IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO
MA'ALIM: Jurnal Pendidikan IslamMA'ALIM: Jurnal Pendidikan IslamKarakter keagamaan merupakan salah satu sifat penting yang harus dimiliki siswa untuk mencegah degradasi moral dengan meningkatkan kesadaran beragama melalui budaya sekolah di SMAN 2 Ponorogo. Tulisan ini bertujuan untuk, mengidentifikasi budaya sekolah, pengembangan karakter keagamaan melalui budaya sekolah dan dampaknya pada perkembangan karakter religius siswa. Data penelitian kualitatif kasus ini dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan dan dokumentasi cetak dan digital. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian di SMA Negeri 2 Ponorogo bahwa, pembinaan karakter religius siswa dilakukan melalui budaya sekolah yang dilaksanakan secara terprogram yaitu: (1) kegiatan Jumat rutin; (2) literasi agama Islam; (3) khatmil Quran; (4) pelayanan sosial dan santunan anak yatim; (5) shalat Dhuhur berjamaah; (6) shalat Jumat; (7) pondok pesantren Ramadhan. Budaya sekolah dapat mengembangkan karakter keagamaan siswa pada nilai-nilai ketuhanan dan nilai-nilai kemanusiaan. Hal ini berdampak pada kemajuan karakter religius siswa dalam hal, kesadaran dan kemandirian dalam menerapkan nilai-nilai agama baik dari nilai ketuhanan maupun nilai kemanusiaan.
Berdasarkan hasil penelitian tentang pembinaan karakter religius peserta didik melalui budaya sekolah di SMA Negeri 2 Ponorogo, peneliti menyimpulkan bahwa dalam pembinaan karakter religius peserta didik dilaksanakan secara terprogram melalui budaya sekolah.Budaya sekolah membentuk kesadaran dan kemandirian peserta didik dalam menerapkan nilai-nilai religius baik nilai ketuhanan dan nilai kemanusiaan seperti dalam hal praktek fikih ibadah, shalat Dhuha secara mandiri, shalat berjamaah fardhu, tilawah al-Quran, peningkatan spiritual, emosional, dan kepedulian sosial, dalam giat Ramadhan mendidik nilai kedermawanan dan gemar bersedekah.Pembinaan karakter religius di SMAN 2 Ponorogo yang merupakan bentuk kepedulian sosial dimana hal-hal tersebut dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari selama mengikuti pembelajaran di dalam sekolah, di luar sekolah bahkan setelah mereka lulus menjadi alumni dari sekolah.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai efektivitas berbagai program budaya sekolah dalam meningkatkan karakter religius siswa, dengan fokus pada indikator-indikator spesifik seperti perilaku sosial, toleransi, dan kemampuan beradaptasi. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi keberhasilan implementasi budaya sekolah, seperti dukungan dari orang tua, kualitas guru, dan kondisi sosial-ekonomi masyarakat sekitar. Ketiga, penelitian dapat mengkaji bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk memperkaya dan memperluas jangkauan program budaya sekolah, misalnya melalui pengembangan platform digital yang menyediakan konten keagamaan interaktif dan forum diskusi online. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai bagaimana budaya sekolah dapat menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter religius siswa yang berakhlak mulia, berwawasan luas, dan berdaya saing tinggi, sehingga mereka mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.
