UNWAHAUNWAHA

EDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan TeknologiEDUSCOPE: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran, dan Teknologi

Pegagan atau Centella asiatica merupakan salah satu tanaman liar yang termasuk ke dalam famili Apiceace dan belum mengalami domestikasi. Tanaman yang dinobatkan sebagai tanaman obat sejak tahun 1884 ini, memiliki zat farmakologi yang baik untuk digunakan dalam kosmetik dan pengobatan. Tingginya permintaan tanaman Centella asiatica membuat petani tanaman kesulitan memenuhi permintaan tanaman. Pertumbuhan tanaman Centella asiatica dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi gen dan hormon, sedangkan faktor eksternal berupa suhu dan cuaca. Penelitian ini membandingkan pertumbuhan tanaman Centella asiatica hormon sintetik dan hormon alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Centella asiatica yang mendapatkan penambahan hormon sintetik 0,002 ppm berpengaruh terhadap peningkatan tinggi batang, lebar daun, jumlah daun, dan warna daun. Sedangkan pada tanaman Centella asiatica dengan penambahan hormon alami (air kelapa 20 ml) dan kontrol (air) tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada kenaikan tinggi batang, lebar daun, jumlah daun, warna daun. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa tanaman Centella asiatica dengan penambahan hormon sintetik lebih baik daripada tanaman Centella asiatica dengan penambahan hormon alami maupun tanpa hormon.

Penelitian ini menunjukkan bahwa tanaman Centella asiatica yang diberi penambahan hormon sintetik menunjukkan hasil pertumbuhan yang baik dari segi tinggi batang, lebar daun, jumlah daun, dan warna daun yang stabil.Sementara itu, tanaman yang diberi hormon alami atau tanpa hormon menunjukkan hasil yang kurang optimal.Hasil ini mengindikasikan bahwa penambahan hormon dari luar tanaman (eksogen) berperan penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman Centella asiatica agar dapat memenuhi permintaan pasar.

Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji efektivitas berbagai konsentrasi hormon sintetik terhadap pertumbuhan Centella asiatica, dengan tujuan menemukan konsentrasi optimal yang dapat memaksimalkan hasil panen. Selain itu, studi komparatif perlu dilakukan untuk membandingkan efisiensi biaya antara penggunaan hormon sintetik dan hormon alami dalam budidaya Centella asiatica, mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan dampak lingkungan. Terakhir, penelitian mengenai interaksi antara jenis hormon (sintetik dan alami) dengan faktor lingkungan seperti intensitas cahaya dan jenis tanah dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana mengoptimalkan pertumbuhan Centella asiatica di berbagai kondisi geografis dan iklim, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman secara berkelanjutan.

  1. Respons Pembentukan Kalus Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urb.) dengan Penambahan Naphtalene Acetic... doi.org/10.24002/biota.v5i3.3232Respons Pembentukan Kalus Daun Pegagan Centella asiatica L Urb dengan Penambahan Naphtalene Acetic doi 10 24002 biota v5i3 3232
  2. Bioactive Compound Analysis and Antioxidant Activity Test on Ethanol Extract of Gotu Kola Leaves (Centella... journal.formosapublisher.org/index.php/fjst/article/view/8166Bioactive Compound Analysis and Antioxidant Activity Test on Ethanol Extract of Gotu Kola Leaves Centella journal formosapublisher index php fjst article view 8166
  3. KARAKTERISASI STOMATA DAUN PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urban.) PADA KETINGGIAN WILAYAH BERBEDA DI... doi.org/10.30598/jmsvol2issue1pp1-7KARAKTERISASI STOMATA DAUN PEGAGAN Centella asiatica L Urban PADA KETINGGIAN WILAYAH BERBEDA DI doi 10 30598 jmsvol2issue1pp1 7
Read online
File size560.63 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test