UMPPUMPP

Batik-MU : Jurnal Pengabdian MasyarakatBatik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Penyakit Tidak Menular (PTM) masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama pada kelompok lanjut usia. Rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan rutin serta keterbatasan akses layanan kesehatan menyebabkan keterlambatan deteksi dini PTM dan masalah kesehatan jiwa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya lansia, melalui pelaksanaan skrining PTM dan kesehatan jiwa berbasis Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) dan program IMSAKA Care. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif melalui kegiatan skrining kesehatan yang mencakup pemeriksaan antropometri, tekanan darah, gula darah sewaktu, asam urat, serta skrining kesehatan jiwa menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scales (DASS-42). Hasil kegiatan menunjukkan lebih dari 50% peserta mengalami hipertensi pada skrining awal, namun terjadi peningkatan proporsi peserta dengan tekanan darah normal setelah intervensi senam hipertensi. Pemeriksaan gula darah dan asam urat masih menunjukkan adanya peserta dengan nilai di atas batas normal. Hasil skrining kesehatan jiwa menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kategori normal, dengan sebagian kecil mengalami kecemasan dan stres ringan hingga sedang. Kegiatan ini membuktikan bahwa skrining dan edukasi kesehatan berbasis komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, deteksi dini, serta upaya pencegahan PTM dan masalah kesehatan jiwa.

Kegiatan GERMAS dan IMSAKA Care di Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan menunjukkan bahwa Penyakit Tidak Menular masih menjadi permasalahan kesehatan yang dominan pada kelompok lanjut usia.Hasil skrining kesehatan fisik menunjukkan tingginya prevalensi hipertensi serta masih ditemukannya peserta dengan kadar gula darah dan asam urat di atas normal.Intervensi berupa edukasi kesehatan dan senam hipertensi memberikan dampak positif terhadap perubahan tekanan darah peserta.Sementara itu, hasil penilaian kesehatan jiwa menggunakan kuesioner DASS-42 menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori normal, meskipun masih terdapat sebagian kecil lansia dengan tingkat kecemasan dan stres ringan hingga sedang.Temuan ini menegaskan pentingnya skrining kesehatan fisik dan mental secara terpadu sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan PTM di masyarakat.

Untuk meningkatkan efektivitas program GERMAS dan IMSAKA Care, perlu dilakukan kolaborasi lintas sektor dengan fasilitas pelayanan kesehatan setempat. Tindak lanjut bagi peserta berisiko juga harus menjadi prioritas. Edukasi kesehatan perlu ditingkatkan, khususnya terkait pengelolaan hipertensi, diabetes melitus, dan kesehatan jiwa, agar perubahan perilaku hidup sehat dapat dipertahankan. Pelibatan masyarakat yang lebih luas serta evaluasi jangka panjang disarankan guna meningkatkan dampak program dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.

Read online
File size427.79 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test