UMPPUMPP

Batik-MU : Jurnal Pengabdian MasyarakatBatik-MU : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas individu di masa depan. Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi masa krusial untuk pencegahan stunting, terutama melalui pemenuhan gizi seimbang pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini. Metode yang digunakan meliputi promosi kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dilaksanakan pada 1 Agustus 2025 di Kelurahan Tirto RW 03, Kecamatan Pekalongan Barat, dengan peserta sebanyak 7 ibu hamil dan kader kesehatan. Media edukasi yang digunakan mencakup presentasi PowerPoint, leaflet, proyektor serta demonstrasi penyusunan menu bergizi sesuai kebutuhan ibu hamil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari peserta, yang sebelumnya memiliki pengetahuan terbatas tentang gizi seimbang dan stunting. Pemaparan materi mencakup pengertian gizi, zat gizi yang diperlukan selama kehamilan, cara pengolahan makanan yang benar, ciri ibu hamil berisiko, dan peran keluarga dalam pencegahan stunting. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah perlunya edukasi gizi seimbang yang dilakukan secara berkelanjutan, pendampingan intensif oleh tenaga kesehatan, serta pemanfaatan bahan pangan lokal untuk mencegah stunting sejak dini.

Pelaksanaan edukasi gizi seimbang pada ibu hamil di Kelurahan Tirto RW 03 dan RW 04 diharapkan dapat dilanjutkan secara berkala agar pengetahuan yang diperoleh dapat terus dipertahankan dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.Ibu hamil dianjurkan untuk menerapkan prinsip gizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang terjangkau, serta tidak terpengaruh oleh mitos atau pantangan makanan yang tidak berdasar secara ilmiah.Tenaga kesehatan perlu memberikan pendampingan intensif dan melakukan monitoring status gizi ibu hamil, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan, guna mencegah risiko stunting sejak dini.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efektivitas edukasi gizi seimbang dalam mencegah stunting. Selain itu, perlu dipertimbangkan strategi-strategi inovatif dalam penyampaian materi edukasi, seperti penggunaan teknologi atau media interaktif, agar lebih menarik dan efektif bagi ibu hamil. Selain itu, penelitian dapat fokus pada peran keluarga dalam mendukung praktik gizi seimbang selama kehamilan, serta strategi-strategi praktis untuk merancang menu harian yang bergizi seimbang dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang terjangkau. Dengan demikian, edukasi gizi seimbang dapat diterapkan secara berkelanjutan dan efektif, sehingga dapat menurunkan angka stunting dan mendukung program pemerintah dalam menghasilkan generasi yang sehat dan berkualitas.

  1. Penyuluhan Pembuatan Serbuk Jamu Beras Kencur Pada Ibu-Ibu Rw.03 Desa Sumub Lor Sragi Pekalongan | KOMUNITA:... doi.org/10.60004/KOMUNITA.V4I1.114Penyuluhan Pembuatan Serbuk Jamu Beras Kencur Pada Ibu Ibu Rw 03 Desa Sumub Lor Sragi Pekalongan KOMUNITA doi 10 60004 KOMUNITA V4I1 114
Read online
File size449.23 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test