UIGMUIGM
Besaung : Jurnal Seni Desain dan BudayaBesaung : Jurnal Seni Desain dan BudayaSebagai kata benda abstrak seni adalah kemampuan kreatif manusia dalam menanggapi alam; kemampuan istimewa dalam mengubah suatu ide menjadi konsep kreatif yang dinyatakan menjadi suatu yang menarik, fungsional atau inspiratif. Seni adalah hasil karya manusia yang dibuat melalui proses pengerjaan yang memerlukan ketrampilan khusus atau luar-biasa. Dalam berkarya seni, kepentingan pribadi bagi si senimannya tentunya berbeda-beda, ini disebabkan oleh kebutuhan hidup dan pemaknaan hidup yang beda-beda pula. Kepentingan pribadi yang beda-beda semacam itu mengakibatkan penikmat seni juga mencari sendiri nilai-nilai pribadinya pada sebuah karya seni, dan hal tersebutlah yang membuat seseorang memiliki apresiasi seni yang berbeda-beda. Salah satu cabang seni murni, yaitu seni grafis dalam kaitannya dengan media ataupun teknik yang dipakai dalam pengungkapan kreatifitas seni grafis seharusnya tidak perlu diperdebatkan, yang utama adalah seni grafis yang me-Indonesia, yang menunjukkan identitas grafis yang dimiliki Indonesia tanpa terpengaruh oleh negara lain. Karya seni grafis selalu lekat dengan teknik dan medium yang digunakan. Sejak seni grafis berkembang di Indonesia, perkembangannya seakan semakin merosot tajam. Seni grafis menjadi cabang seni murni yang konvensional dengan teknik dan mediumnya. Namun lama-lama pemikiran itu mulai hilang dengan adanya karya-karya seni grafis baru yang merespon kekayaan teknik dan medium. disertai oleh pemikiran konsep yang plural. Di dalam penelitian ini, penulis mencoba untuk menelusuri fungsi seni grafis di tengah masyarakat, Khususnya di kota Palembang. Seni grafis sebagai salah satu medium seni rupa memang belum sepopuler seni lukis, patung, dan bahasa rupa lainnya. Seni grafis baru terindentifikasi ketika bersinggungan dengan ranah pendidikan. Padahal seni grafis sudah dikenal di Indonesia sejak 1940-an. Banyak hal yang membuat seni grafis sebagai bahasa rupa kurang memasyarakat. Namun, bukan berarti seni grafis tidak mempunyai nilai lebih dari genre seni rupa lainnya.
Seni grafis masih minim di Sumatera Barat, terutama di Kota Palembang, karena umur seni grafis yang masih tergolong muda, kurangnya ruang apresiasi, dan keterbatasan fasilitas cetak.Kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang teknik serta potensi seni grafis juga menjadi faktor penting dalam menurunkan apresiasi.Untuk meningkatkan apresiasi seni grafis, perlu dilakukan upaya edukasi, penyediaan fasilitas, dan promosi yang lebih intensif.
Bagaimana cara mengoptimalkan peran pendidikan seni di perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam memperkenalkan teknik dan estetika seni grafis kepada generasi muda supaya dapat meningkatkan apresiasi mereka terhadap seni grafis? Sejauh mana kolaborasi antara seniman grafis dan lembaga budaya lokal dapat memperluas akses publik terhadap pameran dan workshop seni grafis, sehingga menciptakan ruang publik yang lebih mendukung perkembangan seni grafis? Apa dampak penggunaan media digital dan platform online dalam mempromosikan karya seni grafis di Sumatera Barat, dan bagaimana strategi pemasaran digital dapat difokuskan agar lebih efektif menjangkau audiens yang lebih luas?.
| File size | 468.78 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian ini dilakukan dua siklus dan tiap siklus dilakukan dua kali pertemuan. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatanPenelitian ini dilakukan dua siklus dan tiap siklus dilakukan dua kali pertemuan. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan
AMIKVETERANAMIKVETERAN Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dengan demikian,Penelitian ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Dengan demikian,
AMIKVETERANAMIKVETERAN Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Sumber data yang peneliti gunakanPenelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus. Sumber data yang peneliti gunakan
AMIKVETERANAMIKVETERAN Data diperolah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapanData diperolah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan
AMIKVETERANAMIKVETERAN Analisis data menggunakan teknik analisis inferensial yang digunakan yakni uji T yang dilakukannya dengan pengolah data statistical package for socialAnalisis data menggunakan teknik analisis inferensial yang digunakan yakni uji T yang dilakukannya dengan pengolah data statistical package for social
UBUB Pelatihan ini dipandu oleh tim PkM bersama Indy Rahmawati, seorang pembawa acara senior dari TVOne. Peserta dibimbing dalam pembuatan video ILM denganPelatihan ini dipandu oleh tim PkM bersama Indy Rahmawati, seorang pembawa acara senior dari TVOne. Peserta dibimbing dalam pembuatan video ILM dengan
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Penelitian dijalankan di TK Kartika 1-7 Padang dengan melakukan di dua kelas, yaitu kelompok eksperimen kelas B1 sebanyak 13 anak serta kelompok kontrolPenelitian dijalankan di TK Kartika 1-7 Padang dengan melakukan di dua kelas, yaitu kelompok eksperimen kelas B1 sebanyak 13 anak serta kelompok kontrol
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan seni anak sebelumTeknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan unjuk kerja. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan seni anak sebelum
Useful /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Non Probability sampling dengan teknik Purposive Sampling dimana teknik ini didasarkan padaPengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Non Probability sampling dengan teknik Purposive Sampling dimana teknik ini didasarkan pada
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Penelitian ini menunjukkan bahwa skor NEWS memiliki kemampuan prediksi yang cukup dalam menentukan outcome pasien trauma kepala. Sebaliknya, skor GCS menunjukkanPenelitian ini menunjukkan bahwa skor NEWS memiliki kemampuan prediksi yang cukup dalam menentukan outcome pasien trauma kepala. Sebaliknya, skor GCS menunjukkan
UIGMUIGM Metode campuran kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk menilai karakteristik masyarakat, kebijakan, dan perilaku wisatawan. Hasilnya menunjukkan bahwaMetode campuran kualitatif dan kuantitatif digunakan untuk menilai karakteristik masyarakat, kebijakan, dan perilaku wisatawan. Hasilnya menunjukkan bahwa
UIGMUIGM Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi masyarakat minangkabau Film Dua Garis Biru memberikan pesan dampak pergaulan bebas yang menghancurnya masa depan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi masyarakat minangkabau Film Dua Garis Biru memberikan pesan dampak pergaulan bebas yang menghancurnya masa depan.