UNITAS PDGUNITAS PDG
Jurnal EmbrioJurnal EmbrioTujuan penelitian mendapatkan konsentrasi pupuk cair FABA batubara terbaik terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit fase pre nursery. Luas lahan kelapa sawit di Indonesia setiap tahun meningkat maka kebutuhan bibit kelapa sawit sangat dibutuhkan. Penelitian dilakukan Desember 2024 sampai April 2025, di kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji, Padang, Provinsi Sumatra Barat. Lokasi kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang dengan ketinggian 7 mdpl. Rancangan percobaan ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktor tunggal. Faktor tersebut adalah konsentrasi pupuk cair FABA batubara dengan 5 taraf yaitu 0 ml/L, 50 ml/L, 100 ml/L, 150 ml/L, 200 ml/L. Selanjutnya perlakuan tersebut diulang 4 kali sehingga terdapat 20 satuan percobaan. Data sidik ragam dengan uji F selang kepercayaan 95%. Apabila perlakuan berpengaruh nyata maka dilakukan uji lanjut DMRT taraf nyata 5 %. Parameter yang diamati antara lain; tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, luas daun, panjang daun, jumlah akar, panjang akar terpanjang, skala warna daun, bobot tajuk basah, normalitas bibit. Berdasarkan hasil percobaan disimpulkan bahwa pemberian beberapa konsentrasi pupuk cair FABA batubara dapat meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery pada jumlah daun, warna daun, bobot tajuk dengan konsentrasi terbaik yaitu 200 ml/L.
Berdasarkan hasil percobaan disimpulkan bahwa pemberian beberapa konsentrasi pupuk cair FABA batubara dapat meningkatkan pertumbuhan bibit kelapa sawit di pre nursery pada jumlah daun, warna daun, bobot tajuk dengan konsentrasi terbaik yaitu 200 ml/L.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menguji pengaruh pupuk cair FABA batubara terhadap kualitas bibit kelapa sawit, seperti kandungan unsur hara dalam daun dan akar, serta tingkat vigor bibit. Kedua, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk cair FABA batubara dengan pupuk lain, seperti pupuk organik atau pupuk anorganik, terhadap pertumbuhan dan hasil bibit kelapa sawit. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada studi dosis optimal pupuk cair FABA batubara pada berbagai fase pertumbuhan bibit kelapa sawit, dengan mempertimbangkan faktor lingkungan seperti jenis tanah dan iklim.
| File size | 472.14 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
CCRJOURNALCCRJOURNAL At a 3-day watering frequency, melatonin concentrations ranging from 50 to 100 µM positively affected growth variables. Furthermore, the application ofAt a 3-day watering frequency, melatonin concentrations ranging from 50 to 100 µM positively affected growth variables. Furthermore, the application of
CCRJOURNALCCRJOURNAL Penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi lapangan dan genetika klon kakao memengaruhi komposisi komunitas serangga, di mana lahan dengan naungan lebihPenelitian ini menunjukkan bahwa kondisi lapangan dan genetika klon kakao memengaruhi komposisi komunitas serangga, di mana lahan dengan naungan lebih
UNITAS PDGUNITAS PDG Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Penelitian ini menggunakan limbah daun, batang,Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Penelitian ini menggunakan limbah daun, batang,
UNITAS PDGUNITAS PDG Jenis FMA yang ditemukan pada rizosfer tegakan tanaman cabai rawit di Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh kota yakni antara lain. , Dimana jenis FMAJenis FMA yang ditemukan pada rizosfer tegakan tanaman cabai rawit di Kecamatan Guguak Kabupaten Lima Puluh kota yakni antara lain. , Dimana jenis FMA
UPPRUPPR Interaksi varietas cabai dan pemberian Trichoderma sp dengan dosis berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan, hasil dan intensitasInteraksi varietas cabai dan pemberian Trichoderma sp dengan dosis berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap variabel pertumbuhan, hasil dan intensitas
UPPRUPPR Perlakuan dari ekstrak biji mimba pada konsentrasi 15% mampu menghambat 50% pada perkembangan jamur tersebut secara in vitro. Konsentrasi ekstrak mimbaPerlakuan dari ekstrak biji mimba pada konsentrasi 15% mampu menghambat 50% pada perkembangan jamur tersebut secara in vitro. Konsentrasi ekstrak mimba
UPPRUPPR Strategi ini dirancang untuk menciptakan partisipasi aktif masyarakat dalam pemantauan dan pengelolaan ekosistem mangrove, diharapkan dapat meningkatkanStrategi ini dirancang untuk menciptakan partisipasi aktif masyarakat dalam pemantauan dan pengelolaan ekosistem mangrove, diharapkan dapat meningkatkan
UPPRUPPR Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal, dengan 5 taraf perlakuan dan 4 kelompok. Perlakuan pemberian guano (G) dengan dosis:Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal, dengan 5 taraf perlakuan dan 4 kelompok. Perlakuan pemberian guano (G) dengan dosis:
Useful /
UNITAS PDGUNITAS PDG Masing‑masing perlakuan terdiri dari empat ulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Data dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisisMasing‑masing perlakuan terdiri dari empat ulangan sehingga diperoleh 24 satuan percobaan. Data dianalisis secara statistik dengan menggunakan analisis
GRAHAMITRAGRAHAMITRA Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengamankan sebuah data atau file adalah dengan menggunakan algoritma double data encryption standard, penggunaanSalah satu metode yang dapat digunakan untuk mengamankan sebuah data atau file adalah dengan menggunakan algoritma double data encryption standard, penggunaan
STMIKLOMBOKSTMIKLOMBOK Dari penelitian ini melakukan dua proses pengujian yaitu pengujian menggunakan perhitungan manual dan pengujian menggunakan algoritma A*, dari pengujianDari penelitian ini melakukan dua proses pengujian yaitu pengujian menggunakan perhitungan manual dan pengujian menggunakan algoritma A*, dari pengujian
STMIKLOMBOKSTMIKLOMBOK Berdasarkan observasi di STMIK Lombok, jangkauan sinyal wireless belum mampu mengcover seluruh area gedung kampus, banyak yang tidak stabil dan cenderungBerdasarkan observasi di STMIK Lombok, jangkauan sinyal wireless belum mampu mengcover seluruh area gedung kampus, banyak yang tidak stabil dan cenderung