LP3MKILLP3MKIL

Linggau Jurnal Language Education and LiteratureLinggau Jurnal Language Education and Literature

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa modul yang dapat digunakan siswa kelas X SMA Xaverius Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan metode *research and development* dengan mengadaptasi model pengembangan Jolly & Bolitho dan Dick, Carey & Carey. Untuk memperoleh informasi kelayakan bahan ajar, dilakukan validasi oleh para ahli dan uji lapangan terbatas. Validasi dilakukan terhadap kelayakan materi, kebasaan, penyajian, dan kegrafikaan oleh 3 orang dosen ahli. Data dalam uji lapangan diperoleh melalui tes tertulis. Subjek dalam uji lapangan terbatas terdiri dari 25 siswa kelas X SMA Xaverius Lubuklinggau. Berdasarkan analisis hasil validasi ahli, bahan ajar berbentuk modul Mari Menulis Pantun yang dikembangkan dapat dikategorikan baik atau layak. Hasil tes menulis pantun memperlihatkan peningkatan rata-rata dari 66,88 menjadi 80,76 (selisih 13,88). Dengan demikian, modul Mari Menulis Pantun hasil pengembangan memberikan efek potensial dalam meningkatkan kemampuan siswa menulis pantun dan layak digunakan di SMA Xaverius Lubuklinggau.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa dan guru membutuhkan bahan ajar yang lengkap, mencakup materi, contoh pantun, contoh rima, langkah-langkah menulis pantun, latihan, kunci jawaban, dan rubrik penilaian.Prototipe bahan ajar berupa modul telah dikembangkan dengan komponen-komponen yang relevan.Bahan ajar tersebut dinyatakan baik dan layak digunakan di SMA Xaverius Lubuklinggau berdasarkan hasil validasi ahli.Selain itu, modul ini berpotensi meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis pantun, sebagaimana dibuktikan dengan peningkatan nilai rata-rata dari 66,88 menjadi 80,76.

Berdasarkan hasil penelitian ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan modul menulis pantun yang lebih interaktif dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti aplikasi atau platform pembelajaran daring, untuk meningkatkan motivasi dan kemudahan akses siswa. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas modul ini pada populasi siswa yang lebih luas dan beragam, termasuk siswa dengan gaya belajar yang berbeda, guna memastikan generalisasi hasil penelitian. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi integrasi modul menulis pantun dengan pendekatan pembelajaran berbasis proyek, di mana siswa ditantang untuk menciptakan karya pantun yang relevan dengan isu-isu sosial atau budaya lokal, sehingga dapat meningkatkan kreativitas dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya dalam pengembangan keterampilan menulis pantun di kalangan siswa SMA.

Read online
File size904.35 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test