AKMICIREBONAKMICIREBON

Jurnal Sains Teknologi Transportasi MaritimJurnal Sains Teknologi Transportasi Maritim

Sistem pendidikan nasional Indonesia bertujuan mengembangkan potensi mahasiswa menjadi warga negara yang beriman, berakhlak mulia, sehat, kompeten, kreatif, mandiri, dan bertanggung jawab. Kerangka pendidikan mencakup kurikulum, metode pengajaran, evaluasi, dan manajemen institusi yang dirancang membentuk karakter serta nilai moral. Meskipun pemerintah telah menetapkan Standar Pendidikan Nasional terkait kualifikasi dan kompetensi pendidik serta tenaga kependidikan, masih terdapat permasalahan dalam pengembangan dan pengelolaannya, sehingga inovasi diperlukan untuk mencapai pendidikan berkualitas holistik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi standar kualifikasi dan kompetensi pendidik di pendidikan vokasi kemaritiman serta memahami standar evaluasi dan supervisi yang diterapkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis literatur dari berbagai regulasi pendidikan tinggi vokasi kemaritiman di Indonesia. Temuan menunjukkan perubahan standar pendidik penting untuk menjaga relevansi menghadapi perkembangan cepat industri maritim, terutama teknologi dan regulasi, namun tantangan meliputi keterbatasan kualifikasi pendidik, standar yang tidak responsif, sistem evaluasi yang tidak efektif, kurangnya pengawasan, akses pelatihan profesional terbatas, serta ketidaksesuaian program. Originalitas penelitian menekankan perlunya pelatihan profesional berkelanjutan bagi pendidik agar lulusan memiliki keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri maritim.

Perubahan standar pendidik dan tenaga kependidikan pada pendidikan vokasi kemaritiman sangat penting agar pendidikan tetap relevan dengan perkembangan industri yang cepat, termasuk teknologi, regulasi, dan praktik operasional.Tantangan utama meliputi kurangnya kualifikasi, kompetensi, infrastruktur ICT, proses evaluasi yang tidak efektif, serta terbatasnya akses pelatihan dan pengembangan profesional, yang menyebabkan kesenjangan antara program pendidikan dan kebutuhan industri.Oleh karena itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan dan pengembangan profesional yang komprehensif guna memastikan pendidik mampu menyampaikan materi terkini dan lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja maritim.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana model evaluasi kinerja pendidik yang adil dan berbasis kompetensi dapat meningkatkan kualitas pengajaran di pendidikan vokasi kemaritiman, dengan menguji efektivitas instrumen penilaian yang melibatkan umpan balik mahasiswa dan industri. Selanjutnya, studi longitudinal tentang dampak program pelatihan profesional berbasis teknologi digital terhadap peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, serta analisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi mereka dalam program tersebut, dapat memberikan insight bagi kebijakan pengembangan sumber daya manusia. Terakhir, penelitian mengenai integrasi kurikulum dengan kebutuhan industri maritim modern, termasuk penggunaan simulasi dan laboratorium virtual, dapat mengidentifikasi strategi optimal untuk menyelaraskan materi pembelajaran dengan perkembangan teknologi dan regulasi terbaru, sehingga menghasilkan lulusan yang siap kerja dan adaptif.

  1. Efforts to Develop the Management of Educator and Educational Personnel Standards in Maritime Vocational... doi.org/10.51578/j.sitektransmar.v7i2.107Efforts to Develop the Management of Educator and Educational Personnel Standards in Maritime Vocational doi 10 51578 j sitektransmar v7i2 107
Read online
File size327.84 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test