- Pengaruh Perhatian Orang tua, Budaya Sekolah, dan Teman Sebaya Terhadap Karakter Religius Anak | Jurnal... doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.2051Pengaruh Perhatian Orang tua Budaya Sekolah dan Teman Sebaya Terhadap Karakter Religius Anak Jurnal doi 10 31004 obsesi v6i4 2051
- TATACARA PELAKSANAAN SHALAT BERJAMA’AH BERDASARKAN HADIS NABI | Jurnal Ilmiah Al-Mu'ashirah:... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/almuashirah/article/view/5294TATACARA PELAKSANAAN SHALAT BERJAMAAoAH BERDASARKAN HADIS NABI Jurnal Ilmiah Al Muashirah jurnal ar raniry ac index php almuashirah article view 5294
| File size | 648.92 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
STITMUBASTITMUBA Secara umum, implementasi program ini menunjukkan arah yang positif melalui integrasi ke dalam jadwal pembelajaran formal serta dukungan penuh dari berbagaiSecara umum, implementasi program ini menunjukkan arah yang positif melalui integrasi ke dalam jadwal pembelajaran formal serta dukungan penuh dari berbagai
IDID Era digital menuntut pendampingan MTQ dikembangkan dengan pendekatan adaptif, inovatif, dan visioner. Pemanfaatan teknologi, metode pembelajaran modern,Era digital menuntut pendampingan MTQ dikembangkan dengan pendekatan adaptif, inovatif, dan visioner. Pemanfaatan teknologi, metode pembelajaran modern,
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir Wahbah Zuhaili terhadap QS. An-Nisā ayat 36 menekankan pentingnya pendidikan karakter berlandaskan nilai-nilaiPenelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir Wahbah Zuhaili terhadap QS. An-Nisā ayat 36 menekankan pentingnya pendidikan karakter berlandaskan nilai-nilai
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Dunia kerja di Indonesia semakin kompetitif. Pengetahuan tentang peraturan ketenagakerjaan penting bagi calon tenaga kerja, terutama siswa SMK yang dipersiapkanDunia kerja di Indonesia semakin kompetitif. Pengetahuan tentang peraturan ketenagakerjaan penting bagi calon tenaga kerja, terutama siswa SMK yang dipersiapkan
PPSDPPPSDP Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa yang mengambil mata kuliah PAI, dengan tujuanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa yang mengambil mata kuliah PAI, dengan tujuan
GUMPUBLISHERGUMPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kedua variabel setelah diberikan intervensi pembelajaran tari, dengan peningkatan rata-rataHasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kedua variabel setelah diberikan intervensi pembelajaran tari, dengan peningkatan rata-rata
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN H. Hasyim Asyari dan relevansinya dalam pengembangan Islam berbasis multikultural di Indonesia. Sebagai tokoh ulama dan pendiri Nahdlatul Ulama, K. HasyimH. Hasyim Asyari dan relevansinya dalam pengembangan Islam berbasis multikultural di Indonesia. Sebagai tokoh ulama dan pendiri Nahdlatul Ulama, K. Hasyim
FKPTFKPT Jumlah cluster yang diperoleh adalah 2 cluster dengan jumlah kuadrat menurut cluster 76,0%. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat menjadiJumlah cluster yang diperoleh adalah 2 cluster dengan jumlah kuadrat menurut cluster 76,0%. Dengan dilakukannya penelitian ini diharapkan dapat menjadi
Useful /
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Penelitian ini bersifat deskriptif, komparatif, analitik, yaitu menjelaskan, membandingkan dan menganalisis pemikiran Jean Piaget dan Al-Ghazali secaraPenelitian ini bersifat deskriptif, komparatif, analitik, yaitu menjelaskan, membandingkan dan menganalisis pemikiran Jean Piaget dan Al-Ghazali secara
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Implementasi nilai-nilai ini berpotensi memperkuat karakter lembaga, membentuk budaya kerja yang berakhlak, dan menjawab krisis moral serta disorientasiImplementasi nilai-nilai ini berpotensi memperkuat karakter lembaga, membentuk budaya kerja yang berakhlak, dan menjawab krisis moral serta disorientasi
UIJUIJ Banyak siswa yang berada di kelas 1, 2, 3 bahkan kelas 4 sekolah dasar sebelumnya mengalami kesulitan dalam aktivitas membaca sebelum bergabung denganBanyak siswa yang berada di kelas 1, 2, 3 bahkan kelas 4 sekolah dasar sebelumnya mengalami kesulitan dalam aktivitas membaca sebelum bergabung dengan
STIT BUNTETPESANTRENSTIT BUNTETPESANTREN Tujuan penelitian ini mengkaji lingkungan pendidikan yang ideal dalam kitab nadzom al ala. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review denganTujuan penelitian ini mengkaji lingkungan pendidikan yang ideal dalam kitab nadzom al ala. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review dengan