LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA
Masyarakat Mandiri dan BerdayaMasyarakat Mandiri dan BerdayaDiketahui kepesertaan BPJS di Desa Tunggur Kecamatan Lambeyan Kabupaten Magetan sebesar 70% dan penerapan Aplikasi Mobile JKN hanya 60%. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan informasi tentang penggunaan Aplikasi Mobile JKN. Peserta kegiatan masyarakat sebanyak 21 orang. Metode pengabdian masyarakat ialah identifikasi masalah dengan survei lapangan dan wawancara, mengajukan proposal persetujuan, pelaksanaan kegiatan dimulai dengan perkenalan dari tim, pemberian materi yang interaktif dilanjutkan diskusi dan tanya jawab kepada peserta. Hasil penyuluhan penggunaan Aplikasi Mobile JKN berupa poster sederhana diberikan kepada peserta pengabdian masyarakat. Poster berisi tentang cara pendaftaran dan fungsi menu pada Aplikasi Mobile JKN. Penyuluhan penggunaan Aplikasi Mobile JKN dapat memberikan kemudahan akses dalam mendaftarkan pengobatan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kegiatan pengabdian masyarakat dapat bermanfaat untuk semua masyarakat Desa Tunggur Kecamatan Lambeyan Kabupaten Magetan, terutama bagi yang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan dapat menerapkan penggunaan Aplikasi Mobile JKN dengan lebih baik yaitu memberikan kemudahan untuk mendaftar pengobatan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Berdasarkan latar belakang mengenai rendahnya pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi aplikasi ini oleh masyarakat, seperti tingkat literasi digital dan ketersediaan akses internet. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi edukasi yang lebih menarik dan mudah dipahami, serta strategi sosialisasi yang lebih efektif untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Terakhir, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan dan penggunaan Aplikasi Mobile JKN secara berkelanjutan, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
- Analisis Pemanfaatan Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Untuk Meningkatkan Pelayanan BPJS... doi.org/10.46576/jbc.v8i2.4219Analisis Pemanfaatan Aplikasi Mobile Jaminan Kesehatan Nasional JKN Untuk Meningkatkan Pelayanan BPJS doi 10 46576 jbc v8i2 4219
- Penyebaran Informasi Kesehatan Mengenai Penggunaan Mobile JKN Pada Remaja Di Kota Semarang | ENGAGEMENT:... doi.org/10.58355/engagement.v2i3.31Penyebaran Informasi Kesehatan Mengenai Penggunaan Mobile JKN Pada Remaja Di Kota Semarang ENGAGEMENT doi 10 58355 engagement v2i3 31
- Strategi dan Praksis Pengabdian Masyarakat IPB University dalam Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) | Action... doi.org/10.46799/arl.v8i7.444Strategi dan Praksis Pengabdian Masyarakat IPB University dalam Pembangunan Berkelanjutan SDGs Action doi 10 46799 arl v8i7 444
- EDUKASI PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN DALAM UPAYA MEMUDAHKAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN (BPJS KESEHATAN)... doi.org/10.31102/darmabakti.2023.4.1.25-31EDUKASI PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE JKN DALAM UPAYA MEMUDAHKAN AKSES PELAYANAN KESEHATAN BPJS KESEHATAN doi 10 31102 darmabakti 2023 4 1 25 31
| File size | 335.26 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNBINUNBIN Selama ini, pengawasan konvensional melalui observasi manual dinilai kurang efektif karena keterbatasan manusia dalam memantau seluruh area secara berkelanjutan.Selama ini, pengawasan konvensional melalui observasi manual dinilai kurang efektif karena keterbatasan manusia dalam memantau seluruh area secara berkelanjutan.
STAIN TDMSTAIN TDM Fenomena ini menunjukkan kesenjangan antara teori kontrak ijarah ala al-amal, yang menekankan keadilan, keseimbangan hak dan kewajiban, serta perlindunganFenomena ini menunjukkan kesenjangan antara teori kontrak ijarah ala al-amal, yang menekankan keadilan, keseimbangan hak dan kewajiban, serta perlindungan
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Hasil pre-test menunjukkan hanya 30,4% siswa memiliki pengetahuan baik, sedangkan hasil post-test meningkat menjadi 93%. Selain itu, 84% siswa berkomitmenHasil pre-test menunjukkan hanya 30,4% siswa memiliki pengetahuan baik, sedangkan hasil post-test meningkat menjadi 93%. Selain itu, 84% siswa berkomitmen
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi aktif masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga), dalamPenelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan partisipasi aktif masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga), dalam
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta serta pendekatan edukasi yang kreatif dan berkelanjutan diperlukan untuk menekan angka penularanKolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta serta pendekatan edukasi yang kreatif dan berkelanjutan diperlukan untuk menekan angka penularan
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Permasalahan tidur pada bayi sering kali berkaitan dengan rendahnya pengetahuan ibu mengenai teknik dan manfaat pijat bayi sebagai salah satu metode non‑farmakologisPermasalahan tidur pada bayi sering kali berkaitan dengan rendahnya pengetahuan ibu mengenai teknik dan manfaat pijat bayi sebagai salah satu metode non‑farmakologis
BSIBSI Metode pelatihan meliputi ceramah dengan role play, diskusi, dan evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikanMetode pelatihan meliputi ceramah dengan role play, diskusi, dan evaluasi melalui kuesioner pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi penyuluhan, dengan tujuan memberikan pemahaman masyarakat mengenai definisi umum perilaku hidup sehat dan bersih,Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi penyuluhan, dengan tujuan memberikan pemahaman masyarakat mengenai definisi umum perilaku hidup sehat dan bersih,
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Selain itu, fasilitas K3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya keselamatan siswa dan merupakan prediktor yang lebih dominan. Terakhir, kepemimpinanSelain itu, fasilitas K3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya keselamatan siswa dan merupakan prediktor yang lebih dominan. Terakhir, kepemimpinan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Namun, aspek pengawasan dan supervisi akademik masih memerlukan penguatan dalam hal frekuensi kunjungan kelas agar proses evaluasi instruksional menjadiNamun, aspek pengawasan dan supervisi akademik masih memerlukan penguatan dalam hal frekuensi kunjungan kelas agar proses evaluasi instruksional menjadi
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Hasil pre‑post menunjukkan peningkatan pengetahuan baik dan cukup serta penurunan pengetahuan kurang, sehingga terjadi perubahan positif dalam pemahamanHasil pre‑post menunjukkan peningkatan pengetahuan baik dan cukup serta penurunan pengetahuan kurang, sehingga terjadi perubahan positif dalam pemahaman
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Kebangkitan modernitas yang tak terelakkan menyebabkan ulama kehilangan perannya dan tidak lagi otonom. Meski demikian, sebagai cara baru untuk mempertahankanKebangkitan modernitas yang tak terelakkan menyebabkan ulama kehilangan perannya dan tidak lagi otonom. Meski demikian, sebagai cara baru untuk mempertahankan