UNMUHUNMUH
The Indonesian Journal of Health ScienceThe Indonesian Journal of Health ScienceStunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang kompleks, terutama di wilayah pesisir yang rentan terhadap keterbatasan akses pendidikan, ekonomi, dan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor sosial dan perilaku yang berkontribusi terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah pesisir. Faktor sosial yang diteliti meliputi tingkat pendidikan ibu, pekerjaan orang tua, dan jumlah anak. Faktor perilaku yang diteliti meliputi praktik pemberian ASI eksklusif, pemberian MPASI, dan inisiasi menyusui dini. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 240 ibu dengan balita dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah anak >3 (OR=4,26) dan pemberian MPASI yang tidak adekuat (OR=3,97) merupakan prediktor paling kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa stunting pada balita tidak hanya disebabkan oleh kondisi biologis, tetapi sangat dipengaruhi oleh faktor sosial dan perilaku pengasuhan. Intervensi stunting di wilayah pesisir perlu difokuskan pada edukasi ibu tentang praktik pemberian makan yang tepat dan penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas.
Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor sosial dan perilaku seperti tingkat pendidikan ibu, pekerjaan orang tua, jumlah anak dalam keluarga, serta praktik pemberian ASI dan MPASI terbukti berhubungan signifikan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah pesisir.Oleh karena itu, upaya pencegahan stunting perlu difokuskan pada edukasi gizi dan pengasuhan ibu, peningkatan akses informasi kesehatan, serta penguatan program keluarga berencana di komunitas pesisir.Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan praktik pengasuhan yang tepat guna mencegah stunting pada balita.Selain itu, diperlukan dukungan ekonomi bagi keluarga di wilayah pesisir untuk memastikan ketersediaan pangan bergizi bagi anak-anak mereka.
Berdasarkan temuan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai persepsi dan praktik pengasuhan pada masyarakat pesisir, khususnya terkait pemberian ASI dan MPASI. Hal ini penting untuk memahami faktor-faktor kontekstual yang memengaruhi perilaku pengasuhan. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk mengidentifikasi dampak jangka panjang dari faktor sosial dan perilaku terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita di wilayah pesisir. Penelitian ini dapat membantu dalam merancang intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Ketiga, penelitian intervensi dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program edukasi gizi dan praktik pengasuhan yang tepat dalam mengurangi prevalensi stunting pada balita di wilayah pesisir. Program intervensi ini sebaiknya melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, dan kader kesehatan, untuk memastikan keberlanjutan program.
- Motivation of Health Cadres in Stunting Prevention | JMDH. motivation health cadres stunting prevention... dovepress.com/factors-affecting-the-knowledge-and-motivation-of-health-cadres-in-stu-peer-reviewed-fulltext-article-JMDHMotivation of Health Cadres in Stunting Prevention JMDH motivation health cadres stunting prevention dovepress factors affecting the knowledge and motivation of health cadres in stu peer reviewed fulltext article JMDH
- RRH: Rural and Remote Health article: 7082 - Determinants of socioeconomic and rural–urban disparities... rrh.org.au/journal/article/7082RRH Rural and Remote Health article 7082 Determinants of socioeconomic and ruralAeurban disparities rrh au journal article 7082
- Risk factors associated with childhood stunting in Indonesia: A systematic review and meta-analysis|Airiti... doi.org/10.6133/apjcn.202306_32(2).0001Risk factors associated with childhood stunting in Indonesia A systematic review and meta analysisuAiriti doi 10 6133 apjcn 202306 32 2 0001
| File size | 310.09 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ITSCIENCEITSCIENCE Auditor memiliki peran krusial dalam memastikan kualitas laporan keuangan yang disajikan oleh entitas. Namun, dalam praktiknya, masih sering ditemukanAuditor memiliki peran krusial dalam memastikan kualitas laporan keuangan yang disajikan oleh entitas. Namun, dalam praktiknya, masih sering ditemukan
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Ada hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0. 038) dan sikap (p=0. 020) dengan penggunaan IUD. Ibu dengan pengetahuan kurang 3 kali lebih mungkin tidakAda hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0. 038) dan sikap (p=0. 020) dengan penggunaan IUD. Ibu dengan pengetahuan kurang 3 kali lebih mungkin tidak
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimasi asuhan nifas dini melalui integrasi personal hygiene dan perawatan luka perineum dalam mencegahTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimasi asuhan nifas dini melalui integrasi personal hygiene dan perawatan luka perineum dalam mencegah
UNMUHUNMUH Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif non-farmakologis untuk manajemen nyeri pada populasi petani karena dapat dengan mudah dilakukanIntervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif non-farmakologis untuk manajemen nyeri pada populasi petani karena dapat dengan mudah dilakukan
UNMUHUNMUH Analisis bivariat menunjukkan tidak ada perbedaan peran keluarga di kedua wilayah dalam mencegah masalah psikososial. Sebagian besar peran keluarga diAnalisis bivariat menunjukkan tidak ada perbedaan peran keluarga di kedua wilayah dalam mencegah masalah psikososial. Sebagian besar peran keluarga di
JQWHJQWH Kondisi psikologis ibu setelah melahirkan sering mengalami gangguan, yang akan berpengaruh pada percepatan pengeluaran ASI. Masalah ini bisa terjadi karenaKondisi psikologis ibu setelah melahirkan sering mengalami gangguan, yang akan berpengaruh pada percepatan pengeluaran ASI. Masalah ini bisa terjadi karena
JQWHJQWH Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup, yaitu 25 responden (56,8%), sebagian besar responden memiliki persepsi negatif,Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup, yaitu 25 responden (56,8%), sebagian besar responden memiliki persepsi negatif,
JQWHJQWH Sampel dipilih menggunakan purposive sampling, sehingga didapatkan 48 responden yang terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok diskusi, kelompok penyuluhan,Sampel dipilih menggunakan purposive sampling, sehingga didapatkan 48 responden yang terbagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok diskusi, kelompok penyuluhan,
Useful /
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Usia di bawah 20 tahun dan di atas 35 tahun, paritas tinggi, dan ibu yang bekerja memiliki risiko lebih tinggi mengalami emesis gravidarum. DisarankanUsia di bawah 20 tahun dan di atas 35 tahun, paritas tinggi, dan ibu yang bekerja memiliki risiko lebih tinggi mengalami emesis gravidarum. Disarankan
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Terdapat benjolan payudara kiri yang tidak nyeri namun semakin membesar. Pada pemeriksaan fisik didapatkan massa padat mammae kiri dengan diameter sekitarTerdapat benjolan payudara kiri yang tidak nyeri namun semakin membesar. Pada pemeriksaan fisik didapatkan massa padat mammae kiri dengan diameter sekitar
JQWHJQWH Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari pendidikan kesehatan dengan metode Peer Group terhadap pengetahuan dan sikap remajaHasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari pendidikan kesehatan dengan metode Peer Group terhadap pengetahuan dan sikap remaja
JQWHJQWH Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan ibu, pekerjaan ibu, dan kinerja kader posyandu. Penelitian ini menggunakan pendekatanTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengetahuan ibu, pekerjaan ibu, dan kinerja kader posyandu. Penelitian ini menggunakan pendekatan