UNMUNM

Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and DevelopmentIndonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development

Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran deskriptif Mencontek adalah perilaku berbuat curang demi untuk mendapatkan hasil yang baik tanpa harus berusaha. Perilaku mencontek sudah lumrah terjadi dikalangan pelajar. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran dalam diri siswa dan kurangnya kepercayaan diri terhadap kemampuan yang dimilikinya. Beberapa faktor lain yang mempengaruhi siswa berlaku curang diantaranya adalah tekanan orang tua terhadap dirinya yang menuntut untuk mendapatkan nilai tinggi, serta rasa takut untuk menghadapi kegagalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan guru BK dalam meminimalisir perilaku mencontek di SMAN 1 Plumbon. Pendekatan yang digunakan dalam penilitan ini yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode study kasus. Dalam pengumpulan data, penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Beberapa upaya yang dilakukan oleh guru BK dalam meminimalisir perilaku mencontek pada siswa diantaranya yaitu melakukan bimbingan klasikal mengenai dampak mencontek, kegiatan tersebut bertujuan agar siswa mengetahui dan memahami perihal dampak mencontek.

Penelitian ini menganalisis upaya guru BK di SMAN 1 Plumbon dalam meminimalisir perilaku mencontek, yang disebabkan oleh kurangnya percaya diri, tekanan orang tua, kecemasan, dan pengaruh sosial.Guru BK menerapkan bimbingan kelompok, konseling individual, dan inovasi teknologi berupa aplikasi ujian digital untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang dampak mencontek dan mendorong kejujuran.Secara keseluruhan, peran guru BK sangat vital dalam membentuk karakter siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang jujur melalui pendekatan holistik dan sistematis, termasuk inovasi berkelanjutan, untuk menekan perilaku mencontek.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam efektivitas relatif dari berbagai jenis layanan bimbingan dan konseling yang diterapkan guru BK, seperti bimbingan klasikal, kelompok, dan individual, untuk menekan perilaku mencontek. Studi komparatif mengenai dampak jangka panjang dari masing-masing pendekatan ini terhadap perubahan perilaku siswa dan integritas akademik dapat memberikan wawasan berharga bagi pengembangan program BK yang lebih terfokus dan berkelanjutan. Selain itu, mengingat adanya inovasi teknologi berupa aplikasi ujian digital yang telah menunjukkan hasil positif, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengevaluasi secara komprehensif implementasi aplikasi tersebut. Kajian ini dapat mencakup analisis persepsi siswa dan guru terhadap kemudahan penggunaan, efektivitas fitur keamanan, serta tantangan yang masih ditemukan, seperti upaya siswa mencari celah pelanggaran. Hasil dari penelitian ini dapat menjadi dasar untuk penyempurnaan fitur aplikasi atau pengembangan solusi teknologi baru yang lebih adaptif dan tahan terhadap upaya mencontek di masa depan. Lebih lanjut, penting untuk memperluas fokus penelitian ke faktor-faktor eksternal yang turut memengaruhi perilaku mencontek. Bagaimana peran aktif orang tua dan lingkungan teman sebaya dapat dioptimalkan sebagai bagian dari strategi pencegahan mencontek di sekolah? Penelitian dapat mengeksplorasi pengembangan program kolaborasi sekolah-orang tua atau intervensi berbasis peer-support untuk membangun budaya kejujuran yang lebih kuat di kalangan siswa. Pemahaman yang lebih mendalam tentang interaksi antara faktor internal siswa, intervensi sekolah, dan pengaruh eksternal akan menghasilkan strategi yang lebih holistik dan berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan belajar yang berintegritas.

  1. Upaya Guru BK dalam Meminimalisir Perilaku Mencontek Siswa di SMAN 1 Plumbon | Amaliyyah | Indonesian... ojs.unm.ac.id/ijosc/article/view/61913Upaya Guru BK dalam Meminimalisir Perilaku Mencontek Siswa di SMAN 1 Plumbon Amaliyyah Indonesian ojs unm ac ijosc article view 61913
Read online
File size135.77 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test