STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG

Journal of Information TechnologyJournal of Information Technology

Pegawai merupakan sumber daya utama yang dituntut untuk mampu memberikan pelayanan terbaik dan kinerja yang optimal. Pegawai terbaik dapat dinilai dari kinerjanya yang baik, merupakan salah satu aspek yang penting di dalam badan usaha, atau organisasi, atau suatu lembaga. Banyaknya data pegawai atau tenaga kependidikan yang bekerja di lembaga pendidikan besar seperti Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) cukup sulit untuk menentukan dan mengetahui tenaga kependidikan dengan kinerja baik secara objektif, karena tanpa adanya penilaian secara objektif, maka kinerja tenaga kependidikan hanya dapat dinilai dengan cara pandang subjektif. Hal tersebut dapat mempengaruhi kurangnya kinerja tenaga kependidikan dengan baik serta optimal, maka dalam mengatasi masalah tersebut, dalam penelitian ini membangun sistem pendukung keputusan berbasis web untuk memilih dan menilai alternatif tenaga kependidikan yang bekerja di Unjani, diantaranya terdapat atribut atau kriteria yang digunakan terdiri dari kriteria yang dinamis atau dapat ditambahkan dan/atau diubah sesuai dengan kebutuhan. Metode pengambilan keputusan yang digunakan adalah metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process (F-AHP). Hasil dari penelitian ini adalah terwujudnya Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Tenaga Kependidikan dengan metode F-AHP dengan hasil uji akurasi MAE 7.0%, diharapkan dapat mempermudah dalam melakukan penilaian kinerja tenaga kependidikan teladan di Unjani serta mengurangi adanya unsur subjektif dalam penilaian, dimana nilai akurasi tersebut berasal dari penilaian pada sistem yang masih berjalan yang terdapat penilaian bersifat subjektif, sedang pada Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Tenaga Kependidikan sudah menjadi objektif, hanya saja belum dibagi untuk tiap Golongan kerja. Menjadikan data hasil alternatif tidak terpisah antara Golongan satu dengan yang lainnya.

Berdasarkan hasil dari penerapan metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process (F-AHP) dalam sistem ini, nilai bobot kriteria tenaga kependidikan yang tertinggi adalah TK9 setelah dikalkulasikan.Hasil pengujian menggunakan akurasi MAE, sebagai langkah membandingkan kesesuaian antara Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Tenaga Kependidikan dengan sistem perhitungan yang sedang berjalan di Unjani menghasilkan nilai 7,0%.Dimana nilai akurasi tersebut dikarenakan penilaian pada sistem yang masih berjalan terdapat penilaian bersifat subjektif, sedang pada Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Tenaga Kependidikan sudah menjadi objektif, hanya saja belum dibagi untuk tiap Golongan kerja.Menjadikan data hasil alternatif tidak terpisah antara Golongan satu dengan yang lainnya.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, terdapat beberapa ide penelitian yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh faktor-faktor eksternal, seperti lingkungan kerja dan dukungan atasan, terhadap kinerja tenaga kependidikan. Hal ini penting untuk memahami bagaimana faktor-faktor di luar sistem penilaian dapat memengaruhi hasil kinerja. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model F-AHP yang lebih adaptif terhadap perubahan kebutuhan organisasi, misalnya dengan mengintegrasikan data kinerja dari berbagai sumber, seperti survei kepuasan pelanggan dan umpan balik dari rekan kerja. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknik machine learning untuk memprediksi kinerja tenaga kependidikan di masa depan, sehingga dapat membantu dalam perencanaan pengembangan SDM yang lebih efektif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat menghasilkan sistem penilaian kinerja yang lebih komprehensif, adaptif, dan mampu memberikan wawasan yang berharga bagi pengambilan keputusan strategis di bidang manajemen sumber daya manusia.

Read online
File size362.26 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test