ALMISHBAHALMISHBAH

Al-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan KomunikasiAl-Mishbah: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi

Pamali masih digunakan dalam kehidupan masyarakat Urang Banjar. Namun, di sisi lain, Pamali seringkali dikaitkan dengan kepercayaan takhayul dan kepercayaan hanya kepada hal-hal gaib. Sehingga banyak yang menganggap bahwa pamali merupakan tindakan politeisme. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa tidak semua Pamali mengarah pada tindakan politeisme dan kepercayaan takhayul, tetapi terdapat beberapa bait dalam pamali yang juga mengandung nilai-nilai dakwah. Data yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari studi kepustakaan. Data yang terkumpul akan dianalisis secara semiotik dengan teknik interpretatif. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tinjauan pustaka dengan mencari referensi teoritis yang relevan dengan kasus atau masalah yang ditemukan. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa terdapat beberapa nilai-nilai dakwah yang terkandung dalam tradisi lisan pamali, yaitu nilai-nilai syariah dan moral. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pamali tidak semuanya berkaitan dengan takhayul atau politeisme. Karena itu, terdapat banyak tradisi sastra lisan lain yang dianggap tabu dan bahkan syirik selain Banjar pamali meskipun terdapat nilai-nilai dakwah di dalamnya.

Penelitian ini membuktikan bahwa Banjar Pamali, yang sering dianggap tabu dan terkait dengan takhayul, mengandung nilai-nilai dakwah yang terkait dengan ajaran Islam.Nilai-nilai dakwah tersebut meliputi nilai syariah (perintah sholat, larangan boros, anjuran bersedekah, larangan mendekati zina, adab jual beli) dan nilai moral (adab makan dan minum, menghormati orang tua, mendidik anak sesuai syariat Islam).Penelitian ini diharapkan dapat dilanjutkan dengan riset yang lebih mendalam terkait nilai dakwah dalam Banjar Pamali untuk melengkapi kajian ini.

Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam bagaimana nilai-nilai dakwah dalam Pamali Banjar ini diinternalisasi dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Banjar modern. Selain itu, studi komparatif antara Pamali Banjar dengan tradisi serupa di daerah lain di Indonesia atau bahkan di negara-negara dengan budaya Melayu dapat memberikan wawasan yang lebih luas mengenai peran tradisi lokal dalam penyebaran nilai-nilai agama. Penelitian kualitatif dengan metode etnografi juga dapat dilakukan untuk memahami narasi dan interpretasi masyarakat Banjar terhadap Pamali, serta bagaimana mereka mengadaptasi dan melestarikannya di tengah perubahan sosial dan budaya yang pesat. Apakah ada perbedaan pemahaman dan praktik Pamali antar generasi, dan bagaimana upaya yang dilakukan untuk mentransmisikan nilai-nilai ini kepada generasi muda? Studi juga dapat difokuskan pada efektivitas pamali sebagai media dakwah lokal, dan bagaimana pesan-pesan moral dan agama disampaikan melalui pantangan-pantangan tersebut dapat mempengaruhi perilaku dan pandangan masyarakat.

  1. PENAFSIRAN "LA TAQRABU AL- ZINA" DALAM QS. AL-ISRA' AYAT 32 (STUDI KOMPARATIF ANTARA TAFSIR... doi.org/10.23917/qist.v1i1.525PENAFSIRAN LA TAQRABU AL ZINA DALAM QS AL ISRA AYAT 32 STUDI KOMPARATIF ANTARA TAFSIR doi 10 23917 qist v1i1 525
  1. #nilai syariah#nilai syariah
  2. #tradisi lisan#tradisi lisan
Read online
File size431.88 KB
Pages25
Short Linkhttps://juris.id/p-2Fo
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test