UNITAS PDGUNITAS PDG
Jurnal EmbrioJurnal EmbrioTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi pengaruh PGPR dan pupuk NPK pada pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Percobaan ini dilakukan dari bulan Agustus sampai November 2024 di Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan pada ketinggian tempat 18 mdpl. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial. Faktor pertama adalah PGPR yang terdiri dari tanpa PGOR, Rizobakteri Pseudomonas sp, dan Rizobakteri Bacillus sp. Faktor kedua adalah pupuk NPK yang terdiri dari 50% NPK dari rekomendasi, 75% NPK dari rekomendasi, 100% NPK dari rekomendasi sehingga terdapat kombinasi perlakuan. Selanjutnya masing-masing kombinasi diulang sebanyak 4 kali maka terdapat 36 satuan percobaan berupa plot. Masing-masing plot terdiri 5 sampel tanaman. Data yang diperoleh dianalisis secara statistika dengan uji F pada taraf nyata 1% dan 5%. Jika F hitung lebih besar dari F tabel 1% dan 5%, maka dilanjutkan dengan uji Duncans Multiple Range Test (DMRT), data akan ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya interaksi PGPR dan pupuk NPK yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada PGPR Paenibacillus polymyxa dan 100% pupuk NPK. Terdapat PGPR yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah yaitu Bacillus sp. Terdapat dosis pupuk NPK yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah yaitu 100%. Berdasarkan kesimpulan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman bawang merah dengan pemberian PGPR Paenibacillus polymyxa dan 75% pupuk NPK.
Adanya interaksi PGPR dan pupuk NPK yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah pada PGPR Paenibacillus polymyxa dan 100% pupuk NPK.Terdapat PGPR yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah yaitu Paenibacillus polymyxa.Terdapat dosis pupuk NPK yang tepat pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah yaitu 100%.Berdasarkan kesimpulan untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman bawang merah dengan pemberian PGPR Paenibacillus polymyxa dan 75% pupuk NPK.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang efek dosis pupuk NPK yang lebih tinggi terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi dan isolasi PGPR yang spesifik untuk bawang merah, serta mengeksplorasi mekanisme kerja PGPR dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan PGPR dan pupuk NPK secara bersama-sama, dengan mempertimbangkan interaksi antara keduanya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan produktivitas bawang merah secara berkelanjutan.
| File size | 432.95 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ITSIITSI Faktor pertama adalah jenis media tanam (tanah murni, tanah 1:1 pupuk kandang sapi, tanah 1:1 pupuk kandang kambing, tanah 1:1 kompos sekam padi). FaktorFaktor pertama adalah jenis media tanam (tanah murni, tanah 1:1 pupuk kandang sapi, tanah 1:1 pupuk kandang kambing, tanah 1:1 kompos sekam padi). Faktor
JURNALPERTANIANUNISAPALUJURNALPERTANIANUNISAPALU Dosis pupuk NPK 100 kg/ha, NPK 200 kg/ha, NPK 300 kg/ha dan NPK 400 kg/ha merupakan dosis paling baik terhadap tinggi tanaman dan produksi ton ha-1 danDosis pupuk NPK 100 kg/ha, NPK 200 kg/ha, NPK 300 kg/ha dan NPK 400 kg/ha merupakan dosis paling baik terhadap tinggi tanaman dan produksi ton ha-1 dan
MAHESA CENTERMAHESA CENTER Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aplikasi pupuk mikrokapsul bakteri rizosfer dan pupuk kotoran ayam terhadap pertumbuhan bibit kopiPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aplikasi pupuk mikrokapsul bakteri rizosfer dan pupuk kotoran ayam terhadap pertumbuhan bibit kopi
UTPUTP Teknik budidaya terung efektif menggunakan pupuk yang efisien dapat meningkatkan produksi terung. Penelitian ini bertujuan menganalisa interaksi penggunaanTeknik budidaya terung efektif menggunakan pupuk yang efisien dapat meningkatkan produksi terung. Penelitian ini bertujuan menganalisa interaksi penggunaan
POLIWANGIPOLIWANGI Penelitian ini dilakukan di desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) denganPenelitian ini dilakukan di desa Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan
UNTAG SMDUNTAG SMD Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari sembilan perlakuan dan diulang tiga kali, yaitu: kontrol; N,Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari sembilan perlakuan dan diulang tiga kali, yaitu: kontrol; N,
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Oleh karena itu dibutuhkan pakan tambahan lain dengan harga yang relatif murah namun tidak menghambat pertumbuhan ikan hingga panen. Ampas tahu yang memilikiOleh karena itu dibutuhkan pakan tambahan lain dengan harga yang relatif murah namun tidak menghambat pertumbuhan ikan hingga panen. Ampas tahu yang memiliki
UNIPASUNIPAS Diperoleh kesimpulan bahwa hasil terbaik pertumbuhan bibit tanaman kopi Arabika untuk parameter tinggi bibit diperoleh pada dosis 200 ml dan parameterDiperoleh kesimpulan bahwa hasil terbaik pertumbuhan bibit tanaman kopi Arabika untuk parameter tinggi bibit diperoleh pada dosis 200 ml dan parameter
Useful /
UMKLAUMKLA Berdasarkan hasil penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif peneliti menyimpulkan bahwa. Berdasarkan karakteristik usia, Diabetes Mellitus sudahBerdasarkan hasil penelitian dengan metode deskriptif kuantitatif peneliti menyimpulkan bahwa. Berdasarkan karakteristik usia, Diabetes Mellitus sudah
UMKLAUMKLA Dari beberapa karakteristik tersebut, kemudian dilakukan uji korelasi dengan tujuan untuk mengetahui faktor karakteristik perawat yang berhubungan denganDari beberapa karakteristik tersebut, kemudian dilakukan uji korelasi dengan tujuan untuk mengetahui faktor karakteristik perawat yang berhubungan dengan
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait pengelolaan kawasan wisata mangrove di Desa Pante Deere, Kecamatan Kabola, KabupatenPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terkait pengelolaan kawasan wisata mangrove di Desa Pante Deere, Kecamatan Kabola, Kabupaten
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Fekunditas 1 ekor induk ikan kerapu bebek betina >300.000 butir dengan masa rematurasi 20-30 hari. Pemijahan menggunakan teknik alami disertai rekayasaFekunditas 1 ekor induk ikan kerapu bebek betina >300.000 butir dengan masa rematurasi 20-30 hari. Pemijahan menggunakan teknik alami disertai rekayasa