LP3MKILLP3MKIL

Linggau Jurnal Language Education and LiteratureLinggau Jurnal Language Education and Literature

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Student Team Achevement Division (STAD) terhadap kemampuan menelaah struktur teks fabel siswa kelas VII MTs. Al-Manshuriah Sungai Baung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan eksperimen murni dengan desain control group pretes dan postes. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII MTs. Al-Manshuriah Sungai Baung, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling, sehingga didapat kelas VII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.2 sebagai kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran Student Team Achevement Division (STAD) sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes berbentuk uraian. Pada kelas eksperimen nilai rata-rata pretes adalah 61,74 dan postes 88,26 sedangkan pada kelas kontrol nilai rata-rata pretes adalah 61,60 dan postes 72,20. Berdasarkan uji-t untuk postes pada taraf signifikan α = 0,05 didapat thitung 4,13 dan ttabel = 2,03. Karena thitung > ttabel, maka diperoleh simpulan bahwa model pembelajaran Student Team Achevement Division (STAD) efektif menelaah struktur teks fabel siswa kelas VII MTs. Al-Manshuriah Sungai Baung.

Berdasarkan hasil analisis data penelitian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STAD secara signifikan efektif terhadap kemampuan menelaah struktur teks fabel siswa kelas VII MTS Al-Manshuriah Sungai Baung.Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan uji T yang menunjukkan nilai thitung lebih besar dari ttabel, yang mengindikasikan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan siswa setelah penerapan model STAD.Dengan demikian, model pembelajaran STAD dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menelaah struktur teks fabel.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model STAD dengan model pembelajaran kooperatif lainnya, seperti Jigsaw atau Numbered Heads Together, untuk mengidentifikasi model yang paling optimal dalam meningkatkan kemampuan menelaah struktur teks fabel. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan siswa dari berbagai tingkat kelas dan latar belakang kemampuan untuk menguji generalisasi efektivitas model STAD. Ketiga, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model STAD, seperti peran guru, karakteristik siswa, dan lingkungan belajar, untuk memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif bagi praktisi pendidikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan model pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan bahasa dan sastra di Indonesia.

Read online
File size535.3 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test