JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU

Journal of General Education and HumanitiesJournal of General Education and Humanities

Banyak siswa sekolah dasar mampu membaca teks dengan lancar, tetapi kesulitan menyusun narasi yang koheren dengan urutan yang jelas dan hubungan sebab akibat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mengevaluasi buku cerita bergambar tanpa teks yang berbasis budaya untuk meningkatkan keterampilan menyusun narasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan desain Research and Development (R&D) dengan model Plomp, yang terdiri dari tahap investigasi awal, desain, realisasi, pengujian, dan implementasi. Produk dikembangkan berdasarkan ilmu ethnosains pesisir Cirebon dan diuji melalui uji coba terbatas dengan 30 siswa kelas 2, kemudian diimplementasikan dengan 200 siswa dari 10 sekolah dasar negeri di Cirebon, Indonesia. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, kuesioner kepraktisan, penilaian pra-tes dan pascates, serta observasi kelas. Hasil menunjukkan bahwa buku cerita memenuhi standar validitas tinggi dalam hal konten (4,2), desain media (4,0), dan bahasa (4,0). Penilaian kepraktisan dari guru (4,7) dan siswa (4,1) menunjukkan respons pengguna yang positif. Temuan kuantitatif mengungkapkan peningkatan signifikan dalam keterampilan menyusun narasi siswa, dengan ukuran efek yang besar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi penguatan visual dengan konten yang relevan secara budaya secara efektif memperkuat kemampuan siswa dalam mengorganisir dan mengekspresikan narasi. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literasi visual dan pedagogi responsif budaya dalam pendidikan sekolah dasar.

Penelitian ini menunjukkan bahwa buku cerita bergambar tanpa teks yang berbasis budaya dapat mendukung keterampilan menyusun narasi siswa sekolah dasar dengan mengintegrasikan penguatan visual dan konteks lokal yang bermakna.Temuan menunjukkan bahwa penggabungan urutan visual dengan relevansi sosial budaya memperkuat kemampuan siswa dalam mengorganisir peristiwa secara logis, membangun hubungan sebab akibat, dan mengekspresikan narasi yang koheren.Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada literasi visual dan pedagogi responsif budaya dengan menegaskan bahwa kompetensi naratif berkembang melalui interaksi antara gambar, bahasa, dan dialog sosial.Secara praktis, penelitian ini menyediakan model instruksional alternatif untuk pembelajaran literasi kelas rendah yang selaras dengan kurikulum Merdeka Belajar.Namun, penelitian ini terbatas pada konteks regional tertentu dan implementasi jangka pendek, yang menunjukkan kebutuhan untuk investigasi yang lebih luas dan longitudinal.Penelitian selanjutnya harus mengeksplorasi adaptasi lintas budaya, format digital, dan dampak jangka panjang pada keterampilan literasi yang lebih luas.Secara keseluruhan, mengintegrasikan cerita visual yang terbenam dalam budaya ke dalam pendidikan sekolah dasar menawarkan manfaat akademik dan sosial dengan meningkatkan literasi sambil memperkuat identitas budaya siswa.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi longitudinal yang lebih luas untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penggunaan buku cerita bergambar tanpa teks yang berbasis budaya pada keterampilan literasi siswa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk menyesuaikan pendekatan ini dengan konteks budaya yang berbeda, serta mengeksplorasi format digital dan interaksi sosial yang lebih luas dalam proses pembelajaran. Penelitian juga dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak buku cerita ini pada keterampilan literasi yang lebih luas, seperti pemahaman bacaan dan kemampuan menulis narasi. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi lebih lanjut pada pengembangan literasi visual dan pedagogi responsif budaya dalam pendidikan sekolah dasar.

  1. A Systematic Review of Wordless Picture Book Interventions for Supporting Young Learners’ Second... doi.org/10.56303/selec.v1i1.412A Systematic Review of Wordless Picture Book Interventions for Supporting Young LearnersAo Second doi 10 56303 selec v1i1 412
  2. PENGEMBANGAN BOOKLET KAJIAN STRUKTUR POPULASI TUMBUHAN MENTEGA (Diospyros blancoi) DI KAWASAN DESA SUNGAI... doi.org/10.24127/bioedukasi.v16i2.11438PENGEMBANGAN BOOKLET KAJIAN STRUKTUR POPULASI TUMBUHAN MENTEGA Diospyros blancoi DI KAWASAN DESA SUNGAI doi 10 24127 bioedukasi v16i2 11438
  3. The Role of Non-Text Picture Story Books in Enhancing Narrative Structuring Skills of Elementary School... journal-gehu.com/index.php/gehu/article/view/1219The Role of Non Text Picture Story Books in Enhancing Narrative Structuring Skills of Elementary School journal gehu index php gehu article view 1219
  4. Development of audio-visual learning media integrating character education in chemistry learning to facilitate... doi.org/10.1088/1742-6596/1968/1/012007Development of audio visual learning media integrating character education in chemistry learning to facilitate doi 10 1088 1742 6596 1968 1 012007
Read online
File size315.37 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test