UMPPUMPP
Batik-MU : Jurnal Pengabdian MasyarakatBatik-MU : Jurnal Pengabdian MasyarakatKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu-ibu Aisyiyah Wiradesa mengenai keamanan penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) melalui pelatihan dan edukasi interaktif. Permasalahan utama adalah rendahnya pemahaman masyarakat terkait jenis, fungsi, dosis, serta dampak kesehatan dari penggunaan BTP yang tidak sesuai standar. Kegiatan dilaksanakan pada 2 November 2025 di TK ABA Gumawang dan diikuti oleh 35 anggota Aisyiyah. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi identifikasi BTP pada produk pangan, diskusi kelompok, serta pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan skor pre-test rata‑rata 52,8 ± 8,6 meningkat menjadi 84,6 ± 7,2 pada post-test (p < 0,001). Kemampuan peserta membaca label pangan meningkat dari 45 % menjadi 82 %, dan kemampuan mengenali BTP legal maupun ilegal meningkat dari 49 % menjadi 88 %. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan dan edukasi interaktif efektif dalam meningkatkan literasi pangan masyarakat, khususnya terkait keamanan penggunaan BTP, dan berpotensi menjadi model edukasi berkelanjutan di komunitas Aisyiyah maupun kelompok masyarakat lainnya.
Pelatihan interaktif terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, terutama dalam membaca label pangan, mengenali BTP legal dan ilegal, serta memahami regulasi terkait batas aman penggunaan BTP.Peningkatan pengetahuan bersifat signifikan secara kuantitatif maupun kualitatif, menegaskan metode edukasi interaktif sebagai model pembelajaran yang dapat meningkatkan literasi pangan di tingkat komunitas.Diperlukan pelaksanaan rutin, pengembangan materi interaktif, dan monitoring penerapan perilaku pemilihan pangan aman di keluarga peserta.
Berikut adalah tiga arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: pertama, evaluasi jangka panjang mengenai dampak pelatihan interaktif terhadap perilaku dan pilihan makanan anggota komunitas Aisyiyah, sehingga dapat diukur efektivitas program dalam jangka panjang; kedua, pengembangan modul edukasi berbasis media digital—seperti video interaktif atau aplikasi mobile—yang dapat memperluas jangkauan dan keterlibatan peserta di luar lingkungan fisik; ketiga, studi komparatif antara metode pelatihan interaktif dengan pendekatan tradisional (ceramah pasif) dalam meningkatkan literasi pangan, agar dapat menentukan pendekatan paling efisien dan hemat biaya untuk implementasi skala besar di daerah-daerah lain.
| File size | 745.24 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVERSITASMULIAUNIVERSITASMULIA Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode fermentasi secara signifikan memengaruhi kualitas cuka. Fermentasi tanpa starter menghasilkan produk yang tidakHasil penelitian menunjukkan bahwa metode fermentasi secara signifikan memengaruhi kualitas cuka. Fermentasi tanpa starter menghasilkan produk yang tidak
UMSUMS Peningkatan tersebut terlihat pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan praktik dalam pengelolaan TOGA, produksi olahan herbal, serta penguatan kelembagaanPeningkatan tersebut terlihat pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan praktik dalam pengelolaan TOGA, produksi olahan herbal, serta penguatan kelembagaan
STIALANSTIALAN Makalah ini tidak menggunakan teknik deskriptif untuk menggambarkan keunggulan program diplomasi dan kinerja kementerian luar negeri dalam menjalankanMakalah ini tidak menggunakan teknik deskriptif untuk menggambarkan keunggulan program diplomasi dan kinerja kementerian luar negeri dalam menjalankan
UNWAHAUNWAHA Program pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan Service Learning (SL), yang menekankan keterlibatan aktifProgram pengabdian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan Service Learning (SL), yang menekankan keterlibatan aktif
UMSUUMSU Penelitian ini menegaskan bahwa pengolahan pangan berbasis kolaborasi dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.Penelitian ini menegaskan bahwa pengolahan pangan berbasis kolaborasi dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
ABDIMASABDIMAS The conclusion of this study shows that a participatory approach in training and mentoring programs is essential to ensure the relevance and effectivenessThe conclusion of this study shows that a participatory approach in training and mentoring programs is essential to ensure the relevance and effectiveness
ABDIMASABDIMAS Namun, setiap teknologi juga memiliki kekurangan, sehingga diperlukan pemahaman dan sinergi dari semua pihak untuk mengatasi tantangan terkait penggunaannya.Namun, setiap teknologi juga memiliki kekurangan, sehingga diperlukan pemahaman dan sinergi dari semua pihak untuk mengatasi tantangan terkait penggunaannya.
MERCUBAKTIJAYAMERCUBAKTIJAYA Secara keseluruhan, kegiatan pengabmas ini memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya melakukanSecara keseluruhan, kegiatan pengabmas ini memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat, terutama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya melakukan
Useful /
UMPPUMPP Kegiatan ini dilakukan dengan kegiatan utama deteksi dini pada kelompok rentan, pemeriksaan sederhana yang meliputi gula darah, asam urat, dan tekananKegiatan ini dilakukan dengan kegiatan utama deteksi dini pada kelompok rentan, pemeriksaan sederhana yang meliputi gula darah, asam urat, dan tekanan
UMPPUMPP Pengujian Black Box memastikan semua fitur berjalan sesuai kebutuhan pengguna, menjadikan solusi ini efektif dalam meningkatkan produktivitas dan keamananPengujian Black Box memastikan semua fitur berjalan sesuai kebutuhan pengguna, menjadikan solusi ini efektif dalam meningkatkan produktivitas dan keamanan
UNIPASUNIPAS Tulisan ini mengangkat dua permasalahan utama: pertama, konsep, urgensi, jenis, dan pengembangan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah; kedua, bagaimanaTulisan ini mengangkat dua permasalahan utama: pertama, konsep, urgensi, jenis, dan pengembangan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah; kedua, bagaimana
IAESCOREIAESCORE Pada tingkat signifikansi 0,05, terdapat perbedaan yang signifikan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dalam kualitas sidik jari ibu jari kiri datarPada tingkat signifikansi 0,05, terdapat perbedaan yang signifikan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan dalam kualitas sidik jari ibu jari kiri datar