UNSIMARUNSIMAR
AgropetAgropetPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh naungan dan beberapa media tanam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada. Penelitian ini menggunakan rancangan split plot design dengan 3 kali ulangan. Perlakuan terdiri dari 2 petak utama dan 6 anak petak. Petak utama adalah naungan yang terdiri dari dua taraf yaitu N1 (0% naungan) dan N2 (50% naungan). Anak petak adalah media tumbuh yang terdiri dari enam taraf yaitu M0 (tanah), M1 (tanah pasir 1:1), M2 (tanah arang sekam 1:1), M3 (tanah pupuk kandang ayam 1:1), M4 (Tanah pupuk kandang kambing 1:1), M5 (Tanah pupuk kandang sapi 1:1). Parameter yang diamati adalah suhu dan kelembaban, tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun, berat basah tanaman, berat basah tajuk, berat basah akar, berat kering tanaman, berat kering tajuk, dan berat kering akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi 0% naungan dan media tanam pupuk kandang ayam berpengaruh signifikan terhadap semua komponen produksi tanaman.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa kombinasi antara tanpa naungan (0%) dan penggunaan pupuk kandang ayam merupakan perlakuan terbaik untuk meningkatkan produksi tanaman selada di Desa Lanto Jaya, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.Kombinasi ini memberikan hasil yang optimal dibandingkan dengan kombinasi perlakuan lainnya dalam penelitian.Oleh karena itu, disarankan bagi petani di wilayah tersebut untuk mempertimbangkan penggunaan kombinasi ini dalam budidaya selada guna meningkatkan hasil produksi.
Untuk penelitian lanjutan, penting untuk memahami lebih dalam mekanisme bagaimana kombinasi tanpa naungan dan pupuk kandang ayam dapat meningkatkan hasil selada. Penelitian dapat difokuskan pada analisis kandungan nutrisi spesifik dalam pupuk kandang ayam dan bagaimana nutrisi tersebut mempengaruhi pertumbuhan serta metabolisme tanaman selada pada kondisi tanpa naungan. Selain itu, perlu juga dipertimbangkan faktor-faktor lingkungan mikro seperti suhu tanah dan kelembaban di sekitar akar, serta bagaimana faktor-faktor ini berinteraksi dengan perlakuan tanpa naungan dan pupuk kandang ayam. Studi yang membandingkan efektivitas berbagai jenis pupuk organik lainnya, seperti kompos atau pupuk hijau, dalam meningkatkan hasil selada pada kondisi tanpa naungan juga akan memberikan informasi yang berharga. Dengan memahami lebih mendalam interaksi antara jenis pupuk, kondisi lingkungan, dan respons fisiologis tanaman, kita dapat mengembangkan praktik budidaya selada yang lebih efisien dan berkelanjutan.
| File size | 402.66 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Berdasarkan data yang dianalisis menggunakan uji statistik ANOVA, ditemukan bahwa kelompok e-learning mencapai keterlibatan belajar dan hasil ujian akhirBerdasarkan data yang dianalisis menggunakan uji statistik ANOVA, ditemukan bahwa kelompok e-learning mencapai keterlibatan belajar dan hasil ujian akhir
APTKLHIAPTKLHI Kultur semi-kontinu selama 30 hari menghasilkan biomassa kering rata-rata 1,2 g/L/hari dengan kandungan lipid 26 %. Biodiesel yang dihasilkan memenuhiKultur semi-kontinu selama 30 hari menghasilkan biomassa kering rata-rata 1,2 g/L/hari dengan kandungan lipid 26 %. Biodiesel yang dihasilkan memenuhi
APTKLHIAPTKLHI Model Problem Based Learning berbasis etnosains efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA. Penerapan etnosains membuatModel Problem Based Learning berbasis etnosains efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA. Penerapan etnosains membuat
APTKLHIAPTKLHI Pemangku kepentingan kunci yang memegang peran dominan adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup KabupatenPemangku kepentingan kunci yang memegang peran dominan adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten
APTKLHIAPTKLHI Hasil menunjukkan adanya korelasi positif signifikan antara penggunaan sistem informasi ERP dengan peningkatan efisiensi produksi hingga 28%. Namun, ditemukanHasil menunjukkan adanya korelasi positif signifikan antara penggunaan sistem informasi ERP dengan peningkatan efisiensi produksi hingga 28%. Namun, ditemukan
APTKLHIAPTKLHI Populasi spesies ini telah menurun akibat hilangnya habitat dan kebakaran hutan. Memprediksi distribusi potensial spesies ini adalah prioritas pentingPopulasi spesies ini telah menurun akibat hilangnya habitat dan kebakaran hutan. Memprediksi distribusi potensial spesies ini adalah prioritas penting
UNHASUNHAS Namun, potensi besar tersebut tidak terlepas dari permasalahan hukum, khususnya perkebunan kelapa sawit ilegal, yang diperparah oleh tumpang tindihnyaNamun, potensi besar tersebut tidak terlepas dari permasalahan hukum, khususnya perkebunan kelapa sawit ilegal, yang diperparah oleh tumpang tindihnya
UNSUNS Studi ini akan membahas aturan kausalitas dalam asuransi maritim. Lebih khusus, artikel ini telah meneliti dampak perkembangan aturan kausalitas dalamStudi ini akan membahas aturan kausalitas dalam asuransi maritim. Lebih khusus, artikel ini telah meneliti dampak perkembangan aturan kausalitas dalam
Useful /
IPBIPB Kualitas produksi rumah walet memengaruhi keberlanjutan ekspor sarang burung walet (SBN). Provinsi Banten merupakan produsen SBN berkualitas tinggi. AnalisisKualitas produksi rumah walet memengaruhi keberlanjutan ekspor sarang burung walet (SBN). Provinsi Banten merupakan produsen SBN berkualitas tinggi. Analisis
IPBIPB Penelitian ini menunjukkan interaksi kompleks antara perubahan tutupan lahan dan dinamika keberlanjutan di Kabupaten Cianjur antara 2011–2021. PenurunanPenelitian ini menunjukkan interaksi kompleks antara perubahan tutupan lahan dan dinamika keberlanjutan di Kabupaten Cianjur antara 2011–2021. Penurunan
IPBIPB CLD yang diperbarui juga menyoroti risiko potensial seperti jenuhnya pasar dan degradasi lingkungan, yang menekankan perlunya kebijakan adaptif. StudiCLD yang diperbarui juga menyoroti risiko potensial seperti jenuhnya pasar dan degradasi lingkungan, yang menekankan perlunya kebijakan adaptif. Studi
UIIIUIII Secondly, most Islamic preachers, mosque administrators, and religious leaders ignored scientists advice on appropriate COVID-19 health protocols. Finally,Secondly, most Islamic preachers, mosque administrators, and religious leaders ignored scientists advice on appropriate COVID-19 health protocols. Finally,