga mendukung perkembangan