UNITAS PDGUNITAS PDG

Jurnal EmbrioJurnal Embrio

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan interaksi terbaik pupuk NPK dan POC asal Crotalaria terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit, untuk mendapatkan konsentrasi pupuk NPK terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit dan untuk mendapatkan konsentrasi perlakuan POC asal Crotalaria juncea terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit. Penelitian dilaksanakan di UD. Multi Maju yang berlokasi di Lubuk Minturun, Kec. Koto Tangah, Kab. Kota Padang, Prov. Sumatera Barat. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial, dengan perlakuan NPK 15:15:15 (N) dengan 3 taraf yaitu 0 g/bibit (N0), 15 g/bibit (N2), 30 g/bibit (N1) dan pupuk organik cair asal Crotalaria juncea dengan 3 taraf yaitu 0 ml/L (C0), 50 ml/L (C2) dan 100 ml/L (C1). Selanjutnya perlakuan diulang sebanyak 3 kali dan setiap satu perlakuan 2 sampel sehingga diperoleh 54 populasi. Data hasil pengamatan yang dianalisis dengan sidik ragam pada taraf nyata 5% dan 1%. Jika F hitung > F tabel 5% dilanjutkan dengan Duncans Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf nyata 5% dan 1%. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat interaksi yang nyata pada pupuk NPK dan POC asal Crotalaria juncea terhadap pertambahan tinggi bibit dan warna daun. Perlakuan NPK tunggal yang berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi bibit, tinggi bibit, pertambahan diameter batang, diameter batang, pertambahan jumlah daun, jumlah daun, pertambahan panjang daun, panjang daun, pertambahan lebar daun, lebar daun, jumlah daun yang membelah dan warna daun. Perlakuan POC asal Crotalaria juncea tunggal yang berpengaruh nyata terhadap jumlah daun yang membelah dan pengamatan warna daun.

Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan dapat disumpulkan terdapat interaksi yang nyata pada pupuk NPK dan POC asal Crotalaria juncea terhadap pertambahan tinggi bibit dan warna daun.Perlakuan NPK tunggal berpengaruh sangat nyata terhadap pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, pertambahan jumlah daun, pertambahan panjang daun, pertambahan lebar daun, jumlah daun yang membelah dan warna daun.juncea tunggal berpengaruh nyata terhadap jumlah daun yang membelah dan pengamatan warna daun.Saran untuk meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di fase main nursery disarankan 30 g/bibit pupuk NPK dan 100 ml/l POC Crotalaria juncea.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang efek kombinasi pupuk NPK dan POC asal Crotalaria juncea pada pertumbuhan bibit kelapa sawit. Penelitian ini dapat mengeksplorasi interaksi antara kedua jenis pupuk dan mengidentifikasi dosis optimal yang dapat meningkatkan pertumbuhan bibit secara signifikan. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengaruh jangka panjang dari penggunaan pupuk ini terhadap kualitas dan produktivitas tanaman kelapa sawit. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif untuk praktik pembibitan kelapa sawit yang berkelanjutan dan efektif.

Read online
File size553.21 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test