IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO

MA'ALIM: Jurnal Pendidikan IslamMA'ALIM: Jurnal Pendidikan Islam

Pendidikan merupakan salah satu tanggung jawab orang tua kepada anak, karena pendidikan menempati kedudukan penting dalam kehidupan seseorang yang menjadi pendoman dalam kehidupannya, tak terkecuali pada Pendidikan Agama Islam. Agama berperan sebagai batasan dalam seseorang melakukan suatu tindakan, sehingga akan mempengaruhi terbentuknya karakter dan kepribadian sang anak. Demi mencapai pendidikan keluarga yang baik maka orang tua harus siap secara fisik dan psikologis, oleh karena itu hendaknya pasangan suami istri menikah pada usia yang ideal supaya siap secara fisik maupun mental. Kemudian bagaimana Pendidikan Agama Islam pada keluarga pernikahan dini? Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana dengan menggunakan metode kualitatif yaitu dengan mendeskripsikan dalam bentuk kata-kata dengan memahami fenomena yang dialami objek penelitian, yang didapatkan berdasarkan kegiatan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Kemudian dianalisis dalam bentuk uraian deskriptif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam dalam keluarga pernikahan dini di Binangun Bandar Batang diklasifikasikan menjadi dua golongan, yaitu golongan santri dan abangan. Materi yang disampaikan yaitu Al-Quran, akidah, ibadah, dan akhlak. Adapun metode yang digunakan diantaranya Metode keteladanan, pembiasaan, hukuman, internalisasi, kisah, hukman, nasihat dan dialog. Kendala yang di hadapi diantaranya: kurangnya pengetahuan orang tua atau pendidik, kesibukan orang tua, kemajuan teknologi, faktor lingkungan.

Pendidikan Agama Islam dalam keluarga pernikahan dini di Binangun Bandar Batang diklasifikasikan menjadi dua golongan, yaitu golongan santri dan abangan.Materi yang disampaikan meliputi Al-Quran, akidah, ibadah, dan akhlak.Sikap keluarga pernikahan dini dalam mendidik anak sudah baik, dengan dukungan orang tua terhadap pendidikan agama anak.Penelitian ini mengidentifikasi kendala seperti kurangnya pengetahuan orang tua, kesibukan, kemajuan teknologi, dan faktor lingkungan.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi peningkatan pengetahuan agama bagi orang tua yang menikah dini, misalnya melalui program pelatihan atau pendampingan intensif. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas metode pendidikan agama Islam pada keluarga pernikahan dini dengan keluarga yang menikah pada usia ideal, untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat diterapkan. Ketiga, penelitian perlu dilakukan untuk memahami dampak kemajuan teknologi terhadap pendidikan agama Islam dalam keluarga pernikahan dini, termasuk bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu pembelajaran yang efektif dan bagaimana mengatasi potensi dampak negatifnya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam pada keluarga pernikahan dini, sehingga anak-anak yang lahir dari keluarga tersebut dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia.

  1. Pendidikan Agama Islam pada Keluarga Pernikahan Dini di Binangun Bandar Batang | MA'ALIM: Jurnal... doi.org/10.21154/maalim.v5i2.10001Pendidikan Agama Islam pada Keluarga Pernikahan Dini di Binangun Bandar Batang MAALIM Jurnal doi 10 21154 maalim v5i2 10001
Read online
File size313.29 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test