STKIP PESSELSTKIP PESSEL
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahJurnal Kepemimpinan dan Pengurusan SekolahPenelitian ini dilatarbelakangi oleh urgensi penguatan budaya keselamatan di lingkungan sekolah sebagai respons terhadap tantangan pendidikan di era pascapandemi. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan keselamatan kepala sekolah dan sarana prasarana Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sekolah terhadap budaya keselamatan siswa. Desain kuantitatif eksplanatori diterapkan dengan melibatkan 100 siswa sebagai sampel yang dipilih melalui teknik simple random sampling dari populasi sebanyak 455 siswa pada sebuah SMP di Kota Sungai Penuh, Indonesia. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang tervalidasi, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan keselamatan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya keselamatan siswa (β = 0,311, p = 0,006). Sarana prasarana K3 sekolah juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (β = 0,389, p = 0,002), dengan kontribusi yang lebih besar dibandingkan variabel kepemimpinan. Secara simultan, kedua prediktor berpengaruh signifikan terhadap budaya keselamatan siswa (F = 102,4, p < 0,001) dengan daya penjelas sebesar 68,1% (R2 = 0,681). Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang adaptif dan ketersediaan fasilitas keselamatan yang memadai merupakan determinan kritis dalam membangun budaya keselamatan sekolah yang berkelanjutan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya keselamatan siswa SMP 8 Kota Sungai Penuh, yang tercermin melalui keteladanan, komunikasi visi keselamatan, dan motivasi adaptasi pasca pandemi COVID-19.Selain itu, fasilitas K3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap budaya keselamatan siswa dan merupakan prediktor yang lebih dominan.Terakhir, kepemimpinan kepala sekolah dan fasilitas K3 secara simultan berpengaruh signifikan terhadap budaya keselamatan siswa, menjelaskan 68,1% variasi budaya keselamatan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi variabel mediasi yang menjelaskan hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah, fasilitas K3, dan budaya keselamatan, seperti persepsi risiko atau iklim keselamatan. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali secara mendalam bagaimana siswa dan guru menginterpretasikan dan menginternalisasi nilai-nilai keselamatan di sekolah. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi yang komprehensif untuk meningkatkan budaya keselamatan di sekolah, dengan mempertimbangkan peran kepemimpinan, fasilitas, dan partisipasi aktif seluruh warga sekolah. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, sehat, dan kondusif bagi seluruh peserta didik. Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi budaya keselamatan secara lebih mendalam, sekolah dapat merumuskan strategi yang lebih efektif untuk mencegah kecelakaan dan meningkatkan kesadaran keselamatan di kalangan siswa dan guru, sehingga menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman bagi semua.
- TINJAUAN LITERATUR: KESELAMATAN & KESEHATAN KERJA SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI | Jurnal Ekonomi Trisakti.... doi.org/10.25105/jet.v3i2.16910TINJAUAN LITERATUR KESELAMATAN KESEHATAN KERJA SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI Jurnal Ekonomi Trisakti doi 10 25105 jet v3i2 16910
- PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN IKLIM KESELAMATAN TERHADAP KEPATUHAN APD PADA PEKERJA KONSTRUKSI... doi.org/10.31004/prepotif.v9i3.51303PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN IKLIM KESELAMATAN TERHADAP KEPATUHAN APD PADA PEKERJA KONSTRUKSI doi 10 31004 prepotif v9i3 51303
| File size | 368.24 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Faktor penyebabnya meliputi kemampuan intelektual siswa yang berbeda, kurangnya minat belajar, manajemen waktu yang kurang tepat, serta minimnya variasiFaktor penyebabnya meliputi kemampuan intelektual siswa yang berbeda, kurangnya minat belajar, manajemen waktu yang kurang tepat, serta minimnya variasi
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Berbagai pendekatan gaya mengajar, seperti gaya interaktif, diskusi, dan ceramah, memiliki dampak yang berbeda terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.Berbagai pendekatan gaya mengajar, seperti gaya interaktif, diskusi, dan ceramah, memiliki dampak yang berbeda terhadap motivasi dan hasil belajar siswa.
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Implikasi penelitian ini menekankan peran penting konselor sekolah dalam mengembangkan layanan konseling inovatif yang berbasis pendekatan kognitif-perilakuImplikasi penelitian ini menekankan peran penting konselor sekolah dalam mengembangkan layanan konseling inovatif yang berbasis pendekatan kognitif-perilaku
UNESAUNESA Penelitian ini dilakukan di SMP Wijaya Putra Surabaya. Subjek penelitian ini adalah ahli media, ahli materi, guru IPS dan peserta didik SMP Wijaya Putra.Penelitian ini dilakukan di SMP Wijaya Putra Surabaya. Subjek penelitian ini adalah ahli media, ahli materi, guru IPS dan peserta didik SMP Wijaya Putra.
STAI ALISTAI ALI Peningkatan ini juga ditunjukkan dengan diberlakukannya salat Ashar berjamaah sebelum pembelajaran di TPQ. Secara keseluruhan, pendampingan ini berdampakPeningkatan ini juga ditunjukkan dengan diberlakukannya salat Ashar berjamaah sebelum pembelajaran di TPQ. Secara keseluruhan, pendampingan ini berdampak
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Kedua sistem pendidikan juga menempatkan guru sebagai fasilitator dan mendorong dialog serta pendekatan partisipatif dalam proses pembelajaran. Oleh karenaKedua sistem pendidikan juga menempatkan guru sebagai fasilitator dan mendorong dialog serta pendekatan partisipatif dalam proses pembelajaran. Oleh karena
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Aplikasi ini memungkinkan peserta PROLANIS memperoleh materi edukasi kesehatan yang diberikan oleh dokter. Aplikasi SIMPELPRO juga memberikan alternatifAplikasi ini memungkinkan peserta PROLANIS memperoleh materi edukasi kesehatan yang diberikan oleh dokter. Aplikasi SIMPELPRO juga memberikan alternatif
IDID Kegiatan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari lidah buaya memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Jurug Boyolali.melalui penyuluhan,Kegiatan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari lidah buaya memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat Desa Jurug Boyolali.melalui penyuluhan,
Useful /
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Hasil menunjukkan bahwa buku cerita memenuhi standar validitas tinggi dalam hal konten (4,2), desain media (4,0), dan bahasa (4,0). Penilaian kepraktisanHasil menunjukkan bahwa buku cerita memenuhi standar validitas tinggi dalam hal konten (4,2), desain media (4,0), dan bahasa (4,0). Penilaian kepraktisan
DINASTIRESDINASTIRES Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama hakim mengeluarkan putusan NO adalah ketidakpenuhan syarat kedudukan hukum, ketidaklengkapan objek gugatan,Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama hakim mengeluarkan putusan NO adalah ketidakpenuhan syarat kedudukan hukum, ketidaklengkapan objek gugatan,
IDID Diagnosa keperawatan merupakan bagian vital dalam menentukan asuhan keperawatan yang sesuai untuk membantu klien mencapai kesehatan yang optimal. Namun,Diagnosa keperawatan merupakan bagian vital dalam menentukan asuhan keperawatan yang sesuai untuk membantu klien mencapai kesehatan yang optimal. Namun,
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO Pengukuran stress pada orangtua menggunakan adaptasi dari PSS (Perceived Stress Scale) yang dikembangkan oleh Cohen dan Williamson (1988) untuk mengukurPengukuran stress pada orangtua menggunakan adaptasi dari PSS (Perceived Stress Scale) yang dikembangkan oleh Cohen dan Williamson (1988) untuk mengukur